Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Memutilasi Tubuh Seorang Remaja Palestina Setelah Membunuhnya di Tepi Barat

Ket. Foto: Tubuh Seorang Remaja Palestina Dikabarkan Dimutilasi oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat
Ket. Foto: Tubuh Seorang Remaja Palestina Dikabarkan Dimutilasi oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – PCHR atau Pusat Hak Asasi Manusia Palestina dalam sebuah pernyataan mengatakan pasukan penjajah Israel secara mengerikan memutilasi tubuh seorang remaja Palestina setelah membunuhnya di kota Tubas, Tepi Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh PCHR pada hari Jumat, tanggal 6 September 2024, waktu Palestina.

Sebuah video yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan buldoser penjajah Israel memotong dan memindahkan tubuh Majed Fida Abu Zina yang berusia 17 tahun, yang merupakan seorang penduduk Kamp Pengungsi Al-Fara’a di Tubas.

Baca Juga:
Menyebutnya Sebagai Seorang Pembunuh, Sekelompok Warga Penjajah Israel Mengusir Menteri Keamanan Nasional dari Sebuah Pantai di Tel Aviv

Pasukan penjajah Israel memasuki kamp itu pada pukul 12.45 pagi hari Kamis dan penduduk berkumpul untuk melemparkan batu ke arah mereka.

“Tentara penjajah Israel menembaki penduduk dan menghentikan anak laki-laki itu, memerintahkannya untuk melepas bajunya,” kata PCHR.

Setelah menurut, tentara penjajah Israel juga menyuruhnya melepas celananya, tetapi dia tidak bisa.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Melarang Delegasi Menteri Palestina Mengunjungi Jenin Tepi Barat

Tentara penjajah Israel melepaskan tembakan ke arahnya dan mengenai leher serta dadanya.

Remaja Palestina itu pingsan dan para prajurit membiarkannya mati kehabisan darah selama 1 setengah jam, menghentikan para petugas medis untuk menolongnya atau bahkan mengeluarkan jasadnya.

Pada pukul 02.30 dini hari, sebuah buldoser penjajah Israel bergerak dan memotong-motong tubuhnya dan memperlihatkan organ-organ dalamnya, lalu melemparkannya ke bukit Al-Far’a di jalan antara Nablus dan Tubas.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Aktivis Internasional di Qusra Tepi Barat

Jasadnya yang telah dimutilasi lalu diambil oleh warga Palestina sekitar 06.45 pagi dan dibawa ke rumah sakit Turki di Tubas.

Di sisi lain, Bulan Sabit Merah Qatar dan UNRWA menandatangani perjanjian pada hari Minggu, tanggal 9 September 2024, dengan 4,5 juta dolar AS dari dana pembangunan negara Qatar untuk membantu lebih dari 4.400 pekerja dan pasien Palestina yang terlantar di Jalur Gaza di Tepi Barat.

Kantor Berita Pemerintah Qatar mengatakan bantuan uang tunai itu akan menjadi dukungan penting untuk mereka yang mengungsi dan belum dapat kembali ke Jalur Gaza sejak dimulainya agresi penjajah Israel di Jalur Gaza pada bulan Oktober 2023 lalu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Seorang Gadis Palestina yang Terbunuh di Jenin Ditembak Mati oleh Penembak Jitu Penjajah Israel saat Melihat ke Luar Jendela Rumah

Saat melihat ke luar jendela rumah, seorang gadis Palestina yang terbunuh di Jenin ditembak mati oleh penembak jitu penjajah Israel.

4 Wartawan Palestina Dilaporkan Terluka oleh Tembakan Tentara Penjajah Israel di Kafr Dan Tepi Barat

Tembakan tentara penjajah Israel melukai 4 wartawan Palestina di Kafr Dan, Tepi Barat, dimana 2 wartawan dirawat di tempat.

Dengan Dalih Dibangun Tanpa Izin, Tentara Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah Palestina di Az-Zawiya Tepi Barat

2 rumah di Az-Zawiya, Tepi Barat, dihancurkan oleh tentara penjajah Israel dengan dalih rumah-rumah itu dibangun tanpa izin.

Seorang Tentara Cadangan Penjajah Israel Ditangkap Karena Berusaha Membunuh Seorang Pejalan Kaki Palestina di Tel Aviv

Seorang tentara cadangan penjajah Israel dilaporkan ditangkap bulan lalu karena berupaya membunuh seorang pejalan kaki Palestina.

Tim Medis Indonesia Dilaporkan Telah Bergabung dengan RS Lapangan UEA di Jalur Gaza

Tim medis Indonesia dikabarkan telah bergabung dengan Rumah Sakit Lapangan Terpadu Uni Emirat Arab di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;