Setidaknya 10 Warga Palestina Dilaporkan Tewas setelah Penjajah Israel Lancarkan Serangan Besar-Besaran di Bagian Utara Tepi Barat

Ket. Foto: Dalam Serangan Besar-Besaran yang Dilancarkan Penjajah Israel di Bagian Utara Tepi Barat, Setidaknya 10 Warga Palestina Dikabarkan Tewas
Ket. Foto: Dalam Serangan Besar-Besaran yang Dilancarkan Penjajah Israel di Bagian Utara Tepi Barat, Setidaknya 10 Warga Palestina Dikabarkan Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Setidaknya 10 warga Palestina dikabarkan tewas setelah penjajah Israel melancarkan serangan darat dan udara besar-besaran di bagian utara Tepi Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh pejabat kesehatan di wilayah Tepi Barat.

Serangan yang dimulai pada hari Rabu, tanggal 28 Agustus 2024, waktu setempat melibatkan ratusan tentara darat yang didukung oleh pesawat tempur, buldoser, dan pesawat tak berawak, yang menargetkan 3 wilayah secara bersamaan, yakni Jenin, Tulkarem dan Tubas, dalam serangan terbesar dalam 2 dekade.

Baca Juga:
Setelah Ditangkap Karena Menentang Perampasan Tanah, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan Aktivis Palestina Alice Kisiya

“Pasukan penjajah Israel menewaskan 4 orang di Kamp Pengungsi Far’a di Tubas,” kata Direktur Departemen Ambulans di Bulan Sabit Merah Palestina kepada salah satu media.

Bulan Sabit Merah menyampaikan timnya mengalami kesulitan menjangkau korban luka sebab pasukan penjajah Israel mencegah ambulans memasuki daerah itu.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan 2 orang tewas di Jenin, sementara 3 lainnya meninggal saat pesawat tak berawak penjajah Israel menyerang kendaraan mereka di desa terdekat, Seir.

Baca Juga:
Gunakan Alat Berat, Polisi Penjajah Israel dan Staf Kotamadya Hancurkan Rumah Warga Palestina di Kota Silwan

Seorang warga Palestina lainnya lalu dilaporkan telah ditembak dan dibunuh di Desa Kafr Dan, sebelah barat Jenin.

Hal tersebut disampaikan oleh Kantor Berita Wafa.

Dilaporkan bahwa pasukan penjajah Israel telah menggambarkan operasi di utara wilayah yang diduduki tersebut sebagai yang terbesar sejak tahun 2002.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mengebom 2 Lokasi Terpisah di Kota Gaza Utara, 9 Warga Palestina Dilaporkan Tewas

Diperkirakan ada 80.000 warga Palestina di wilayah tempat operasi militer penjajah Israel terus berlanjut.

Salah satu awak media mengatakan jumlah serangan di Tepi Barat telah ‘meningkat 3 kali lipat’ sejak pecahnya perang penjajah Israel di Jalur Gaza pada bulan Oktober 2023.

Dia melanjutkan dalam beberapa minggu terakhir, pihaknya telah menyaksikan peningkatan penggunaan serangan udara terhadap pejuang Palestina.

Baca Juga:
Klaim Orang Yahudi Memiliki Hak untuk Berdoa, Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Sebut Akan Membangun Sinagoge di Masjid Al Aqsa

“Militer penjajah Israel mengklaim mereka memerangi penggunaan alat peledak rakitan,” ucapnya.

Salah seorang analis politik Timur Tengah, Omar Baddar, menyebutkan serangan tersebut tampaknya adalah bagian dari strategi jangka panjang penjajah Israel untuk ‘membersihkan etnis’ dari wilayah Palestina. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Beberapa Orang Dilaporkan Terluka dan yang Lainnya Ditangkap Selama Serangan yang Dilakukan Pemukim Penjajah Israel di Desa al-Buwaib Tepi Barat

Selama serangan yang dilakukan oleh pemukim penjajah Israel di Desa al-Buwaib, Tepi Barat, beberapa orang dikabarkan terluka.

Setidaknya 71 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza, Korban Meninggal Menjadi 40405

Setidaknya 71 orang warga Palestina meninggal dalam serangan penjajah Israel di Jalur Gaza sehingga jumlah korban tewas menjadi 40405.

Pasukan Penjajah Israel Merobek dan Membakar Al Quran di Masjid Bani Saleh Gaza Utara, Hamas Serukan untuk Mengutuk dan Menyatakan Kemarahan

Hamas telah menyerukan negara-negara dan organisasi Arab dan Muslim untuk mengutuk karena pasukan penjajah Israel membakar Al Quran.

Kepada Presiden AS, Benjamin Netanyahu Telah Berjanji Tentara Penjajah Israel Akan Mundur Sejauh 1 Kilometer dari Koridor Philadelphia

PM penjajah Israel telah berjanji kepada Joe Biden bahwa tentara penjajah Israel akan mundur sejauh 1 kilometer dari Koridor Philadelphia.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;