Dibiarkan Mati Sendirian, Warga Palestina dengan Down Syndrome Dilaporkan Dianiaya Anjing Militer Penjajah Israel

Ket. Foto: Warga Palestina dengan Down Syndrome Dikabarkan Dianiaya Anjing Militer Penjajah Israel
Ket. Foto: Warga Palestina dengan Down Syndrome Dikabarkan Dianiaya Anjing Militer Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, warga Palestina dengan Down Syndrome dilaporkan dianiaya anjing militer penjajah Israel dan dibiarkan mati sendirian.

Keluarga pria itu mengatakan bahwa pada tanggal 3 Juli 2024, tentara penjajah Israel menyerbu rumah mereka di Kota Gaza dan melepaskan anjing militer pada Muhammad Bhar yang berusia 24 tahun, yang menderita Down Syndrome dan autisme.

Meskipun keluarga telah memohon, anjing petarung itu terus menggigit lengan Bhar hingga berdarah.

Baca Juga:
Setidaknya 2 Warga Palestina Meninggal, Pesawat Penjajah Israel Dikabarkan Mengebom Sebuah Rumah di Kota Gaza

Mereka kemudian memisahkan Bhar dari keluarga, yang kemudian diperintahkan untuk meninggalkan rumah.

Bhar ditinggalkan bersama para tentara.

Keluarganya kembali seminggu kemudian dan mendapati Bhar telah meninggal.

Baca Juga:
Gunakan Truk Milik Warga Sipil yang Disamarkan dengan Plat Nomor Palestina, Lebih dari Selusin Tentara Penjajah Israel Menyusup ke Jenin

Laporan yang sama menyampaikan tubuh Muhammad Bhar tergeletak di lantai.

“Ada darah di sekelilingnya dan torniket di lengannya,” kata laporan tersebut, merujuk pada video yang diproduksi oleh saudara laki-laki Bhar.

Disebutkan ini kemungkinan besar digunakan untuk menghentikan pendarahan hebat dari lengan atasnya.

Baca Juga:
Tepis Tuduhan Penghasutan, Pemimpin Oposisi Penjajah Israel Sebut Setiap Prajurit yang Bertempur di Gaza Lebih Terancam daripada Netanyahu

Juru bicara militer penjajah Israel, Daniel Hagari, mengatakan bahwa para pemimpin Hamas dapat mengakhiri penderitaan rakyat Gaza jika mereka berhenti bersikap keras kepala.

Komentar Daniel Hagari yang disampaikan kepada saluran televisi Saudi muncul setelah foto tentara wanita penjajah Israel yang disandera Hamas di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023 dipublikasikan pada hari Selasa, tanggal 16 Juli 2024, waktu setempat.

Daniel Hagari menyampaikan gerakan Ismail Haniya, Khaled Meshaal dan Yahya Sinwar menculik gadis-gadis muda yang mengenakan piyama.

Baca Juga:
Serukan Dukungan, Otoritas Palestina Tantang Rencana Penjajah Israel untuk Mencaplok dan Mengalihkan Kendali Situs Arkeologi

Dia mengatakan hal tersebut sambil menunjukkan gambar itu.

“Mereka menyebabkan penderitaan penduduk Gaza. Mereka menghalangi kita untuk mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Sementara itu, Yahudi Haredi penjajah Israel dikabarkan memblokir jalan raya karena rencana wajib militer.

Baca Juga:
Sebabkan 2 Warga Penjajah Israel Terluka, Tentara Penjajah Secara Keliru Menembaki Sebuah Kendaraan yang Mereka Duga Membawa Orang Palestina

Video yang diunggah di media sosial X memperlihatkan polisi mengeluarkan seorang anak dari komunitas ultra-Ortodoks penjajah Israel dari jalan yang ramai.

Radio Angkatan Darat penjajah Israel melaporkan protes itu melibatkan puluhan orang.

Dilaporkan juga jika polisi melakukan penangkapan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Berusaha Lindungi Anak Istri, Seorang Pria Tewas Usai Peluru dalam Insiden Penembakan Donald Trump Menembus Kepala Korban, Ini Sosoknya

Berikut sosok korban yang tewas dalam insiden penembakan saat kampanye kandidat presiden Donald Trump di Pennsylvania.

Dengan Buldozer, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan Pom Bensin di Dekat Yerusalem Tepi Barat

Sebuah pom bensin yang berada di dekat Yerusalem, Tepi Barat, dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Selamat dari Upaya Pembunuhan, Donald Trump Tetap Lanjutkan Kegiatannya Ini Meski Alami Cedera di Telinga Kanan Usai Ditembak

Ini yang dilakukan Donald Trump setelah menjadi korban penembakan di Pennsylvania dalam upaya pembunuhan terhadapnya.

Akhirnya Terungkap! Ini Identitas Pelaku Penembakan dalam Upaya Pembunuhan Donald Trump Saat Kampanye di Pennsylvania

Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) mengungkapkan identitas pelaku penembakan mantan Presiden AS Donald Trump.

Dilakukan Kembali, Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Komunitas Arab di Barat Laut Jericho

Komunitas Arab di barat laut Jericho yang berada di Tepi Barat, dikabarkan diserang oleh pemukim penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;