Serbu Kota Kober di Tepi Barat, Militer Penjajah Israel Menangkap Putra Pejuang Perlawanan Palestina Terkemuka

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Dilaporkan Menangkap Putra Pejuang Perlawanan Palestina Terkemuka
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Dilaporkan Menangkap Putra Pejuang Perlawanan Palestina Terkemuka Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer penjajah Israel telah menyerbu Kota Kober, yang berada di sebelah utara Ramallah di Tepi Barat dan menangkap seorang pria Palestina yang bernama Ward al-Barghouthi.

Ward al-Barghouthi merupakan putra pejuang perlawanan lokal Palestina yang terkemuka, yakni mendiang Abu Assef al-Barghouthi, yang dipenjara pada tahun 1970-an dikarenakan membunuh seorang warga negara penjajah Israel.

Pasukan penjajah Israel terlihat merobohkan gambar Abu Assef di jalan selama penyerbuan mereka ke Kober.

Baca Juga:
Dalam Sebuah Operasi di Rafah, Brigade Al Qassam Sebut Telah Menghancurkan Beberapa Kendaraan Militer Penjajah Israel

Menurut laporan pada tengah malam hari ini, tanggal 1 Agustus 2024, waktu Palestina, pasukan penjajah Israel juga telah melakukan penggerebekan dan juga penangkapan di seluruh Tepi Barat dalam beberapa jam terakhir.

Insiden yang terjadi meliputi, seorang pria telah diculik dari rumahnya di daerah Talaat Balibla, pasukan penjajah Israel menyerbu Kota Nablus dan pasukan penjajah Israel juga menyerbu Kota Deir Istiya yang berada di barat laut Salfit.

Di sisi lain, militer penjajah Israel juga telah mengebom sebuah rumah di Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza bagian tengah dan menewaskan sedikitnya 3 orang.

Baca Juga:
Berada di Iran untuk Hadiri Upacara Pelantikan Presiden Baru, Kepala Politik Hamas Ismail Haniyeh Dilaporkan Tewas dalam Serangan Zionis

Setidaknya 4 orang juga terluka dalam serangan tersebut, yang menargetkan rumah keluarga Saad di utara kamp.

Militer penjajah Israel juga telah menembaki sebuah kendaraan di pintu masuk Kamp Pengungsi Maghazi di Jalur Gaza bagian tengah yang menewaskan sedikitnya 8 orang dan melukai yang lainnya.

Di pihak lain, seorang anggota Parlemen Eropa sayap kiri Spanyol, Irene Montero, mendesak pemerintah Spanyol untuk menangguhkan hubungan diplomatik dengan penjajah Israel.

Baca Juga:
Nyatakan Sebagai Zona Militer Tertutup, Penjajah Israel Menutup Pemukiman di Hebron Tepi Barat

Montero dari Partai PODEMOS menyampaikan mereka tidak akan berhenti.

“Dan Eropa harus berhenti terlibat dalam genosida ini,” ujarnya.

Dia mendesak pemerintah Spanyol untuk menyita kapal yang membawa bahan bakar untuk pasukan penjajah Israel, yang saat ini berada di perairan Spanyol, untuk mencegahnya mencapai negara pendudukan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Menjelang Rencana Membangun Bangunan Pemukiman Baru, Penjajah Israel Ratakan Tanah Milik Keluarga Alian di Tepi Barat

Tanah milik keluarga Alian yang terletak di Desa Beit Safafa di Tepi Barat diratakan oleh buldozer milik penjajah Israel.

Dalam Serangan Gencar Penjajah Israel, UNRWA Laporkan Wabah Hepatitis di Seluruh Jalur Gaza

Di tengah serangan gencar yang terus dilakukan penjajah Israel, wabah hepatitis di seluruh Jalur Gaza dilaporkan oleh UNRWA.

Kembali Dilakukan, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penggerebekan dan Penangkapan di Wilayah Tepi Barat

Penggerebekan dan penangkapan dikabarkan dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di wilayah Tepi Barat, Palestina.

Di Tengah Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Muslim, Puluhan Pemukim Yahudi Ekstremis Menodai Halaman Masjid Al Aqsa

Puluhan pemukim Yahudi ekstremis yang dikawal oleh para petugas polisi dikabarkan menodai halaman Masjid Al Aqsa.

Lakukan 2 Serangan Udara Terpisah di Khan Younis, Seorang Bayi Perempuan Berusia 4 Bulan Termasuk di antara 15 Korban yang Tewas

15 orang meninggal dalam 2 serangan udara yang dilakukan terpisah di Khan Younis dan termasuk di dalamnya seorang bayi perempuan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;