Termasuk Seorang Wanita dan Anaknya, Setidaknya 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza

Ket. Foto: Dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza, Setidaknya 23 Warga Palestina Dikabarkan Meninggal
Ket. Foto: Dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza, Setidaknya 23 Warga Palestina Dikabarkan Meninggal Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, setidaknya 23 warga Palestina, termasuk dengan seorang wanita dan 6 anaknya, meninggal dalam serangan baru penjajah Israel di Jalur Gaza pada hari Minggu, tanggal 18 Agustus 2024.

Sumber di RS Syuhada Al-Aqsa menyampaikan kepada media seorang wanita dan 6 anaknya tewas dalam serangan udara di sebuah rumah di sebelah timur Deil al-Balah di Jalur Gaza bagian tengah.

“7 orang lagi meninggal dan beberapa orang lainnya terluka dalam serangan penjajah Israel lainnya di Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah,” ujarnya.

Baca Juga:
Kutuk Kekerasan Penjajah Israel, Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Ungkap Hampir 130 Orang Telah Tewas Setiap Hari di Gaza Sejak 7 Oktober 2023

Saksi mata menyampaikan penembakan artileri penjajah Israel dikabarkan terjadi di wilayah timur Kamp Pengungsi Maghazi dan Bureij dan kota Deir al-Balah.

Sumber medis mengatakan 4 warga Palestina, termasuk seorang wanita, meninggal saat pesawat tak berawak penjajah Israel menargetkan rumah mereka di timur Khan Younis.

Sumber yang sama menuturkan seorang wanita lainnya meninggal dan beberapa orang terluka saat pesawat tak berawak penjajah Israel menyerang sebuah rumah di lingkungan Sabra, Kota Gaza.

Baca Juga:
Dengan Segala Cara, Mahmoud Abbas Sebut AS Menghalangi Keputusan yang Bertujuan untuk Memperoleh Pengakuan Internasional untuk Palestina

Tim Pertahanan Sipil menemukan jasad 4 orang setelah serangan udara penjajah Israel di Kamp Pengungsi Jabalia di Jalur Gaza bagian utara.

Sumber-sumber lokal menyampaikan kepada media tentara penjajah Israel juga menghancurkan puluhan bangunan tempat tinggal di Khan Younis dan lingkungan Saudi di Rafah barat.

Di sisi lain, pejabat militer penjajah Israel pada hari Minggu, tanggal 18 Agustus 2024, menyatakan kekhawatirannya yang meningkat atas meningkatnya kekerasan oleh pemukim ilegal terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Baca Juga:
Berada Dekat Betlehem, Sekelompok Pemukim Yahudi Dilaporkan Membakar Puluhan Pohon Zaitun di Khalil Al-Lawz

Menurut Lembaga Penyiaran Publik penjajah Israel, sejumlah pejabat militer yang tidak disebutkan namanya melaporkan adanya peningkatan tajam dalam aktivitas kekerasan oleh pemukim ilegal Yahudi yang ekstremis, baik dalam jumlah peserta maupun cara terang-terangan dalam melakukan serangan.

Para pejabat juga mencatat penurunan signifikan dalam penangkapan oleh polisi, yang menurut mereka telah menimbulkan persepsi di kalangan pemukim ilegal bahwa mereka dapat bertindak tanpa hukuman. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terjadi di Rafah, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati 2 Petugas Pemadam Kebakaran Palestina

2 petugas pemadam kebakaran Palestina dilaporkan ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Termasuk Seorang Anak, 4 Warga Palestina Dilaporkan Terluka dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Balata

Dalam serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di Kamp Pengungsi Balata, 4 warga Palestina dikabarkan terluka.

Serang Penduduk Setempat, Kelompok Pemukim Yahudi Mencuri Lebih dari 200 Domba dari Warga Palestina di Tepi Barat

Lebih dari 200 domba dicuri kelompok pemukim Yahudi dari warga Palestina di Desa Ein Al-Auja di timur laut Jericho, Tepi Barat.

Setelah Penilaian Baru, Militer Penjajah Israel Memperluas Zona Militer Tertutup di Sekitar Gaza

Militer penjajah Israel menyatakan militer penjajah Israel memperluas zona militer tertutup di sekitar Gaza setelah penilaian baru.

Datang Membawa Ternak, Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Lahan Pertanian Palestina di Lembah Yordan Utara

Tenda didirikan oleh pemukim penjajah Israel di lahan pertanian Palestina di Desa Khirbet Umm Al-Jimal di Lembah Yordan Utara.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;