Menyebabkan Banyak Orang Terluka, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Mengebom Sebuah Blok Apartemen di Kota Gaza

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Dikabarkan Mengebom Sebuah Blok Apartemen di Kota Gaza
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Dikabarkan Mengebom Sebuah Blok Apartemen di Kota Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer penjajah Israel telah mengebom sebuah blok apartemen di Kota Gaza yang menewaskan sejumlah orang yang tidak disebutkan namanya dan melukai banyak orang.

Sumber-sumber dari Bulan Sabit Merah Palestina menyampaikan kepada Kantor Berita Wafa bahwa sejumlah martir berhasil diselamatkan dari reruntuhan apartemen milik keluarga Abu Hashem yang terletakyang terletak di Jalan al-Jalaa, Kota Gaza.

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel telah menghancurkan sebuah rumah dan sumur milik seorang warga Palestina yang berdekatan dengan pemukiman ilegal di sebelah selatan Hebron di Tepi Barat.

Baca Juga:
Lukai 40 Orang, Serangan Pasukan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah di Shuja’iyya Kota Gaza Tewaskan Sedikitnya 15 Warga Palestina

Sementara itu, Kantor Berita Palestina, Wafa, menyampaikan seorang pria Palestina yang mengendarai sepeda motor ditembak dan terluka oleh pasukan penjajah Israel di selatan Hebron, Tepi Barat, mengutip seorang koresponden yang mengatakan pria tersebut ditembak dari belakang.

Laporan itu menyampaikan bahwa pria itu dibawa ke RS Pemerintah al-Muhtasib dan dikatakan dalam kondisi stabil.

Sementara itu, pihak berwenang penjajah Israel telah mengumumkan penyitaan sekitar 790 hektare tanah di dekat Salfit yang berada di Tepi Barat.

Baca Juga:
Serbu Kota Kober di Tepi Barat, Militer Penjajah Israel Menangkap Putra Pejuang Perlawanan Palestina Terkemuka

Laporan itu menambahkan bahwa 7.902 dunumtanah-790 hektare- akan diambil alih dari penduduk Desa Iskaka, untuk digunakan sebagai pemukiman ilegal penjajah Israel di dekatnya, Nofim Haniya, yang pertama kali didirikan di tahun 2002.

Tentara penjajah Israel kemarin, 1 Agustus 2024, juga menangkap 24 orang di Tepi Barat.

Militer penjajah Israel mengklaim bahwa semua yang ditangkap terkait dengan kelompok Hamas dan Jihad Islam Palestina.

Baca Juga:
Dalam Sebuah Operasi di Rafah, Brigade Al Qassam Sebut Telah Menghancurkan Beberapa Kendaraan Militer Penjajah Israel

Kantor Media Pemerintah Gaza menyamapaikan 300 hari setelah perang di Jalur Gaza, penjajah Israel telah melakukan 3.457 pembantaian di Jalur Gaza yang mengakibatkan 39.480 orang meninggal, 10.000 orang hilang dan 91.128 orang terluka.

Artinya, lebih dari 6 persen dari populasi Jalur Gaza sebelum perang yang berjumlah 2,2 juta jiwa kini terbunuh, terluka dan juga hilang, menurut angka-angka Kantor Media Pemerintah Gaza tersebut.

Dari mereka yang terbunuh ada 16.314 anak, 10.980 wanita, 520 orang dimakamkan di kuburan massal dan 35 orang meninggal karena kelaparan.

Baca Juga:
Berada di Iran untuk Hadiri Upacara Pelantikan Presiden Baru, Kepala Politik Hamas Ismail Haniyeh Dilaporkan Tewas dalam Serangan Zionis

Sementara itu, seorang Juru Bicara Lufhansa menyampaikan Lufthansa Group telah membatalkan semua penerbangan penumpang dan kargo dari dan ke Tel Aviv dengan segera hingga tanggal 8 Agustus 2024.

“Hal ini dikarenakan oleh perkembangan terkini di wilayah itu,” katanya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Nyatakan Sebagai Zona Militer Tertutup, Penjajah Israel Menutup Pemukiman di Hebron Tepi Barat

Pemukiman di Hebron, yang berada di Tepi Barat, dikabarkan ditutup oleh penjajah Israel dan telah mendirikan pos pemeriksaan disana.

Menjelang Rencana Membangun Bangunan Pemukiman Baru, Penjajah Israel Ratakan Tanah Milik Keluarga Alian di Tepi Barat

Tanah milik keluarga Alian yang terletak di Desa Beit Safafa di Tepi Barat diratakan oleh buldozer milik penjajah Israel.

Dalam Serangan Gencar Penjajah Israel, UNRWA Laporkan Wabah Hepatitis di Seluruh Jalur Gaza

Di tengah serangan gencar yang terus dilakukan penjajah Israel, wabah hepatitis di seluruh Jalur Gaza dilaporkan oleh UNRWA.

Kembali Dilakukan, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penggerebekan dan Penangkapan di Wilayah Tepi Barat

Penggerebekan dan penangkapan dikabarkan dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di wilayah Tepi Barat, Palestina.

Di Tengah Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Muslim, Puluhan Pemukim Yahudi Ekstremis Menodai Halaman Masjid Al Aqsa

Puluhan pemukim Yahudi ekstremis yang dikawal oleh para petugas polisi dikabarkan menodai halaman Masjid Al Aqsa.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;