Perang Palestina, Brigade Al Qassam dan Al Quds Akui Serangkaian Serangan terhadap Militer Penjajah Israel

Ket. Foto: Brigade Al Qassam dan Brigade Al Quds Mengakui Serangkaian Serangan terhadap Militer Penjajah Israel
Ket. Foto: Brigade Al Qassam dan Brigade Al Quds Mengakui Serangkaian Serangan terhadap Militer Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam, dab Jihad Islam Palestina, Brigade Al Quds, mengakui serangkaian serangan yang dilakukan terhadap militer penjajah Israel.

Brigade Al Qassam dan Brigade Al Quds mengungkapkan mereka menggunakan roket Rajoum jarak pendek 114 mm untuk menargetkan pusat komando penjajah Israel di Koridor Netzarim, yang didirikan oleh penjajah Israel selama perang untuk memisahkan Jalur Gaza bagian utara dari selatan.

Dalam keterangan kemarin, tanggal 28 Juli 2024, waktu setempat, Brigade Al Qassam dan Brigade Al Quds juga menargetkan sekelompok tentara yang berlokasi di selatan Kota Gaza.

Baca Juga:
Karena Kondisi Penahanan yang Buruk, Setidaknya Ada 7 Upaya Bunuh Diri yang Dilakukan Tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer Tepi Barat

Selain itu, juga menembak Kibbutz Nahal Oz dan pangkalan militer yang berdekatan di dekat Jalur Gaza bagian utara.

Kedua brigade itu juga mengebom Sderot, yang merupakan kota penjajah Israel terdekat dengan pagar pembatas Jalur Gaza, serta kota-kota lain yang dekat dengan daerah kantong pantai yang terkepung tersebut.

Juga menahan sekelompok tentara penjajah Israel yang menyerang bagian timur Khan Younis, yang berada di sebelah selatan Jalur Gaza.

Baca Juga:
Sebelumnya Tanggung Jawab Menkeu, Majelis Umum Knesset Penjajah Israel Setujui Pemindahan Otoritas Tanah kepada Menteri Keamanan Nasional

Kedua brigade juga menembaki sekelompok tentara yang menyerbu Bani Suheila, di sebelah timur Khan Younis.

Selain itu, menjadi sasaran tembakan senapan mesin terhadap helikopter militer yang terbang rendah di daerah az-Zanna, di sebelah timur Khan Younis.

Para pejuang juga menembakkan senjata anti personel ke sekelompok tentara yang ditempatkan di dalam sebuah rumah di Tal al-Hawa, di sebelah selatan Kota Gaza.

Baca Juga:
Melukai yang Lainnya, Setidaknya 10 Warga Palestina Meninggal dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza

Lebih lanjut, menargetkan pengangkut personel militer dengan roket Yasin-105 juga di lingkungan Tal al-Hawa.

Selain itu, kelompok tentara yang ditembaki di Juhor ad-Dik di Jalur Gaza bagian tengah.

Di sisi lain, Benjamin Netanyahu dikabarkan menolak izin anak-anak Jalur Gaza ke Uni Emirat Arab untuk berobat.

Baca Juga:
Melarikan Diri dari Serangan Penjajah Israel di Khan Younis, Warga Palestina Kini Terpaksa Memilih Berlindung ke dalam Penjara

Penjajah Israel sebelumnya telah memberikan persetujuan untuk mengizinkan 150 anak sakit kritis dari Jalur Gaza untuk menerima perawatan di Uni Emirat Arab.

Namun, setelah insiden di Majdal Shams, Netanyahu menangguhkan keputusan ini.

“Anak-anak itu seharusnya berangkat besok melalui penyeberangan Karem Abu Salem penjajah Israel,” ujar Tania Hary, yang merupakan direktur eksekutif di Gisha-Legal Center of Freedom of Movement, kemarin, 28 Juli 2024, waktu setempat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Ditangkap pada Bulan Oktober 2023, Seorang Pemimpin Hamas di Tepi Barat Dikabarkan Meninggal dalam Tahanan Penjajah Israel

Seorang pemimpin Hamas bernama Mustafa Muhammad Abu Ara yang ditangkap pada bulan Oktober 2023 meninggal dalam tahanan penjajah Israel.

Termasuk Perempuan dan Anak-Anak, Militer Penjajah Israel Menangkap Sedikitnya 10 Orang dalam Penggerebekan di Tepi Barat

Sedikitnya 10 orang dikabarkan ditangkap oleh militer penjajah Israel dalam penggerebekan di Tepi Barat, termasuk perempuan dan anak-anak.

Bentrok dengan Pejuang Palestina di Jalur Gaza Selatan, 1 Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Meninggal dan 2 Lainnya Terluka

2 lainnya terluka dan 1 tentara penjajah Israel tewas dalam bentrokan yang terjadi di Jalur Gaza selatan dengan pejuang Palestina.

Sebelum Diizinkan Masuk ke Ambulans, Seorang Remaja Palestina Berusia 16 Tahun Ditembak di Kaki dan Ditangkap Pasukan Penjajah Israel

Seorang remaja Palestina dikabarkan ditembak di bagian kaki oleh pasukan penjajah Israel dan ditangkap sebelum diizinkan masuk ke ambulans.

Provokatif, Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Serukan Agar Masjid Al Aqsa Dibuka 24 Jam Setiap Hari untuk Doa Orang Yahudi

Pembukaan Masjid Al Aqsa selama 24 jam untuk doa orang Yahudi diserukan oleh Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;