Karena Kondisi Penahanan yang Buruk, Setidaknya Ada 7 Upaya Bunuh Diri yang Dilakukan Tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer Tepi Barat

Ket. Foto: Setidaknya Terdapat Upaya Bunuh Diri yang Dilakukan Tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer
Ket. Foto: Setidaknya Terdapat Upaya Bunuh Diri yang Dilakukan Tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan mengatakan setidaknya ada 7 upaya bunuh diri yang dilakukan oleh tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer, yang berada di dekat Ramallah di Tepi Barat.

Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan menyampaikan hal ini terjadi karena kondisi penahanan yang buruk, kebrutalan sipir dan juga kekurangan gizi, serta kelalaian medis.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, tanggal 28 Juli 2024, waktu Palestina, Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan menyebutkan praktik-praktik fasis di Penjara Ofer membuat para tahanan lebih memilih kematian daripada kehidupan.

Baca Juga:
Sebelumnya Tanggung Jawab Menkeu, Majelis Umum Knesset Penjajah Israel Setujui Pemindahan Otoritas Tanah kepada Menteri Keamanan Nasional

Seorang pengacara Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan mengonfirmasikan upaya bunuh diri itu setelah melakukan kunjungan ke Ofer pada tanggal 24 Juli 2024.

“Para tahanan menjadi sasaran pemukulan dan penyerangan,” katanya.

Dia menambahkan beberapa mengalami luka bakar di kulit akibat mandi dengan suhu yang sangat tinggi, yang dikontrol oleh administrasi penjara dari jarak jauh.

Baca Juga:
Melukai yang Lainnya, Setidaknya 10 Warga Palestina Meninggal dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza

Beberapa tahanan adalah pasien kanker dan sesi kemoterapi mereka dibatalkan.

Komisi juga menyampaikan banyak yang lainnya kehilangan berat badan karena kekurangan gizi, sementara kepadatan penghuni mengakibatkan penyebaran penyakit.

Sebelumnya, Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel, Itamar Ben-Gvir, yang juga bertanggung jawab atas penjara-penjara tempat warga Palestina ditahan, mengatakan kondisi para ‘teroris’ di penjara-penjara memang memburuk dan dia bangga akan hal tersebut.

Baca Juga:
Melarikan Diri dari Serangan Penjajah Israel di Khan Younis, Warga Palestina Kini Terpaksa Memilih Berlindung ke dalam Penjara

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar langsung dari penjajah Israel mengenai laporan itu.

Di sisi lain, Kepala Mossad, David Barnea, dilaporkan telah mengakhiri pertemuannya dengan para mediator di Roma.

Hal tersebut disampaikan oleh Kantor Perdana Menteri penjajah Israel menyampaikan dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:
Ditangkap pada Bulan Oktober 2023, Seorang Pemimpin Hamas di Tepi Barat Dikabarkan Meninggal dalam Tahanan Penjajah Israel

Para pihak membahas dokumen yang dikirim dari penjajah Israel yang meminta klarifikasi mengenai usulan perjanjian gencatan senjata Jalur Gaza.

“Dalam beberapa hari ke depan, negosiasi akan terus berlanjut terkait dengan isu-isu utama,” bunyi pernyataan tersebut. (*/Mey)

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Perempuan dan Anak-Anak, Militer Penjajah Israel Menangkap Sedikitnya 10 Orang dalam Penggerebekan di Tepi Barat

Sedikitnya 10 orang dikabarkan ditangkap oleh militer penjajah Israel dalam penggerebekan di Tepi Barat, termasuk perempuan dan anak-anak.

Bentrok dengan Pejuang Palestina di Jalur Gaza Selatan, 1 Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Meninggal dan 2 Lainnya Terluka

2 lainnya terluka dan 1 tentara penjajah Israel tewas dalam bentrokan yang terjadi di Jalur Gaza selatan dengan pejuang Palestina.

Sebelum Diizinkan Masuk ke Ambulans, Seorang Remaja Palestina Berusia 16 Tahun Ditembak di Kaki dan Ditangkap Pasukan Penjajah Israel

Seorang remaja Palestina dikabarkan ditembak di bagian kaki oleh pasukan penjajah Israel dan ditangkap sebelum diizinkan masuk ke ambulans.

Provokatif, Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Serukan Agar Masjid Al Aqsa Dibuka 24 Jam Setiap Hari untuk Doa Orang Yahudi

Pembukaan Masjid Al Aqsa selama 24 jam untuk doa orang Yahudi diserukan oleh Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel.

Sangat Prihatin, Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci Peringatkan Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa

Kemungkinan pembobolan Masjid Al Aqsa diperingatkan oleh Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;