Bentrok dengan Pejuang Palestina di Jalur Gaza Selatan, 1 Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Meninggal dan 2 Lainnya Terluka

Ket. Foto: 1 Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Meninggal dan 2 Lainnya Terluka dalam Bentrokan dengan Pejuang Palestina di Jalur Gaza Bagian Selatan
Ket. Foto: 1 Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Meninggal dan 2 Lainnya Terluka dalam Bentrokan dengan Pejuang Palestina di Jalur Gaza Bagian Selatan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel menyampaikan bahwa 1 tentara lagi tewas dan 2 lainnya terluka dalam bentrokan dengan pejuang Palestina di Jalur Gaza bagian selatan.

Tentara yang terbunuh tersebut diidentifikasi sebagai Sersan Staf Noam Douek yang berusia 19 tahun dari Batalyon ke-9 Brigade Korps Lapis Baja ke-401.

Militer penjajah Israel tidak memberikan rincian mengenai prajurit yang terluka.

Baca Juga:
Sebelum Diizinkan Masuk ke Ambulans, Seorang Remaja Palestina Berusia 16 Tahun Ditembak di Kaki dan Ditangkap Pasukan Penjajah Israel

Kematian itu membuat jumlah tentara penjajah Israel yang meninggal sejak dimulainya operasi darat penjajah Israel di Jalur Gaza pada tanggal 27 Oktober 2023 lalu menjadi 327 tentara.

Dan total korban meninggal di pihak tentara sejak tanggal 7 Oktober 2023 melonjak menjadi 687.

Di sisi lain, dilaporkan jika keluarga tawanan Amerika-penjajah Israel yang ditahan di Jalur Gaza bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dan Benjamin Netanyahu, setelah keduanya bertemu secara tertutup.

Baca Juga:
Provokatif, Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Serukan Agar Masjid Al Aqsa Dibuka 24 Jam Setiap Hari untuk Doa Orang Yahudi

Keluarga tawanan penjajah Israel telah mengeluarkan pernyataan setelah pertemuan mereka yang menyatakan bahwa mereka menerangkan kedua pemimpin bahwa kesepakatan harus dibuat untuk memulangkan semua korban penculikan dan mengakhiri penderitaan penduduk Jalur Gaza.

“Ketika para korban penculikan kembali, pembunuhan akan berhenti,” katanya.

Pernyataan itu menambahkan pada penutupan pertemuan, kelompok keluarga merasa ‘lebih optimis daripada yang pernah kami rasakan sejak perjanjian pembebasan sandera sebelumnya pada bulan November 2023’.

Baca Juga:
Sangat Prihatin, Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci Peringatkan Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa

Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, menyampaikan bahwa penjajah Israel harus terus melakukan kerja sama dengan bank-bank Palestina di tengah ancaman dari Menteri Keuangan sayap kanan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, untuk memutus akses ke layanan keuangan penting di Tepi Barat.

Dalam pertemuan menteri keuangan G20 di Rio de Janeiro, Brazil, Yellen menyatakan dia gembira penjajah Israel mengizinkan bank-banknya untuk terus bekerja sama dengan bank-bank Palestina.

“Namun, saya tetap yakin bahwa perpanjangan keringanan selama 1 tahun untuk memfasilitasi kerja sama ini dibutuhkan,” ucapnya.

Baca Juga:
Dalam Jumlah Anak Palestina yang Dibunuh oleh Penjajah Israel di Tepi Barat Sejak Perang, UNICEF Mencatat Terjadi Peningkatan 250 Persen

Smotrich pertama kali mengancam akan memblokir transaksi penting di Tepi Barat pada bulan Mei 2024 lalu, setelah beberapa negara Eropa mengatakan mereka akan mengakui negara Palestina. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terbakar Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza, Seorang Anak Palestina Menderita Sakit yang Luar Biasa

Rasa kesakitan yang luar biasa dirasakan seorang anak Palestina yang bernama Mahmoud karena terbakar akibat serangan penjajah Israel.

Melakukan Ritual Keagamaan, Puluhan Pemukim Penjajah Israel Memasuki Beberapa Tempat Suci Umat Islam di Tepi Barat

Tempat-tempat suci umat Islam di Tepi Barat dilaporkan dimasuki oleh pemukim penjajah Israel yang melakukan ritual keagamaan di dalamnya.

Melukai Banyak Orang, Militer Penjajah Israel Mengebom Sebuah Rumah di Kota Gaza dan Dilaporkan Menewaskan 4 Warga Palestina

Sebuah rumah yang berada di Kota Gaza dibom oleh militer penjajah Israel dan mengakibatkan 4 orang meninggal, serta melukai banyak orang.

Perang Palestina, Dokter Kemanusiaan AS Sebut Tidak Ada Balita yang Ditembak 2 Kali Secara Tidak Sengaja oleh Penembak Jitu Penjajah Israel

Seorang dokter kemanusiaan AS mengisahkan tentang anak-anaka Palestina yang ditembak oleh penembak jitu penjajah Israel di Gaza.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;