Barat Desak Hindari Konflik, Panglima Militer Penjajah Israel Sebut Negaranya Akan Tanggapi Serangan Iran pada Akhir Pekan

Ket. Foto: Panglima Militer Penjajah Israel Menyatakan Negaranya Akan Menanggapi Serangan Iran di Akhir Pekan
Ket. Foto: Panglima Militer Penjajah Israel Menyatakan Negaranya Akan Menanggapi Serangan Iran di Akhir Pekan Source: (Foto/X/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Panglima militer penjajah Israel, Herzi Halevi, menyatakan negaranya akan menanggapi serangan yang dilakukan Iran pada akhir pekan ketika sejumlah negara Barat mendesak untuk menghindari konflik di Timur Tengah.

Sebelumnya, diketahui jika Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, melakukan pertemuan dengan kabinet perangnya untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari 24 jam di hari Senin, 15 April 2024, waktu setempat, untuk membahas mengenai serangan drone dan rudal Iran.

Herzi Halevi menyatakan jika negaranya akan memberikan respons, namun, tidak memberikan rincian.

Baca Juga:
Tim Pencari Gunakan Sekop dan Tangan untuk Mencari, 10 Jenazah Warga Sipil Palestina Dilaporkan Ditemukan dari Kuburan Massal di RS Al Shifa

Dalam keterangannya kemarin, 15 April 2024, waktu penjajah Israel, di Pangkalan Udara Nevatim yang berada di penjajah Israel selatan, Herzi Halevi mengatakan jika peluncuran begitu banyak rudal, rudal jelajah dan juga drone ke wilayah penjajah Israel akan ditanggapi dengan baik.

Diketahui jika serangan Iran yang dilancarkan sebagai serangan balasan telah menimbulkan ketakutan akan perang terbuka antara penjajah Israel dan Iran, serta meningkatkan kekhawatiran jika perang Gaza juga akan menyebar ke wilayah tersebut.

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell, memaparkan jika sekarang ini, publik dunia sedang berada di tepi jurang dan harus menjauh darinya.

Baca Juga:
Memungkinkan Acara Olahraga dan Konser Tetap Berjalan, Penjajah Israel Dilaporkan Telah Mencabut Pembatasan di Sekolah serta Pertemuan

“Kita harus menginjak rem dan juga gigi mundur,” ujarnya.

Para pemimpin dunia seperti Presiden Prancis, Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, juga mengungkapkan seruan yang serupa.

Sekjen PBB, Antonio Guterres, sebelumnya menyampaikan jika kawasan tersebut dan dunia tidak lagi mampu menanggung lebih banyak perang.

Baca Juga:
Lakukan Kekerasan, Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Mencabut 30 Pohon Zaitun di Kota Qarawat Bani Hassan, Tepi Barat

“Sekarang merupakan waktunya untuk meredakan dan juga mengurangi ketegangan,” tandasnya.

Sementara itu, Rusia menahan diri untuk tidak mengkritik Iran di depan umum untuk serangan tersebut, namun, mereka mengutarakan keprihatinannya tentang risiko eskalasi dan juga menyerukan untuk menahan diri.

Dilaporkan jika sebagian besar rudal dan drone ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome penjajah Israel, dan juga dengan bantuan dari Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Konfrontasi dengan Pemukim dan Pasukan Penjajah Israel, 5 Warga Palestina Dilaporkan Terluka di Ramallah Tepi Barat

5 warga Palestina dikabarkan terluka akibat konfrontasi dengan pemukim dan juga pasukan penjajah Israel di Ramallah, Tepi Barat.

Serangan Iran, Warga Penjajah Israel Dilaporkan Tidak Perlu Lagi Tinggal di Dekat Tempat Perlindungan Bom

Warga penjajah Israel dilaporkan tidak perlu lagi untuk tinggal di dekat tempat perlindungan bom karena penurunan tingkat kewaspadaan.

Puluhan Pemukim Penjajah Israel Menyerbu Sejumlah Desa, Seorang Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan yang Dilakukan di Tepi Barat

Seorang warga Palestina tewas dalam serangan di Tepi Barat saat para pemukim penjajah Israel menyerbu sejumlah desa.

Sebut Akan Lakukan Segalanya yang Mereka Bisa, Sejumlah Legislator AS Dilaporkan Telah Nyatakan Dukungan terhadap Penjajah Israel

Sejumlah legislator Amerika Serikat menyatakan dukungan terhadap penjajah Israel dan mengatakan akan melakukan segalanya yang mereka bisa.

Jika Memungkinkan untuk Dilakukan, AS Dilaporkan Akan Berusaha Mencegat Senjata yang Diluncurkan ke Penjajah Israel

Amerika Serikat akan mencegat senjata apapun yang diluncurkan penjajah Israel jika hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;