Sebagai Persiapan Menghadapi Kemungkinan Operasi Militer, Tentara Penjajah Israel Perintahkan Warga Palestina di Beberapa Daerah di Gaza Tengah untuk Mengungsi

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Memerintahkan Warga Palestina di Beberapa Daerah di Jalur Gaza Tengah untuk Melakukan Pengungsian
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Memerintahkan Warga Palestina di Beberapa Daerah di Jalur Gaza Tengah untuk Melakukan Pengungsian Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel memerintahkan warga Palestina di beberapa daerah di Jalur Gaza tengah untuk mengungsi sebagai persiapan menghadapi kemungkinan operasi militer.

Perintah tersebut disampaikan tentara penjajah Israel pada hari Sabtu, tanggal 24 Agustus 2024, waktu Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, Avichay Adraee, yang merupakan Juru Bicara Militer penjajah Israel, memerintahkan penduduk di lingkungan Al-Maghazi dan Al-Masdar, sebelah timur Deir el-Balah dan juga sekelompok orang di sekitar Jalan Salah Al-Din untuk ‘segera mengungsi dari daerah tersebut’.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Merobek dan Membakar Al Quran di Masjid Bani Saleh Gaza Utara, Hamas Serukan untuk Mengutuk dan Menyatakan Kemarahan

Dan juga pindah ke tempat yang disebutnya sebagai ‘daerah kemanusiaan’.

Dia melanjutkan militer akan ‘beroperasi secara paksa’ terhadap kelompok-kelompok Palestina di wilayah itu.

Beberapa kali selama perang 10 bulan di Jalur Gaza, penjajah Israel telah memerintahkan evakuasi massal ke ‘daerah aman’.

Baca Juga:
Kepada Presiden AS, Benjamin Netanyahu Telah Berjanji Tentara Penjajah Israel Akan Mundur Sejauh 1 Kilometer dari Koridor Philadelphia

Di sisi lain, Pemerintah Kota Deir el-Balah di Jalur Gaza menyatakan pada hari Sabtu, tanggal 24 Agustus 2024, bahwa sekitar 100 ribu warga Palestina yang mengungsi di bagian timur kota Deir el-Balah di Jalur Gaza tidak mempunyai tempat untuk berlindung dari pemboman besar-besaran pasukan penjajah Israel.

“Karena penjajah Israel menghancurkan 20 pusat perlindungan selama 2 hari terakhir setelah mengeluarkan perintah evakuasi,” ujar mereka.

Dalam pernyataan singkatnya, Pemerintah Kota mengungkapkan ‘100 ribu warga Palestina telah mengungsi dari bagian timur kota dalam 2 hari terakhir’.

Baca Juga:
Jaksa ICC Desak Hakim untuk Segera Memutuskan Surat Perintah Penangkapan terhadap Pejabat Penjajah Israel dan Hamas

“’Dan 20 pusat penampungan tidak dapat beroperasi lagi karena pengeboman dan perintah evakuasi penjajah Israel,” kata mereka.

Sementara itu, seorang tentara penjajah Israel melemparkan granat kejut ke sebuah kendaraan Palestina yang di dalamnya terdapat 2 anak.

Serangan tersebut terjadi saat pasukan pendudukan melakukan patroli jalan kaki di Hebron.

Baca Juga:
Tidak Menimbulkan Kerusakan atau Korban Jiwa, Tentara Penjajah Israel Laporkan 2 Roket Ditembakkan dari Gaza ke Sderot

Menurut situs berita, tentara tersebut telah diskors dan penyelidikan telah dibuka atas insiden itu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kepala Shin Bet Peringatkan Serangan Pemukim Yahudi dan Menteri Ben-Gvir di Kompleks Masjid Al Aqsa Sebabkan Kerusakan Tak Terlukiskan untuk Penjajah Israel

Serangan Pemukim Yahudi dan Menteri Ben-Gvir di kompleks Masjid Al-Aqsa, diperingatkan Kepala Shin Bet akibatkan kerusakan tak terlukiskan.

Timbulkan Sejumlah Korban Tewas dan Terluka, Pasukan Penjajah Israel Lakukan Beberapa Serangan Militer di Jalur Gaza

Beberapa serangan militer di Jalur Gaza dilakukan oleh pasukan penjajah Israel yang menimbulkan sejumlah orang terluka dan tewas.

3 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel terhadap Sebuah Rumah di Kamp Pengungsi Tulkarem Tepi Barat

Dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel terhadap sebuah rumah di Kamp Pengungsi Tulkarem, 3 orang warga Palestina meninggal.

Timbulkan Korban dari Pihak Tentara Penjajah Israel di Gaza Selatan, Brigade Al Qassam Sebut Pejuangnya Berhasil Meledakkan 2 Alat Peledak Rakitan

2 alat peledak rakitan, disebutkan Brigade Al Qassam, berhasil diledakkan dan menimbulkan korban di pihak tentara penjajah Israel.

Termasuk Seorang Wanita dan Anaknya, Setidaknya 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza

Setidaknya 23 warga Palestina meninggal, termasuk seorang wanita dan anaknya, dalam serangan baru penjajah Israel di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;