Sangat Prihatin, Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci Peringatkan Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa

Ket. Foto: Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa Diperingatkan oleh Otoritas Kristen Islam
Ket. Foto: Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa Diperingatkan oleh Otoritas Kristen Islam Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci telah memperingatkan mengenai unggahan media sosial milik kelompok Yahudi ekstremis yang menghasut para pemukim untuk menodai Masjid Al Aqsa secara massal.

Untuk menandai apa yang mereka sebut ‘pembobolan tembok Yerusalem’.

Hal tersebut dilaporkan oleh Pusat Informasi Palestina kemarin, tanggal 24 Juli 2024, waktu Palestina.

Baca Juga:
Dalam Jumlah Anak Palestina yang Dibunuh oleh Penjajah Israel di Tepi Barat Sejak Perang, UNICEF Mencatat Terjadi Peningkatan 250 Persen

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis sehari sebelumnya, tanggal 23 Juli 2024, Otoritas Kristen Islam menyampaikan sangat prihatin melihat peningkatan pelanggaran penjajah Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya di Masjid Al Aqsa dalam upaya untuk memaksanakan fakta baru.

“Dan mengubah status quo agama dan hukum di tempat suci Islam tersebut,” kata mereka.

Otoritas Kristen Islam mendesak warga Palestina untuk mengintensifkan kehadiran mereka di Masjid Al Aqsa untuk melindunginya dari rencana pembobolan massal oleh pemukim Yahudi.

Baca Juga:
Terbakar Akibat Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza, Seorang Anak Palestina Menderita Sakit yang Luar Biasa

Di sisi lain, Mohammad Shtayyeh, yang merupakan Mantan Perdana Menteri Palestina, telah mendesak negara-negara untuk mencabut kewarganegaraan pemukim penjajah Israel yang mempunyai kewarganegaraan ganda.

Shtayyeh mengimbau negara-negara ini untuk menuntut agar warga penjajah Israel yang tinggal di pemukiman ilegal di wilayah Palestina meninggalkan pemukiman itu atau kewarganergaan ganda mereka dicabut,

Menyusul tindakan internasional baru-baru ini terhadap beberapa pemukim teroris, Shtayyeh menekankan bahwa negara-negara ini harus menjelaskan dengan jelas kepada warga negara mereka dan warga negara ganda yang tinggak secara ilegal di oemukiman itu bahwa kehadiran mereka tidak sah dan melanggar hukum.

Baca Juga:
Melakukan Ritual Keagamaan, Puluhan Pemukim Penjajah Israel Memasuki Beberapa Tempat Suci Umat Islam di Tepi Barat

“Saya juga meminta kedutaan asing di Tel Aviv untuk tidak memproses dokumen apa pun atau memperbarui dokumen untuk para pemukim, karena koloni dan pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem tidak berada di bawah yurisdiksi geografis penjajah Israel,” ujarnya.

Dia juga menyoroti bahwa resolusi ICJ dan PBB menganggap wilayah Palestina sebagai wilayah pendudukan dan pemukiman disana ilegal. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Melukai Banyak Orang, Militer Penjajah Israel Mengebom Sebuah Rumah di Kota Gaza dan Dilaporkan Menewaskan 4 Warga Palestina

Sebuah rumah yang berada di Kota Gaza dibom oleh militer penjajah Israel dan mengakibatkan 4 orang meninggal, serta melukai banyak orang.

Perang Palestina, Dokter Kemanusiaan AS Sebut Tidak Ada Balita yang Ditembak 2 Kali Secara Tidak Sengaja oleh Penembak Jitu Penjajah Israel

Seorang dokter kemanusiaan AS mengisahkan tentang anak-anaka Palestina yang ditembak oleh penembak jitu penjajah Israel di Gaza.

Lukai 11 Lainnya, 2 Serangan Terpisah Penjajah Israel di Selatan Khan Younis Dilaporkan Menewaskan Seorang Wanita dan 1 Gadis Palestina

1 orang wanita dan 1 orang gadis Palestina dilaporkan terpisah dalam 2 serangan terpisah di Khan Younis, Jalur Gaza.

Mengenai Lututnya, Pasukan Penjajah Israel Melepaskan Tembakan kepada Seorang Pemuda Palestina di Pos Pemeriksaan Dekat Betlehem

Seorang pemuda Palestina ditembak oleh pasukan penjajah Israel di sebuah pos pemeriksaan militer di dekat Betlehem, Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;