Pemerintah Daerah Yerusalem Memperingatkan Masjid Al Aqsa dalam Bahaya dan Dunia Harus Campur Tangan Sebelum Terlambat

Ket. Foto: Pemda Yerusalem Memberi Peringatan tentang Masjid Al Aqsa
Ket. Foto: Pemda Yerusalem Memberi Peringatan tentang Masjid Al Aqsa Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemerintah Daerah Yerusalem yang dikelola oleh Palestina telah memperingatkan bahwa Masjid Al Aqsa dalam bahaya dan dunia harus campur tangan sebelum terlambat.

Demikan laporan Pusat Informasi Palestina.

Pusat Informasi Palestina mengatakan pelanggaran oleh otoritas pendudukan penjajah Israel dan para pemukimnya di Yerusalem dan di Masjidil Haram adalah pertanda awal dari pembagian wilayah masjid.

Baca Juga:
Seorang Pemukim Yahudi Bersenjata Dilaporkan Menyerang Anak-Anak Palestina pada Hari Pertama Kembali ke Sekolah

“Negara pendudukan tersebut memperketat cengkeramannya terhadap Masjid Al Aqsa dan mencegah akses untuk jemaah Muslim,” kata Pemerintah Daerah Yerusalem.

Mereka menambahkan sambil memberikan perlindungan penuh untuk para pemukim Yahudi ilegal untuk melakukan ritual Talmud di situs Islam tersebut.

Menurut peringatan Pemerintah Daerah, praktik-praktik ini adalah awal dari penerapan realitas baru di lapangan, yang membuka jalan untuk pembagian spasial Masjid dan Kompleks Al Aqsa.

Baca Juga:
Targetkan Sekolah Tempat Penampungan di Kota Gaza Utara, 4 Warga Palestina Tewas dan 20 Lainnya Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel

Pemerintah Daerah tersebut menegaskan klaim sejumlah pemimpin penjajah Israel yang menyatakan negara pendudukan tersebut berkomitmen terhadap status historis dan hukum Al Aqsa tidak lain hanyalah kebohongan dan juga tipu daya.

Mereka menyerukan kepada seluruh dunia untuk menyadarai niat sebenarnya dari pemerintah sayap kanan penjajah Israel terkait tempat-tempat suci, khususnya Al Aqsa.

Gubernur menyampaikan agresi penjajah Israel terhadap rakyat Palestina meliputi pembunuhan, penangkapan, pembongkaran, penghancuran, pemindahan, tahanan rumah, dan penganiayaan rasis di seluruh wilayah pendudukan.

Baca Juga:
Bersama dengan Keluarganya, Wakil Direktur Pertahanan Sipil Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel

“Semua ini tidak akan berhasil membungkam rakyat Palestina atau mencegah mereka mempertahankan tempat-tempat suci mereka dan melindungi Al Aqsa,” ujarnya.

Menunjuk pada situasi gawat di Al Aqsa dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya dalam melindungi Al Aqsa dan mengakhiri semua serangan dan kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah ekstremis penjajah Israel di sana, Gubernur itu mengatakan mereka meminta pertanggungjawaban pemerintah pendudukan atas segala dampak yang terjadi di Yerusalem.

Sebagai penutup, Pemerintah Daerah Yerusalem memberi penghormatan kepada rakyat Palestina di semua provinsi, kota, dan desa, terutama mereka yang teguh di ibu kota yang diduduki, yang dikepung dan dicegah oleh pendudukan untuk mengakses dan juga beribadah di Al Aqsa.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Memutilasi Tubuh Seorang Remaja Palestina Setelah Membunuhnya di Tepi Barat

“Mereka mempertahankannya dengan segala yang mereka miliki, dengan tekad, keteguhan, dan ketahanan,” ucapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Menyebutnya Sebagai Seorang Pembunuh, Sekelompok Warga Penjajah Israel Mengusir Menteri Keamanan Nasional dari Sebuah Pantai di Tel Aviv

Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel diusir oleh sekelompok warga penjajah Israel dari sebuah pantai di Tel Aviv.

Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Melarang Delegasi Menteri Palestina Mengunjungi Jenin Tepi Barat

Delegasi Menteri Palestina dilaporkan dilarang oleh tentara penjajah Israel mengunjungi Jenin, Tepi Barat.

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Aktivis Internasional di Qusra Tepi Barat

Aktivis internasional diserang oleh pemukim penjajah Israel di Qusra, Tepi Barat, dan mengalami luka-luka serta dibawa ke rumah sakit.

Seorang Gadis Palestina yang Terbunuh di Jenin Ditembak Mati oleh Penembak Jitu Penjajah Israel saat Melihat ke Luar Jendela Rumah

Saat melihat ke luar jendela rumah, seorang gadis Palestina yang terbunuh di Jenin ditembak mati oleh penembak jitu penjajah Israel.

4 Wartawan Palestina Dilaporkan Terluka oleh Tembakan Tentara Penjajah Israel di Kafr Dan Tepi Barat

Tembakan tentara penjajah Israel melukai 4 wartawan Palestina di Kafr Dan, Tepi Barat, dimana 2 wartawan dirawat di tempat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;