Berpotensi Mengganggu Layanan Dialisis Ginjal untuk Pasien, Tentara Penjajah Israel Memblokir Truk Air untuk Mencapai RS Pemerintah Jenin

Ket. Foto: Truk Air Diblokir Penjajah Israel untuk Mencapai RS Pemerintah Jenin
Ket. Foto: Truk Air Diblokir Penjajah Israel untuk Mencapai RS Pemerintah Jenin Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel memblokir truk air untuk mencapai Rumah Sakit Pemerintah Jenin pada hari Sabtu, tanggal 31 Agustus 2024, yang berpotensi mengganggu layanan dialisis ginjal untuk pasien.

Menurut Kantor Berita Palestina Wafa, pasukan penjajah Israel menghentikan truk tangki air dari Pertahanan Sipil Jenin untuk mencapai rumah sakit.

“Tentara penjajah Israel yang ditempatkan di gerbang rumah sakit memblokir pengiriman air,” ujar Dargham Zakarneh, yang merupakan Direktur Pusat Pertahanan Sipil Jenin.

Baca Juga:
Tutup Masjid Ibrahimi, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Mencegah Jemaah Muslim Masuk

Menyoroti bahwa departemen dialisis ginjal rumah sakit memerlukan 100 meter kubik air setiap hari untuk beroperasi, dia memperingatkan bahwa pemblokiran truk akan menghentikan layanan dialisis.

Direktur rumah sakit, Wassim Bakr, juga menyampaikan pembatasan yang berkelanjutan dapat menyebabkan penghentian layanan dialisis jika pasokan air tetap terhambat.

Di sisi lain, FIFA kembali menunda keputusannya terkait tawaran Palestina agar penjajah Israel dilarang bermain di sepak bola internasional karena perang di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Penjajah Israel Memperpanjang Wajib Militer untuk 350 Ribu Prajurit Cadangan Selama 4 Bulan hingga Akhir Tahun 2024

Pada Jumat malam, tanggal 30 Agustus 2024, FIFA menyebutkan mereka sekarang akan mempertimbangkan proposal PAF atau Asosiasi Sepak Bola Palestina terhadap IEA atau Asosiasi Sepak Bola penjajah Israel pada bulan Oktober.

PFA telah mengajukan proposal untuk menangguhkan penjajah Israel pada bulan Mei, sementara FIFA memerintahkan evaluasi hukum yang mendesak dan berjanji untuk membahasnya pada pertemuan luar biasa dewannya di bulan Juli.

Pada bulan lalu, FIFA mengatakan penilaian hukum sekarang akan dibagikan kepada dewannya paling lambat tanggal 31 Agustus 2024.

Baca Juga:
Dipandang Sebagai Penetapan Seorang Gubernur Tetap De Facto untuk Jalur Gaza, Militer Penjajah Israel Umumkan Pembentukan Posisi Kepala Perwira Gaza

FIFA menuturkan pihaknya kini telah memundurkan penilaian ke bulan Oktober.

“FIFA telah menerima penilaian hukum independen atas proposal Asosiasi Sepak Bola Palestina atau PAF terhadap penjajah Israel,” ujarnya.

FIFA melanjutkan penilaian ini akan dikirimkan ke Dewan FIFA untuk ditinjau agar masalah ini dapat dibahas pada pertemuan berikutnya yang akan berlangsung pada bulan Oktober.

Baca Juga:
Militer Penjajah Israel Klaim Telah Menyerang 30 Target di Jalur Gaza dalam 24 Jam

Mereka menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penilaian itu atau kapan pertemuan akan berlangsung pada bulan Oktober. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Militer Penjajah Israel Mengancam Akan Mengadili Puluhan Tentara atas Penolakan Mereka untuk Kembali ke Jalur Gaza

Puluhan tentara terancam akan diadili oleh militer penjajah Israel karena penolakan mereka untuk kembali ke Jalur Gaza.

Hamas Puji Namibia atas Keputusannya untuk Tidak Mengizinkan Kapal Pengangkut Senjata ke Penjajah Israel Berlabuh di Pantainya

Keputusan Namibia untuk tidak mengizinkan kapal pengangkut senjata ke penjajah Israel berlabuh dipuji oleh Hamas.

Amerika Serikat Dilaporkan Menjatuhkan Sanksi terhadap Kelompok Pemukim Penjajah Israel dan Seorang Penjaga Keamanan Sipil di Tepi Barat

Kelompok pemukim penjajah Israel dan seorang penjaga keamanan sipil di Tepi Barat dikabarkan mendapatkan sanksi dari AS.

Setidaknya 10 Warga Palestina Dilaporkan Tewas setelah Penjajah Israel Lancarkan Serangan Besar-Besaran di Bagian Utara Tepi Barat

10 orang warga Palestina meninggal dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan oleh penjajah Israel di bagian utara Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;