Serbu Kota Dura Saat Fajar, Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Meledakkan Rumah Warga Palestina yang Terbunuh di Tepi Barat

Ket. Foto: Rumah Warga Palestina yang Terbunuh dan Terletak di Tepi Barat Dilaporkan Diledakkan oleh Tentara Penjajah Israel
Ket. Foto: Rumah Warga Palestina yang Terbunuh dan Terletak di Tepi Barat Dilaporkan Diledakkan oleh Tentara Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel dikabarkan menyerbu Kota Dura saat fajar, yang diketahui terletak di selatan Hebron, Tepi Barat dan mengepung rumah mendiang Moamen Fayez al-Masalma, yang ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel pada bulan April lalu.

Kantor Berita Wafa mengatakan setelah memaksa orang-orang di dalam rumah untuk pergi, warga penjajah Israel menanam bahan peledak di dinding bagian dalam bangunan dan ledakan itu menghancurkan rumah itu.

Wafa juga menyampaikan sebuah kendaraan milik warga Palestina setempat juga hancur selama penyerbuan di kota tersebut.

Baca Juga:
Terjadi Dekat Deir el-Balah, Seorang Staf Palestina dari Kelompok Bantuan World Central Kitchen Dilaporkan Tewas di Jalur Gaza

Di sisi lain, pada hari Kamis, tanggal 8 Agustus 2024, Palestina mengecam keputusan penjajah Israel untuk mencabut akreditasi diplomat Norwegia yang berurusan dengan Otoritas Palestina yang berpusat di Ramallah sebagai pelanggaran hukum internasional.

Kementerian Luar Negeri penjajah Israel mencabut akreditasi 8 diplomat Norwegia yang berurusan dengan Otoritas Palestina sebagai tanggapan atas pengakuan Osol terhadap Palestina sebagai sebuah negara.

Penasihat Politik Menteri Luar Negeri Palestina, Ahmed Al-Deek, mengatakan pihaknya menolak keputusan penjajah Israel untuk mencabut status diplomatik perwakilan Norwegia untuk Otoritas Palestina.

Baca Juga:
Dengan Dalih Dibangun Tanpa Izin yang Diperlukan, Penjajah Israel Memaksa Sebuah Keluarga Palestina untuk Menghancurkan Rumah Mereka Sendiri di Kota Az-Za’ayyem

“Keputusan ini ilegal dan ditolak karena perwakilan Norwegia adalah bagian dari status quo yang ada dan tidak boleh diubah,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO, Hussein Al-Sheikh, memperingatkan bahwa keputusan penjajah Israel membawa ‘dampak besar’.

Norwegia mempunyai kantor perwakilan di Kota Ramallah, Tepi Barat.

Baca Juga:
Melarang Pemutaran Film Pendek oleh Seniman dari Gaza, Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Pusat Kebudayaan Yabous di Yerusalem Timur

Tetapi para diplomatnya harus melewati pos pemeriksaan penjajah Israel di Tepi Barat untuk sampai kesana.

Di sisi lain, pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, Pemerintah Kanada mengatakan mereka telah memutuskan untuk menarik anak-anak dan wali diplomatnya keluar dari penjajah Israel, di tengah kekhawatiran meluasnya konflik di Timur Tengah.

Global Affairs Canada dalam sebuah pernyataan telah menyetujui pemindahan sementara anak-anak diplomat dan wali mereka ke negara ketiga yang aman.

Baca Juga:
Tempat Berlindung untuk Lebih dari 10 Keluarga Palestina, Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan dan Menyita Sejumlah Tenda di Desa Birin Tepi Barat

Ditambahkannya, diplomat yang ditempatkan di Ramallah, Tepi Barat, dan Beirut, tidak mempunyai tanggungan yang tinggal bersama mereka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Serbu Qalqilya di Tepi Barat, Setidaknya 2 Warga Palestina Terluka Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel

Dalam penyerbuan ke Qalqilya, Tepi Barat, setidaknya 2 warga Palestina terluka akibat tembakan pasukan penjajah Israel.

Tewaskan 1 Orang, Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Lakukan Serangan terhadap Sebuah Sepeda Motor yang Melaju di Jalan Salah al-Din

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel terhadap sebuah sepeda motor yang sedang melaju di Jalan Salah al-Din menewaskan 1 orang.

2 Lainnya Terluka, 2 Orang Dikabarkan Tewas dalam Serangan Penusukan di Dekat Tel Aviv

Dalam serangan penusukan yang terjadi di dekat Tel Aviv, penjajah Israel, 2 orang dikabarkan meninggal dan 2 lainnya terluka.

Sebabkan 6 Warga Palestina Terluka, Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Menyerang Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat

Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat dikabarkan diserang oleh pemukim penjajah Israel dan menyebabkan 6 warga Palestina terluka.

Targetkan 2 Kendaraan, Setidaknya 9 Warga Palestina Dilaporkan Meninggal dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di Tepi Barat dikabarkan menyebabkan setidaknya 9 warga Palestina meninggal.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;