Dengan Dalih Dibangun Tanpa Izin, Tentara Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah Palestina di Az-Zawiya Tepi Barat

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah Palestina yang sedang Dibangun di Az-Zawiya, Tepi Barat
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah Palestina yang sedang Dibangun di Az-Zawiya, Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pusat Informasi Palestina melaporkan tentara pendudukan penjajah Israel kemarin, tanggal 3 September 2024, menghancurkan 2 rumah Palestina yang sedang dibangun di kota Az-Zawiya, sebelah barat Salfit di Tepi Barat, dengan dalih dibangun tanpa izin.

Menurut sumber setempat, 5 buldozer yang dikawal oleh pasukan penjajah Israel menyerbu kota dan merobohkan 2 rumah yang belum selesai.

“Tentara penjajah Israel menyebar di wilayah timur kota ke rumah-rumah, yang pemiliknya telah menerima pemberitahuan penghentian pekerjaan dan pembongkaran dari tentara penjajah Israel,” kata saksi mata.

Baca Juga:
Seorang Tentara Cadangan Penjajah Israel Ditangkap Karena Berusaha Membunuh Seorang Pejalan Kaki Palestina di Tel Aviv

Sebelumnya pada Selasa dini hari, pasukan penjajah Israel menyerbu rumah martir Muhannad Al-Aswad di kota Idhna, sebelah barat Hebron, dan melakukan pengukuran sebagai persiapan untuk menghancurkannya.

Al-Aswad mati syahid setelah tentara penjajah Israel mengepung rumahnya pada hari Minggu, tanggal 1 September 2024, lalu menghujani rumahnya dengan peluru dan menembakkan rudal sebelum mengambil jasadnya.

Di sisi lain, Tiongkok menyerukan penerapan ‘sepenuhnya’ resolusi PBB tentang gencatan senjata di Jalur Gaza yang akan menciptakan kondisi untuk pembebasan sandera lebih awal.

Baca Juga:
Tim Medis Indonesia Dilaporkan Telah Bergabung dengan RS Lapangan UEA di Jalur Gaza

Mao Ning, yang merupakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, mengatakan dalam konferensi rutin, bahwa hal yang paling mendesak adalah menerapkan sepenuhnya resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan, segera melakukan gencatan senjata dan menciptakan kondisi untuk pembebasan cepat mereka yang ditawan.

Dia menambahkan Tiongkok menyatakan penyesalan yang mendalam atas kematian 6 tawanan penjajah Israel tersebut.

“Tiongkok akan terus bekerja sama dengan komunitas internasional untuk memainkan peran konstruktif dalam upaya meredakan ketegangan,” ujarnya.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Lancarkan Serangan Udara terhadap Sekelompok Orang yang Membeli Roti di Dekat Tempat Penampungan Pengungsi

Sementara itu, hingga kini 40.819 orang warga Palestina dinyatakan tewas dalam perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza.

Sebanyak 94.291 orang lainnya terluka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Targetkan Daerah Sekitar RS Baptis Al-Ahli di Kota Gaza, Beberapa Warga Palestina Dilaporkan Tewas dan Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel

Beberapa warga Palestina tewas dan terluka dalam serangan udara yang menargetkan daerah sekitar RS Baptis Al-Ahli, Kota Gaza.

Viral di Media Sosial! Aksi Sekelompok Pekerja Migran Indonesia di Jepang Kian Meresahkan, Bentuk Geng dan Bikin Keributan di Tempat Umum

Aksi geng Pemulih Harga Diri di Jepang membuat resah. Tindakan mereka yang mengganggu ketertiban mendadak viral di medsos.

Berpotensi Mengganggu Layanan Dialisis Ginjal untuk Pasien, Tentara Penjajah Israel Memblokir Truk Air untuk Mencapai RS Pemerintah Jenin

Tentara penjajah Israel dilaporkan melakukan pemblokiran terhadap truk air untuk mencapai Rumah Sakit Pemerintah Jenin.

Tutup Masjid Ibrahimi, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Mencegah Jemaah Muslim Masuk

Tentara penjajah Israel dilaporkan menutup Masjid Ibrahimi di Tepi Barat dan mencegah jemaah Muslim masuk.

Lancarkan Serangan terhadap Daerah Pemukiman Palestina di Tepi Barat Selatan, Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Mencuri 300 Domba

Pemukim penjajah Israel mencuri 300 domba dalam serangan yang dilakukan terhadap daerah pemukiman Palestina di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;