Masih Perang, Warga Amerika Keturunan Arab Sebut Merasa Dikhianati dengan Dukungan Biden terhadap Penjajah Israel

Ket. Foto: Warga AS yang Merupakan Keturunan Arab Mengakui Merasa Dikhianati dengan Dukungan yang Diberikan Joe Biden terhadap Penjajah Israel
Ket. Foto: Warga AS yang Merupakan Keturunan Arab Mengakui Merasa Dikhianati dengan Dukungan yang Diberikan Joe Biden terhadap Penjajah Israel Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Abdullah Hammoud yang merupakan walikota Dearborn yang terletak di pinggiran kota Detroit mengatakan jika saat ini sungguh tidak terduga jika masih mencoba membicarakan politik dengan perang Palestina yang hingga kini masih terjadi.

Abdullah Hammoud menegaskan jika saat bukan waktunya untuk semua orang untuk berbicara dengan politik jika mengingat genosida di Palestina.

Abdullah Hammoud menekankan jika ini adalah waktunya untuk kemanusiaan diakui dan semua orang dapat duduk bersama untuk membicarakan perubahan arah terhadap apa yang terjadi sekarang ini di Palestina.

Baca Juga:
Penindasan Meningkat dari Pemukim Penjajah Israel, Penggembala Palestina Sebut Mereka Ingin Hidup

“Warga Amerika keturunan Arab dan komunitas luas di Dearborn merasa dikhianati oleh dukungan Joe Biden yang hingga kini belum tergoyahkan untuk penjajah Israel,” katanya.

Dearborn diketahui merupakan rumah untuk komunitas besar Palestina, Lebanon, Yaman dan juga Irak.

Hammoud menyampaikan dia memiliki warga yang harus menggali keluarga mereka dari bawah reruntuhan yang menimbun akibat pemboman.

Baca Juga:
Perang Dekati Akhir Bulan Keempat, Mayoritas Terowongan Hamas di Bawah Jalur Gaza Dilaporkan Tetap Utuh

Menurut laporan, dalam pemilu di AS baru-baru ini, para calon presiden mulai menyadari pentingnya suara Arab dengan mereka memasang iklan-iklan dalam bahasa Arab, dan juga bertemu dengan komunitas.

Namun, menjelang pemilu yang akan diadakan di bulan November 2024 nanti, popularitas Joe Biden di kalangan warga Amerika keturunan Arab dikabarkan semakin menurun.

Sam Baydoun yang merupakan komisaris Wayne County mengungkapkan jika orang Amerika keturunan Arab tidak akan pernah memilih Joe Biden apapun yang terjadi.

Baca Juga:
Dilakukan pada Berbagai Wilayah di Tepi Barat, Penjajah Israel Kembali Menahan 20 Warga Palestina

“Mereka telah selesai dengan Joe Biden dan pada intinya, Biden tidak akan dapat mendapatkan kembali kepercayaan yang dahulu diperolehnya dari komunitas Arab-Amerika,” jelasnya.

Seperti yang diketahui banyak pihak, Joe Biden telah memberikan dukungan tanpa syarat kepada penjajah Israel sejak agresi dimulai.

Di bulan Oktober, Joe Biden dilaporkan sempat mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan jika ribuan kematian warga sipil Palestina sebagai harga akibat perang.

Baca Juga:
Disebut Susul Keputusan ICJ, Penjajah Israel Tidak Akan Izinkan Lagi Pengunjuk Rasa Blokir Truk Bantuan Kemanusiaan

Pemerintahan Joe Biden juga telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuai protes dari banyak pihak.

Selain itu, Amerika Serikat juga ikut menangguhkan pendanaan untuk UNRWA didasarkan pada tuduhan penjajah Israel jika beberapa pekerja UNRWA berpartisipasi dalam Operasi Banjir Al-Aqsa. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Susul Bela Sungkawa untuk Tentara yang Tewas, Palestina Kritik Peru Karena Izinkan Warganya Ikut Berperang dengan Penjajah Israel

Palestina baru-baru ini mengkritik Peru karena mengizinkan warga negaranya untuk ikut melakukan perang di Jalur Gaza dengan penjajah Israel.

Inginkan Lebih Banyak Negara Hentikan Sementara Pendanaan UNRWA, Menlu Penjajah Israel Serukan Badan PBB Tersebut Diganti

Menteri Luar Negeri penjajah Israel menyerukan agar UNRWA diganti dan mendesak lebih banyak negara menghentikan pendanaan untuk UNRWA.

ICJ Keluarkan 6 Perintah Terkait Kasus Genosida, Apa Selanjutnya untuk Penjajah Israel dan Palestina?

Berikut ini yang akan terjadi selanjutnya untuk penjajah Israel dan Palestina setelah ICJ mengumumkan keputusannya pada hari Jumat.

Sejumlah Negara Barat Tangguhkan Pendanaan UNRWA, Palestina Kritik Tindakan Tersebut

Palestina mengeluarkan kritikannya terhadap tindakan sejumlah negara Barat yang menangguhkan pendanaan untuk UNRWA.

Tentang Julia Sebutinde, Hakim ICJ Pemberi Suara Menentang Tindakan Darurat yang Diminta Afrika Selatan

Berikut ini tentang Julia Sebutinde yang menjadi hakim ICJ satu-satunya yang menentang tindakan darurat yang diminta oleh Afrika Selatan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;