Termasuk Seorang Anak, 4 Warga Palestina Dilaporkan Terluka dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Balata

Ket. Foto: 4 Orang Terluka dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Balata, Tepi Barat
Ket. Foto: 4 Orang Terluka dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Balata, Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang anak dan seorang wanita dilaporkan termasuk di antara 4 orang yang terluka dalam serangan pesawat tak berawak penjajah Israel yang menewaskan 2 pemuda Palestina.

Serangan tersebut terjadi pada dini hari ini, tanggal 15 Agustus 2024, di Kamp Pengungsi Balata.

Kantor Berita Wafa mengabarkan 4 orang lainnya ditembak dan terluka selama serangan militer penjajah Israel di kamp itu, yang terletak di sebelah timur Nablus, Tepi Barat.

Baca Juga:
Serang Penduduk Setempat, Kelompok Pemukim Yahudi Mencuri Lebih dari 200 Domba dari Warga Palestina di Tepi Barat

2 orang yang meninggal dalam serangan pesawat tak berawak tersebut bernama Wael Mish dan Ahmed al-Sheikh Khalil.

Keduanya merupakan warga kamp pengungsi.

“Pasukan penjajah Israel menahan kru ambulans saat mereka mengangkut yang terluka dari Balata ke rumah sakit untuk perawatan medis,” kata Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina kepada Wafa.

Baca Juga:
Setelah Penilaian Baru, Militer Penjajah Israel Memperluas Zona Militer Tertutup di Sekitar Gaza

Selain itu, Wafa juga melaporkan pasukan khusus penjajah Israel menculik 2 pemuda Palestina dari Tulkarem, Tepi Barat, saat fajar hari ini, tanggal 15 Agustus 2024.

Mengutip sumber lokal, badan tersebut mengidentifikasi kedua pria itu sebagai Nadim Abu al-Rab dan Abdul Badir.

Dikatakan pasukan khusus penjajah Israel menyusup ke Tulkarem dengan kendaraan berpelat nomor Palestina dan menyamar dengan memakai pakaian sipil.

Baca Juga:
Datang Membawa Ternak, Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Tenda di Lahan Pertanian Palestina di Lembah Yordan Utara

Di sisi lain, dikabarkan pasukan penjajah Israel telah melancarkan serangan artileri di lingkungan Sabra di utara Kota Gaza dan sebuah rumah di daerah Maen di kota selatan Khan Younis.

Sementara itu, militer penjajah Israel menyampaikan angkatan udaranya menyerang dan juga melenyapkan 2 pejuang Palestina selama operasi di wilayah Nablus.

Pembunuhan tersebut terjadi saat tentara penjajah Israel dan pasukan khusus mengawal dan mengamankan pintu masuk jamaah ke Makam Yusuf di Nablus malam tanggal 14 Agustus 2024.

Baca Juga:
Diperkirakan Akan Bertemu Vladimir Putin, Presiden Palestina Dilaporkan Mengunjungi Moskow Rusia pada Hari Senin

Dilaporkan bentrokan dan korban jiwa di Nablus saat pasukan penjajah Israel menyerbu daerah itu ketika mengawal pengunjung Yahudi ke tempat makam suci Makam Yusuf, yang terletak di Desa Balata. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Jatuhkan Selebaran, Penjajah Israel Hentikan Penjualan Rokok di Jalur Gaza Sebagai Insentif untuk Informasi

Penjualan rokok di Jalur Gaza, Palestina, dilaporkan dihentikan oleh penjajah Israel sebagai insentif untuk informasi.

Keluarganya Mengambil Jalan yang Salah Menuju Pemukiman, Pemukim Penjajah Israel Todongkan Senjata ke Kepala Seorang Gadis Palestina Berusia 3 Tahun

Seorang gadis Palestina berusia 3 tahun dilaporkan ditodongkan senjata ke kepalanya oleh pemukim penjajah Israel.

Terjadi Saat Orang-Orang sedang Melaksanakan Salat Subuh, Lebih dari 100 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah

Dalam serangan yang dilakukan penjajah Israel terhadap sebuah sekolah subuh tadi, lebih dari 100 warga Palestina dikabarkan meninggal.

Serbu Kota Dura Saat Fajar, Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Meledakkan Rumah Warga Palestina yang Terbunuh di Tepi Barat

Rumah mendiang Moamen Fayez al-Masalma yang terletak di Tepi barat dilaporkan diledakkan oleh tentara penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;