Penggerebekan Terus Berlanjut, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Memasuki Kota Azzun dan Kafr Qaddum di Tepi Barat pada Rabu Dini Hari

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Memasuki Kota Azzun dan Kafr  Qaddum di Tepi Barat pada Hari Rabu Dini Hari Tadi
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Memasuki Kota Azzun dan Kafr Qaddum di Tepi Barat pada Hari Rabu Dini Hari Tadi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Dilaporkan jika pada hari Rabu dini hari, tanggal 3 April 2024, tentara penjajah Israel dikabarkan memasuki kota Azzun dan Kafr Qaddum, yang berada di sebelah timur kota Qalqilya.

Laporan yang sama menyatakan jika sebuah rumah digerebek dan tabung gas air mata, serta granat kejut digunakan oleh pasukan penjajah Israel di Azzun.

Pada malam hari, tanggal 2 April 2024, militer penjajah Israel juga terus melakukan penggerebekan terhadap rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat.

Baca Juga:
7 Orang Pekerja Bantuan Tewas, Presiden Penjajah Israel Sampaikan Permintaan Maaf kepada Pendiri World Central Kitchen

Selain itu, terjadi konfrontasi antara warga Palestina yang menentang serangan militer dan tentara penjajah Israel di kamp pengungsi al-Far’a, yang berada di sebelah selatan kuota Tubas.

“Buldozer militer juga menemani tentara penjajah Israel memasuki kamp pengungsi,” kata salah satu sumber lokal yang tidak disebutkan namanya.

Sumber tersebut menambahkan jika bulodozer militer juga beroperasi di Desa Deir Sharaf, yang berada di sebelah barat Nablus.

Baca Juga:
Akui Bunuh Banyak Pejuang Palestina, Militer Penjajah Israel Sebut Telah Menyerang 25 Sasaran di Seluruh Jalur Gaza

“Disana, militer penjajah Israel menghancurkan jalan-jalan dan jaringan pasokan air desa tersebut,” ujarnya.

Dia melanjutkan jika kerusakan tersebut membuat beberapa jalan raya terblokir dan memutus aliran air ke rumah-rumah yang berada di sebelah barat desa.

Sebelumnya, pada malam hari, tanggal 2 April 2024, seorang pria Palestina ditangkap saat melewati pos pemeriksaan pos pemeriksaan militer di utara Ramallah, Tepi Barat.

Baca Juga:
5 Pekerja Kemanusiaan Tewas, World Central Kitchen Konfirmasi Beberapa Stafnya Meninggal dalam Serangan Udara di Gaza Tengah

Pada waktu yang sama, 4 petugas polisi penjajah Israel dilaporkan terluka dalam serangan tabrakan mobil yang berlokasi di sebelah barat kota Qalqilya, Tepi Barat.

Dalam pernyataannya, polisi penjajah Israel menerangkan jika para penyerang juga mencoba menikam pasukan penjajah Israel di sebuah pos pemeriksaan militer.

“1 dari 2 pelaku penabrakan mobil tewas di dekat kota Kochav Yair,” tutur mereka.

Baca Juga:
Lakukan Pertemuan Virtual, Gedung Putih Sebut Pejabat Penjajah Israel Sepakat untuk Mempertimbangkan Kekhawatiran AS tentang Invasi Rafah

Polisi penjajah Israel memaparkan jika pencarian juga sedang dilakukan oleh mereka untuk mencari tersangka penyerang kedua.

“2 polisi penjajah Israel berada dalam kondisi yang serius setelah mobil ditabrak,” imbuh mereka.

Sementara itu, perang yang hingga kini berlangsung di Jalur Gaza telah menyebabkan sekitar 32.916 warga Palestina meninggal. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Jadi Kamp Pengungsian Terbesar, Pejabat AS dan Penjajah Israel Akan Mengadakan Pertemuan Virtual di Rafah pada Hari Senin Malam Ini

Pejabat AS dan pejabat penjajah Israel akan mengadakan pertemuan virtual di Rafah pada hari Senin malam, tanggal 1 April 2024.

Sudah Beroperasi Sejak Tahun 1950, Penjajah Israel Dikabarkan Telah Memberikan Proposal kepada PBB untuk Membubarkan UNRWA

Penjajah Israel telah memberikan proposal kepada PBB untuk membubarkan UNRWA yang telah beroperasi sejak tahun 1950.

17 Orang Terluka, 4 Warga Palestina Dilaporkan Tewas di Halaman RS Al Aqsa Akibat Serangan Udara Penjajah Israel

4 warga Palestina tewas di halaman RS Al Aqsa karena serangan udara yang diluncurkan pasukan penjajah Israel dan 17 orang lainnya terluka.

Didukung Iran, Kelompok Jihad Islam Palestina Bersumpah Akan Menang Melawan Penjajah Israel di Jalur Gaza

Kelompok Jihad Islam Palestina bersumpah akan menang melawan penjajah Israel dalam perang di Jalur Gaza, Palestina.

Sekitar 30 Orang Terluka, Korban Tewas Akibat Serangan Pasukan Penjajah Israel terhadap Pencari Bantuan Bertambah Menjadi 17 Orang

Korban tewas akibat serangan pasukan penjajah Israel terhadap para pencari bantuan kemanusiaan bertambah menjadi 17 orang.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;