Sebabkan 6 Warga Palestina Terluka, Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Menyerang Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat

Ket. Foto: Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat Dilaporkan Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel
Ket. Foto: Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat Dilaporkan Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 6 warga Palestina dikabarkan terluka setelah pemukim penjajah Israel menyerang penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat.

Para pemukim penjajah Israel membakar tenda-tenda petani Palestina yang menyebabkan konfrontasi yang melukai penduduk setempat.

Pemukim penjajah Israel juga membakar puluhan pohon zaitun di kota Surif, sebelah utara Hebron di Tepi Barat, di bawah perlindungan tentara penjajah Israel.

Baca Juga:
Targetkan 2 Kendaraan, Setidaknya 9 Warga Palestina Dilaporkan Meninggal dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Suara tembakan terdengar di lokasi kejadian.

Kantor berita Wafa mengutip Hazem Ghinimat, yang merupakan kepala kotamadya setempat, yang menyampaikan bahwa para pemukim menyerang rumah-rumah penduduk dan juga membakar 40 pohon zaitun.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Baca Juga:
Setidaknya 17 Orang Tewas, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Sekolah Tempat Warga Palestina Berlindung di Gaza Tengah

Di sisi lain, Wafa juga melaporkan bahwa seorang anak Palestina telah ditembak dan juga terluka selama serangan penjajah Israel di dekat Kamp Pengungsi Balata di sebelah timur Nablus, Tepi Barat.

Mengutip Juru Bicara Bulan Sabit Merah Palestina, Ahmed Jibril, Wafa menyampaikan kru ambulans menangani seorang anak berusia 14 tahun yang tertembak di paha.

“Dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan medis,” kata mereka.

Baca Juga:
Menyebabkan Banyak Orang Terluka, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Mengebom Sebuah Blok Apartemen di Kota Gaza

Sementara itu, dalam pembaruan perang terbarunya, militer penjajah Israel menyatakan telah menyerang ‘sejumlah besar’ target di Jalur Gaza dalam 1 hari terakhir.

Di antara lokasi tersebut terdapat terowongan dan juga lokasi peluncuran rudal di Rafah, serta depot senjata Hamas dan lokasi peluncuran rudal lainnya di Jalur Gaza bagian tengah.

Militer penjajah Israel tidak mencatat adanya korban dari serangan ini, namun, seperti yang telah dilaporkan, pasukannya melancarkan serangkaian serangan semalam di Jalur Gaza yang menewaskan warga sipil, termasuk seorang ibu dan anaknya di Kamp Pengungsi Bureij.

Baca Juga:
Lukai 40 Orang, Serangan Pasukan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah di Shuja’iyya Kota Gaza Tewaskan Sedikitnya 15 Warga Palestina

Di sisi lain, mantan Kepala Dewan Keamanan Nasional penjajah Israel, Yaakov Amidror, mengatakan pertempuran penjajah Israel untuk menghancurkan Hamas mungkin akan berlangsung tanpa batas waktu.

“Militer penjajah Israel perlu menghilangkan kapasitas operasional organisasi Palestina tersebut,” ujarnya.

Namun, dia juga mengakui prosesnya akan memakan waktu yang lama dan mungkin tidak akan pernah berakhir. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Serbu Kota Kober di Tepi Barat, Militer Penjajah Israel Menangkap Putra Pejuang Perlawanan Palestina Terkemuka

Seorang pria Palestina yang merupakan putra pejuang perlawanan Palestina terkemuka dilaporkan ditangkap oleh militer penjajah Israel.

Dalam Sebuah Operasi di Rafah, Brigade Al Qassam Sebut Telah Menghancurkan Beberapa Kendaraan Militer Penjajah Israel

Beberapa kendaraan militer penjajah Israel dikabarkan telah dihancurkan oleh sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam.

Berada di Iran untuk Hadiri Upacara Pelantikan Presiden Baru, Kepala Politik Hamas Ismail Haniyeh Dilaporkan Tewas dalam Serangan Zionis

Kepala Politik Hamas, Ismail Haniyeh, dilaporkan meninggal di Teheran, Iran, dalam serangan yang dilakukan oleh Zionis.

Nyatakan Sebagai Zona Militer Tertutup, Penjajah Israel Menutup Pemukiman di Hebron Tepi Barat

Pemukiman di Hebron, yang berada di Tepi Barat, dikabarkan ditutup oleh penjajah Israel dan telah mendirikan pos pemeriksaan disana.

Menjelang Rencana Membangun Bangunan Pemukiman Baru, Penjajah Israel Ratakan Tanah Milik Keluarga Alian di Tepi Barat

Tanah milik keluarga Alian yang terletak di Desa Beit Safafa di Tepi Barat diratakan oleh buldozer milik penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;