Pemerintah Penjajah Israel sedang Mendorong RUU yang Mewajibkan Shin Bet untuk Memeriksa Guru-Guru Arab

Ket. Foto: Pemerintah Penjajah Israel sedang Mendorong RUU yang Mengharuskan Kementerian Pendidikan untuk Mentransfer Daftar Nomor Identitas semua Guru ke Shin Bet Setiap Tahun
Ket. Foto: Pemerintah Penjajah Israel sedang Mendorong RUU yang Mengharuskan Kementerian Pendidikan untuk Mentransfer Daftar Nomor Identitas semua Guru ke Shin Bet Setiap Tahun Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemerintah penjajah Israel tengah mendorong sebuah rancangan undang-undang atau RUU yang mencakup klausul yang mengharuskan Kementerian Pendidikan untuk mentransfer daftar nomor identitas semua guru ke Shin Bet setiap tahun.

Sehingga Shin Bet atau badan keamanan itu dapat memeriksa apakah ada indikator kecurigaan dukungan atau pengesahan terorisme dan dapat menyelidiki mereka yang termasuk dalam kategori itu.

Sebelumnya, telah ada penentangan terhadap klausul itu dan klausul tersebut dihapus dari teks rancangan undang-undang, tetapi klausul itu diajukan oleh MK Likud Amit Halevi dan sebuah komite akan memutuskan pencantumannya pada tanggal 13 September 2024.

Baca Juga:
Serbu Sebuah Toko Penukaran Uang di Hebron Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Menyita Hampir 1 Juta Shekel dalam Bentuk Tunai

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tahun lalu oleh Kantor Perdana Menteri, yang di bawah wewenangnya Shin Bet beroperasi, dinyatakan bahwa Shin Bet tidak melihat para guru sebagai ancaman dan sebab itu tidak melakukan analisis komprehensif terhadap mereka.

“Undang-Undang itu merugikan masyarakat pengajar dan menganggap guru lebih dicurigai melakukan kegiatan teroris daripada kelompok orang lain,” ujar Yaffa Ben-David, yang merupakan Sekretaris Jenderal Serikat Guru, menyatakan penentangannya terhadap pengawasan Shin Bet terhadap guru.

Dia mencatat berdasarkan beberapa kasus, sebuah undang-undang sedang disahkan terhadap seluruh masyarakat pengajar.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Bom Sekolah yang Dijadikan Tempat Perlindungan di Gaza, Sedikitnya 18 Orang Tewas termasuk 6 Staf UNRWA

Perlu dicatat bahwa istilah terorisme didefinisikan oleh penjajah Israel sebagai kritik, ekspresi atau posisi apapun yang menentang pendudukan atau bahkan terhadap diskriminasi rasial yang dialami oleh masyarakat Arab.

Undang-Undang ini, yang diperkenalkan oleh Halevi dan MK Zvika Fogel dari Partai Otzma Yehudit yang berhaluan kanan ekstrem, juga mencakup klausul yang mengatur pembatalan anggaran sekolah dimana terdapat atau diizinkan adanya tindakan yang mirip dengan tindakan teroris dan memberhentikan guru lewat prosedur cepat berdasarkan tuduhan ini.

Anggota parlemen oposisi mengkritik klausul ini dengan menyampaikan keputusan untuk memberhentikan guru seharusnya hanya menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Pemukim Yahudi Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Seorang Warga Palestina Lansia setelah Menculiknya selama Beberapa Jam di Tepi Barat

Seorang warga Palestina diserang oleh pemukim Yahudi penjajah Israel setelah menculiknya selama beberapa jam di Tepi Barat.

Dalam Perjalanannya ke Gaza Utara, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menghentikan Konvoi PBB selama Lebih dari 8 Jam

Konvoi PBB dihentikan oleh tentara penjajah Israel selama lebih dari 8 jam dalam perjalanannya ke Jalur Gaza utara.

Setidaknya 19 Orang Tewas dan Banyak yang Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Zona Aman al-Mawasi di Jalur Gaza Selatan

Dalam serangan penjajah Israel terhadap zona aman al-Mawasi, setidaknya 19 orang dilaporkan tewas dan banyak yang terluka.

Bayi Palestina Dilaporkan Meninggal Karena Ketakutan Setelah Serangan Udara Penjajah Israel

Seorang bayi Palestina bernama Nada Kabaja meninggal karena ketakutan setelah serangan udara di dekat rumahnya.

Pemerintah Daerah Yerusalem Memperingatkan Masjid Al Aqsa dalam Bahaya dan Dunia Harus Campur Tangan Sebelum Terlambat

Peringatan disampaikan oleh Pemda Yerusalem bahwa Masjid Al Aqsa dalam bahaya dan dunia harus campur tangan sebelum terlambat.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;