Terjadi Saat Orang-Orang sedang Melaksanakan Salat Subuh, Lebih dari 100 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah

Ket. Foto: Lebih dari 100 Warga Palestina Meninggal dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah yang Terjadi Saat Orang-Orang sedang Melaksanakan Salat Subuh
Ket. Foto: Lebih dari 100 Warga Palestina Meninggal dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah yang Terjadi Saat Orang-Orang sedang Melaksanakan Salat Subuh Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, lebih dari 100 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan penjajah Israel terhadap sebuah sekolah yang melindungi orang-orang terlantar di Kota Gaza.

Badan Pertahanan Sipil Gaza mengatakan 3 bom penjajah Israel menghantam Sekolah al-Tabin, yang terletak di Distrik Daraj.

Badan Pertahanan Sipil Gaza juga menggambarkannya sebagai pembantaian yang mengerikan.

Baca Juga:
Serbu Kota Dura Saat Fajar, Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Meledakkan Rumah Warga Palestina yang Terbunuh di Tepi Barat

Perempuan, anak-anak dan juga orang tua dikabarkan termasuk di antara korban yang tewas dan jumlah korban diperkirakan akan bertambah.

Serangan tersebut terjadi saat orang-orang sedang melaksanakan salat subuh dan memicu kebakaran yang membakar habis gedung itu.

“Tentara penjajah Israel menggunakan 3 bom seberat masing-masing 2.000 pon atau 907 kilogram dalam serangannya,” kata Ismail al-Thawabta, yang merupakan Kepala Kantor Media Pemerintah Gaza.

Baca Juga:
Terjadi Dekat Deir el-Balah, Seorang Staf Palestina dari Kelompok Bantuan World Central Kitchen Dilaporkan Tewas di Jalur Gaza

Dia melanjutkan penjajah Israel menyadari keberadaan orang-orang terlantar di dalam sekolah itu.

Militer penjajah Israel menyampaikan angkatan udaranya menyerang ‘pusat komando dan kontrol’ yang berfungsi sebagai tempat persembunyian untuk teroris dan komandan Hamas’.

Tanpa memberikan bukti, dalam pernyataan terpisah, militer penjajah Israel mengatakan mereka mempunyai informasi intelijen yang menunjukkan ada 20 pejuang Hamas dan Jihad Islam, termasuk komandan senior, yang beroperasi dari sekolah tersebut.

Baca Juga:
Dengan Dalih Dibangun Tanpa Izin yang Diperlukan, Penjajah Israel Memaksa Sebuah Keluarga Palestina untuk Menghancurkan Rumah Mereka Sendiri di Kota Az-Za’ayyem

Laporan tersebut juga menyatakan angka korban sipil yang diberikan oleh otoritas Palestina ‘dibesar-besarkan’.

Serangan yang terjadi pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus 2024, waktu Palestina merupakan insiden keempat dalam seminggu.

Penjajah Israel belum memberikan bukti untuk membuktikan klaimnya bahwa sekolah digunakan oleh Hamas.

Baca Juga:
Melarang Pemutaran Film Pendek oleh Seniman dari Gaza, Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Pusat Kebudayaan Yabous di Yerusalem Timur

Hamas membantah tuduhan penjajah Israel bahwa mereka beroperasi dari fasilitas sipil seperti sekolah dan juga rumah sakit.

Dalam sebuah penyataan menyusul serangan tersebut, Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan tentara pendudukan langsung membombardir orang-orang yang mengungsi saat mereka sedang melaksanakan salat subuh.

“Dan ini mengakibatkan jumlah korban tewas meningkat pesat,” ucap mereka.

Baca Juga:
Tempat Berlindung untuk Lebih dari 10 Keluarga Palestina, Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan dan Menyita Sejumlah Tenda di Desa Birin Tepi Barat

Juru Bicara Badan Pertahanan Sipil, Mahmoud Basal, mengatakan area sekolah dipenuhi mayat dan potongan tubuh.

“Sangat sulit untuk paramedis untuk mengidentifikasi mayat utuh. Ada lengan disini, kaki disana. Mayat tercabik-cabik,” ungkapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Serbu Qalqilya di Tepi Barat, Setidaknya 2 Warga Palestina Terluka Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel

Dalam penyerbuan ke Qalqilya, Tepi Barat, setidaknya 2 warga Palestina terluka akibat tembakan pasukan penjajah Israel.

Tewaskan 1 Orang, Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Lakukan Serangan terhadap Sebuah Sepeda Motor yang Melaju di Jalan Salah al-Din

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel terhadap sebuah sepeda motor yang sedang melaju di Jalan Salah al-Din menewaskan 1 orang.

2 Lainnya Terluka, 2 Orang Dikabarkan Tewas dalam Serangan Penusukan di Dekat Tel Aviv

Dalam serangan penusukan yang terjadi di dekat Tel Aviv, penjajah Israel, 2 orang dikabarkan meninggal dan 2 lainnya terluka.

Sebabkan 6 Warga Palestina Terluka, Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Menyerang Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat

Penduduk Desa al-Mughayyir di Tepi Barat dikabarkan diserang oleh pemukim penjajah Israel dan menyebabkan 6 warga Palestina terluka.

Targetkan 2 Kendaraan, Setidaknya 9 Warga Palestina Dilaporkan Meninggal dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Tepi Barat

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di Tepi Barat dikabarkan menyebabkan setidaknya 9 warga Palestina meninggal.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;