Meningkatkan Serangan, 6 Warga Palestina Dikabarkan Dibunuh Pasukan Penjajah Israel di Desa Kafr Dan Dekat Jenin

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Membunuh 6 Warga Palestina di Desa Kafr Dan yang Berada di Dekat Jenin
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Membunuh 6 Warga Palestina di Desa Kafr Dan yang Berada di Dekat Jenin Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan pasukan penjajah Israel telah membunuh 6 warga Palestina dalam serangan yang dilakukan mereka di Desa Kafr Dan, yang berada di dekat Jenin, Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina menambahkan peristiwa tersebut terjadi ketika pasukan penjajah Israel meningkatkan serangannya di wilayah tersebut di tengah perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza.

Dilaporkan jika unit pasukan khusus penjajah Israel memasuki Desa Kafr Dan pada hari Selasa, tanggal 11 Juni 2024, dan mengepung sebuah rumah sebelum menghujaninya dengan tembakan.

Baca Juga:
Melukai Sedikitnya 8 Orang, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Membunuh 4 Warga Palestina di Kafr Nima Tepi Barat

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan 6 warga Palestina yang dibunuh secara keseluruhan berjenis kelamin laki-laki dan berusia 21 hingga 32 tahun.

“Salah satunya adalah Ahmad Smoudi, yang merupakan saudara laki-laki dari seorang anak yang berusia 12 tahun yang diketahui ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Jenin pada tahun 2022,” kata mereka.

Menurut otoritas kesehatan Palestina, penjajah Israel telah membunuh 544 warga Palestina, termasuk dengan 133 anak-anak di Tepi Barat sejak bulan Oktober 2023 ketika kekerasan di Jalur Gaza pecah.

Baca Juga:
Pertempuran Meningkat, Penembak Jitu Brigade Al Quds Dikabarkan Menargetkan Tentara Penjajah Israel di Rafah

Dewan Nasional Palestina, Rawhi Fattouh, menyatakan serangan penjajah Israel di Tepi Barat adalah kelanjutan dari pembantaian, pembersihan etnis dan genosida yang menargetkan rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, dia menegaskan pemerintah penjajah Israel yang rasis ini berupaya melakukan segala cara untuk meledakkan situasi di Tepi Barat.

“Mereka juga mengubah konflik menjadi pertarungan agama dan ideologi yang akan membawa wilayah tersebut ke dalam tungku kekerasan, pembantaian dan pembunuhan,” ujarnya.

Baca Juga:
Bertujuan untuk Mengakhiri Agresi Penjajah Israel, Dewan Keamanan PBB Dikabarkan Mendukung Resolusi Gencatan Senjata di Jalur Gaza

Fattouh juga meminta dunia internasional untuk campur tangan dan memadamkan ‘kegilaan’ ini.

Hingga kini, setidaknya 37.164 warga Palestina meninggal dan 84.832 orang mengalami luka-luka dalam perang yang berlangsung sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Di sisi lain, Hamas dan Jihad Islam Palestina menyatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka telah menyampaikan tanggapan terhadap proposal gencatan senjata yang didukung oleh PBB kepada mediator di Mesir dan juga Qatar. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Seorang Anak, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menahan 22 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Sekitar 22 warga Palestina ditahan dalam serangan yang dilakukan militer penjajah Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Serang Sebuah Bangunan Tempat Tinggal, 4 Orang Dikabarkan Tewas Menyusul Serangan Udara Penjajah Israel di Sebelah Utara Kota Gaza

Badan Pertahanan Sipil mengabarkan 4 warga Palestina meninggal dikarenakan serangan udara pasukan penjajah Israel di Kota Gaza utara.

Serukan Pemilu Dini, Benny Gantz Umumkan Pengunduran Dirinya dari Pemerintahan Darurat Benjamin Netanyahu

Saingan politik utama Benjamin Netanyahu, Benny Gantz, memutuskan untuk mundur dari pemerintahan penjajah Israel.

Termasuk dengan Diakhirinya Agresi Penjajah Israel, Dewan Menteri D8 Serukan Gencatan Senjata Segera, Permanen dan Tanpa Syarat di Gaza

Dewan Menteri D-8 menyerukan gencatan senjata segera, permanen dan juga tanpa syarat di Jalur Gaza, termasuk dengan diakhirnya agresi.

Akan Mengundurkan Diri, Benjamin Netanyahu Meminta Benny Gantz untuk Tetap Berada dalam Pemerintahan Darurat Penjajah Israel

Benjamin Netanyahu meminta menteri kabinet perang penjajah Israel untuk tetap berada dalam pemerintahan darurat penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;