Di Tengah Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Muslim, Puluhan Pemukim Yahudi Ekstremis Menodai Halaman Masjid Al Aqsa

Ket. Foto: Puluhan Pemukim Yahudi Ekstremis Dikabarkan Menodai Halaman Masjid Al Aqsa
Ket. Foto: Puluhan Pemukim Yahudi Ekstremis Dikabarkan Menodai Halaman Masjid Al Aqsa Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Puluhan pemukim Yahudi ekstremis yang dikawal oleh petugas polisi penjajah Israel menodai halaman Masjid Al Aqsa di tengah pembatasan ketat terhadap masuknya jemaah Muslim ke tempat suci itu.

Sumber-sumber lokal mengatakan puluhan pemukim memasuki Masjid Al Aqsa secara berkelompok melalui Gerbang Maghariba dan berkeliling di tempat suci itu.

Selama berada disana, para pemukim menerima ceramah dari para rabi tentang dugaan ‘Gunung Bait Suci’ dan sejumlah dari mereka melakukan doa-doa Talmud yang provokatif.

Baca Juga:
Lakukan 2 Serangan Udara Terpisah di Khan Younis, Seorang Bayi Perempuan Berusia 4 Bulan Termasuk di antara 15 Korban yang Tewas

Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin pagi, tanggal 29 Juli 2024, waktu setempat.

Sementara itu, pasukan polisi penjajah Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap pergerakan dan akses masuk untuk jemaah Muslim di pintu Masjid Al Aqsa dan mencegah banyak dari mereka memasuki tempat suci itu.

Berdasarkan status quo, non-Muslim diperbolehkan mengunjungi Masjid Al Aqsa, tetapi tidak boleh beribadah disana.

Baca Juga:
Perang Palestina, Brigade Al Qassam dan Al Quds Akui Serangkaian Serangan terhadap Militer Penjajah Israel

Tetapi para pemukim Yahudi semakin menentang larangan itu, sesuai yang dianggap Palestina sebagai provokasi serius, sebab khawatir rezim pendudukan penjajah Israel bermaksud mengambil alih tempat suci umat Islam tersebut, seperti yang telah dilakukan di Masjid Ibrahimi di Hebron.

Di sisi lain, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyesalkan situasi di Jalur Gaza yang adalah ‘contoh klasik’ dari ‘hilangnya kemanusiaan’.

Anwar menyebutnya sebagai upaya ‘tidak berprinsip’ di bidang politik, budaya dan ekonomi ‘dimana kita telah kehilangan kemanusiaan’.

Baca Juga:
Karena Kondisi Penahanan yang Buruk, Setidaknya Ada 7 Upaya Bunuh Diri yang Dilakukan Tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer Tepi Barat

“Dan Jalur Gaza merupakan contoh klasik, dimana, atas nama demokrasi, Anda dapat mengizinkan dan juga memaafkan kekacauan total, penindasan yang paling buruk yang pernah diketahui manusia saat ini,” katanya.

Dia menyampaikan hal itu pada Konferensi Dunia ke-7 tentang Pemikiran dan Peradaban Islam di kota Ipoh, wilayah barat laut.

“Ada tantangan untuk menawarkan alternatif yang layak, bermakna dan efektif, serta tidak putus asa,” pungkasnya.

Baca Juga:
Sebelumnya Tanggung Jawab Menkeu, Majelis Umum Knesset Penjajah Israel Setujui Pemindahan Otoritas Tanah kepada Menteri Keamanan Nasional

Komentar Anwar Ibrahim yang disiarkan langsung itu muncul saat perang penjajah Israel di daerah Jalur Gaza memasuki bulan yang ke-10. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Melukai yang Lainnya, Setidaknya 10 Warga Palestina Meninggal dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza

Dalam serangkaian serangan udara penjajah Israel di Jalur Gaza, setidaknya 10 warga Palestina meninggal dan juga melukai yang lainnya.

Melarikan Diri dari Serangan Penjajah Israel di Khan Younis, Warga Palestina Kini Terpaksa Memilih Berlindung ke dalam Penjara

Penjara kini menjadi pilihan warga Palestina untuk menjadi tempat perlindungan setelah mereka melarikan diri dari serangan di Khan Younis.

Ditangkap pada Bulan Oktober 2023, Seorang Pemimpin Hamas di Tepi Barat Dikabarkan Meninggal dalam Tahanan Penjajah Israel

Seorang pemimpin Hamas bernama Mustafa Muhammad Abu Ara yang ditangkap pada bulan Oktober 2023 meninggal dalam tahanan penjajah Israel.

Termasuk Perempuan dan Anak-Anak, Militer Penjajah Israel Menangkap Sedikitnya 10 Orang dalam Penggerebekan di Tepi Barat

Sedikitnya 10 orang dikabarkan ditangkap oleh militer penjajah Israel dalam penggerebekan di Tepi Barat, termasuk perempuan dan anak-anak.

Bentrok dengan Pejuang Palestina di Jalur Gaza Selatan, 1 Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Meninggal dan 2 Lainnya Terluka

2 lainnya terluka dan 1 tentara penjajah Israel tewas dalam bentrokan yang terjadi di Jalur Gaza selatan dengan pejuang Palestina.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;