Terbakar Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza, Seorang Anak Palestina Menderita Sakit yang Luar Biasa

Ket. Foto: Seorang Anak Palestina Menderita Sakit yang Luar Biasa Karena Terbakar Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza
Ket. Foto: Seorang Anak Palestina Menderita Sakit yang Luar Biasa Karena Terbakar Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Salah satu anak Palestina, Mahmoud Abdel Athim Al-Saafin, yang berusia 4 tahun menderita sakit yang luar biasa akibat serangan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di Jalur Gaza.

Menurut laporan, Mahmoud Abdel Athim Al-Saafin terbangun sambil menjerit kesakitan akibat luka bakar yang dideritanya dalam serangan penjajah Israel di sebuah sekolah tempat keluarganya berlindung di Jalur Gaza.

Hal tersebut disampaikan oleh ayah Mahmoud Abdel Athim Al-Saafin, Abdel Athim Al-Saafin.

Baca Juga:
Melakukan Ritual Keagamaan, Puluhan Pemukim Penjajah Israel Memasuki Beberapa Tempat Suci Umat Islam di Tepi Barat

Menurut laporan pada hari Selasa, tanggal 23 Juli 2024, adik perempuan Mahmoud Abdel Athim Al-Saafin yang berusia 2 tahun, Maysar, meninggal dalam serangan pada tanggal 14 Juli 2024, di Kamp Pengungsi Nuseirat.

“Tubuhnya terbakar sangat parah sehingga menyerupai ‘bongkahan batu bara’,” katanya.

Kedua sisi wajah Mahmoud Abdel Athim Al-Saafin terbakar dan kulitnya mentah serta merah muda dari kulit kepalanya hingga ke lehernya.

Baca Juga:
Melukai Banyak Orang, Militer Penjajah Israel Mengebom Sebuah Rumah di Kota Gaza dan Dilaporkan Menewaskan 4 Warga Palestina

Kedua kakinya dan salah satu lengannya diperban seluruhnya saat dia berbaring di tempat tidur di bangsal rumah sakit yang penuh sesak.

Dia kemudian duduk di tempat tidur sambil bersandar pada bantal merah muda dan tampak kesakitan saat ayahnya mengipasi luka-lukanya dengan sepotong kotak kardus.

Ayahnya mengungkapkan obat pereda nyeri yang diberikan kepada anaknya hanya bertahan beberapa jam sebelum efeknya hilang.

Baca Juga:
Perang Palestina, Dokter Kemanusiaan AS Sebut Tidak Ada Balita yang Ditembak 2 Kali Secara Tidak Sengaja oleh Penembak Jitu Penjajah Israel

“Kemudian kami memohon untuk disuntik diberi obat penenang atau obat pereda nyeri atau obat tidur agar anak itu dapat tidur,” ucapnya.

Ayah Mahmoud, Saafin, juga menerangkan serangan yang terjadi di tanggal 14 Juli 2024 lalu.

Dia menyampaikan dia telah membantu anak-anak yang terbakar oleh serangan rudal pertama saat serangan kedua mengakibatkan kehancuran besar-besaran.

Baca Juga:
Mengejutkan! Joe Biden Mundur dari Pencalonan Pilpres 2024 Setelah Insiden Penembakan Donald Trump, Ini Sosok yang Didukungnya untuk Maju

“Saat kami mulai mengeluarkan anak-anak kami dari bawah reruntuhan, kami mendapati mereka semua terbakar,” jelasnya.

Saafin menuturkan Mahmoud melihat jasad adiknya dan mengatakan ‘adikku terbakar, ayah’.

Militer penjajah Israel menolak mengomentari pernyataan ayah Mahmoud.

Baca Juga:
Lukai 11 Lainnya, 2 Serangan Terpisah Penjajah Israel di Selatan Khan Younis Dilaporkan Menewaskan Seorang Wanita dan 1 Gadis Palestina

Mereka menyatakan mereka melancarkan serangan untuk menargetkan para pejuang yang beroperasi di area sekolah itu dan mengambil tindakan pencegahan, termasuk menggunakan amunisi presisi untuk mengurangi korban sipil. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Mengenai Lututnya, Pasukan Penjajah Israel Melepaskan Tembakan kepada Seorang Pemuda Palestina di Pos Pemeriksaan Dekat Betlehem

Seorang pemuda Palestina ditembak oleh pasukan penjajah Israel di sebuah pos pemeriksaan militer di dekat Betlehem, Tepi Barat.

Dilindungi Polisi, Pemukim Penjajah Israel Melakukan Ritual Talmud di Kompleks Masjid Al Aqsa

Ritual Talmud dilaporkan dilakukan oleh pemukim penjajah Israel di kompleks Masjid Al Aqsa di bawah perlindungan polisi.

Tewaskan Sedikitnya 4 Orang, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Mengebom Sebuah Rumah di Jabalia Jalur Gaza Utara

Sebuah rumah di Jabalia yang berada di Jalur Gaza bagian utara dibom oleh militer penjajah Israel dan menewaskan sedikitnya 4 orang.

Menunjukkan Peningkatan, Jumlah Warga yang Meninggalkan Penjajah Israel Secara Permanen Dilaporkan Melonjak 285 Persen

Jumlah warga yang meninggalkan penjajah Israel secara permanen menunjukkan peningkatan, yakni melonjak 285 persen.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;