Pasukan Penjajah Israel Merobek dan Membakar Al Quran di Masjid Bani Saleh Gaza Utara, Hamas Serukan untuk Mengutuk dan Menyatakan Kemarahan

Ket. Foto: Hamas Menyerukan untuk Mengutuk dan Menyatakan Kemarahan Karena Pasukan Penjajah Israel Merobek dan Membakar Al Quran di Masjid Bani Saleh Gaza Utara
Ket. Foto: Hamas Menyerukan untuk Mengutuk dan Menyatakan Kemarahan Karena Pasukan Penjajah Israel Merobek dan Membakar Al Quran di Masjid Bani Saleh Gaza Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Hamas telah menyerukan negara-negara dan organisasi Arab dan Muslim untuk mengutuk dan menyatakan kemarahan terhadap pasukan penjajah Israel karena membakar Al Quran di sebuah masjid di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, tanggal 24 Agustus 2024, waktu setempat, Hamas mengatakan pembakaran Al Quran dan penodaan serta penghancuran masjid menegaskan sifat ekstremis entitas ini dan tentara kriminalnya yang penuh kebencian.

“Serta perilaku fasis mereka terhadap apapun yang terkait dengan identitas dan kesucian bangsa kita (Palestina),” kata mereka.

Baca Juga:
Kepada Presiden AS, Benjamin Netanyahu Telah Berjanji Tentara Penjajah Israel Akan Mundur Sejauh 1 Kilometer dari Koridor Philadelphia

Telah ditayangkan rekaman yang didapatkan dari kamera tentara penjajah Israel, yang menunjukkan mereka merobek halaman-halaman kitab suci umat Islam dan membakarnya di Masjid Bani Saleh di Jalur Gaza bagian utara.

Saluran itu juga menerbitkan video dari pesawar tak berawak penjajah Israel yang menunjukkan pengeboman Masjid Agung bersejarah di Khan Younis.

Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, penjajah Israel telah menghancurkan 610 masjid dan 3 gereja selama 10 bulan terakhir di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Jaksa ICC Desak Hakim untuk Segera Memutuskan Surat Perintah Penangkapan terhadap Pejabat Penjajah Israel dan Hamas

Pada hari Sabtu, tanggal 24 Agustus 2024, Hamas menyerukan kepada ‘masyarakat bebas di seluruh dunia’ untuk bertindak guna mempertahankan tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen di Palestina serta mengakhiri ‘perang pemusnahan’ terhadap Jalur Gaza.

Pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2024, Palestina menyerukan tekanan internasional terhadap penjajah Israel untuk membantu memastikan rencana kunjungan Presiden Mahmoud Abbas ke Jalur Gaza.

“Palestina terus maju dengan rencana kunjungan Presiden Mahmoud Abbas ke Jalur Gaza,” ujar Varsen Aghabekian Shahin, yang merupakan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Otoritas Palestina.

Baca Juga:
Tidak Menimbulkan Kerusakan atau Korban Jiwa, Tentara Penjajah Israel Laporkan 2 Roket Ditembakkan dari Gaza ke Sderot

Dia mendesak tekanan internasional terhadap penjajah Israel agar kunjungan itu dapat terlaksana dengan mengatakan semua negara yang mengetahui kunjungan itu harus berpartisipasi dalam pengaturannya dan memberikan tekananan pada negara pendudukan (penjajah Israel).

“Kami berharap kunjungan itu dapat terlaksana,” ucapnya.

Shahin menyampaikan sebuah komite Palestina telah dibentuk untuk memfasilitasi dan mengatur kunjungan ke Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kepala Shin Bet Peringatkan Serangan Pemukim Yahudi dan Menteri Ben-Gvir di Kompleks Masjid Al Aqsa Sebabkan Kerusakan Tak Terlukiskan untuk Penjajah Israel

Serangan Pemukim Yahudi dan Menteri Ben-Gvir di kompleks Masjid Al-Aqsa, diperingatkan Kepala Shin Bet akibatkan kerusakan tak terlukiskan.

Timbulkan Sejumlah Korban Tewas dan Terluka, Pasukan Penjajah Israel Lakukan Beberapa Serangan Militer di Jalur Gaza

Beberapa serangan militer di Jalur Gaza dilakukan oleh pasukan penjajah Israel yang menimbulkan sejumlah orang terluka dan tewas.

3 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel terhadap Sebuah Rumah di Kamp Pengungsi Tulkarem Tepi Barat

Dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel terhadap sebuah rumah di Kamp Pengungsi Tulkarem, 3 orang warga Palestina meninggal.

Timbulkan Korban dari Pihak Tentara Penjajah Israel di Gaza Selatan, Brigade Al Qassam Sebut Pejuangnya Berhasil Meledakkan 2 Alat Peledak Rakitan

2 alat peledak rakitan, disebutkan Brigade Al Qassam, berhasil diledakkan dan menimbulkan korban di pihak tentara penjajah Israel.

Termasuk Seorang Wanita dan Anaknya, Setidaknya 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza

Setidaknya 23 warga Palestina meninggal, termasuk seorang wanita dan anaknya, dalam serangan baru penjajah Israel di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;