Kembali Dilakukan, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Penggerebekan dan Penangkapan di Wilayah Tepi Barat

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Melakukan Penggerebekan dan Penangkapan di Wilayah Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Melakukan Penggerebekan dan Penangkapan di Wilayah Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer penjajah Israel dikabarkan melakukan penggerebekan dan penangkapan di wilayah Tepi Barat.

Militer penjajah Israel telah menangkap seorang pria Palestina dari kota Yamoun, yang berada di sebelah barat Jenin, Tepi Barat, dalam peristiwa yang terjadi pada hari Senin, tanggal 29 Juli 2024.

Militer penjajah Israel memanggilnya untuk alasan yang tidak diketahui untuk bertemu agen intelijen di kamp Salem, yang berada di sebelah barat Jenin.

Baca Juga:
Di Tengah Pembatasan Ketat terhadap Masuknya Jemaah Muslim, Puluhan Pemukim Yahudi Ekstremis Menodai Halaman Masjid Al Aqsa

Pasukan penjajah Israel juga menyerbu Desa Beit Duqqu, di sebelah barat laut Yerusalem, serta menggerebek rumah seorang pria sebelum menangkapnya.

Media lokal mengatakan pasukan penjajah Israel telah menangkap seorang pria ketiga dari kamp Jenin saat dia melewati pos pemeriksaan Jericho.

Serangan penjajah Israel juga dilaporkan terjadi di tempat lain di Tepi Barat, yaitu kota Burqa di sebelah utara Nablus, kota Tuqu di tenggara Betlehem, Wadi al-Samn di sebelah selatan Hebron dan kota Beit Ummar di utara Hebron, serta bentrokan telah meletus antara pasukan penjajah Israel dan pejuang Palestina di kota Fahma.

Baca Juga:
Lakukan 2 Serangan Udara Terpisah di Khan Younis, Seorang Bayi Perempuan Berusia 4 Bulan Termasuk di antara 15 Korban yang Tewas

Juga di Araba, Kafr Ra’I dan Jalboun di Provinsi Jenin, Tepi Barat.

Di sisi lain, senator Amerika Serikat, Lindsey Graham, dikabarkan menjadi pembicara di konferensi Christians United for Israel di Washington DC, dimana dia mengatakan akan terus memblokir pendanaan Amerika Serikat untuk UNRWA.

“Tidak satu sen pun dari uang kalian akan masuk ke organisasi ini selama saya masih di Senat AS, tidak satu sen pun,” ujarnya disambut tepuk tangan dari hadirin.

Baca Juga:
Perang Palestina, Brigade Al Qassam dan Al Quds Akui Serangkaian Serangan terhadap Militer Penjajah Israel

Pembicara lain di konferensi yang terjadi pada hari Senin malam, tanggal 29 Juli 2024, waktu setempat, termasuk Pendeta John Hagee, pendiri Christians United for Israel atau CUFI yang menyebut dirinya sebagai organisasi Zionis Kristen paling besar di Amerika Serikat dengan lebih dari 10 juta anggota. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Karena Kondisi Penahanan yang Buruk, Setidaknya Ada 7 Upaya Bunuh Diri yang Dilakukan Tahanan Palestina di Penjara Militer Ofer Tepi Barat

Setidaknya ada 7 upaya bunuh diri yang dilakukan oleh para tahanan Palestina karena kondisi penahanan yang buruk di Penjara Militer Ofer.

Sebelumnya Tanggung Jawab Menkeu, Majelis Umum Knesset Penjajah Israel Setujui Pemindahan Otoritas Tanah kepada Menteri Keamanan Nasional

Pemindahan Otoritas Tanah kepada Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, disetujui oleh Majelis Umum Knesset penjajah Israel.

Melukai yang Lainnya, Setidaknya 10 Warga Palestina Meninggal dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza

Dalam serangkaian serangan udara penjajah Israel di Jalur Gaza, setidaknya 10 warga Palestina meninggal dan juga melukai yang lainnya.

Melarikan Diri dari Serangan Penjajah Israel di Khan Younis, Warga Palestina Kini Terpaksa Memilih Berlindung ke dalam Penjara

Penjara kini menjadi pilihan warga Palestina untuk menjadi tempat perlindungan setelah mereka melarikan diri dari serangan di Khan Younis.

Ditangkap pada Bulan Oktober 2023, Seorang Pemimpin Hamas di Tepi Barat Dikabarkan Meninggal dalam Tahanan Penjajah Israel

Seorang pemimpin Hamas bernama Mustafa Muhammad Abu Ara yang ditangkap pada bulan Oktober 2023 meninggal dalam tahanan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;