Tidak Menimbulkan Kerusakan atau Korban Jiwa, Tentara Penjajah Israel Laporkan 2 Roket Ditembakkan dari Gaza ke Sderot

Ket. Foto: 2 Roket, Dilaporkan Tentara Penjajah Israel, Ditembakkan dari Jalur Gaza ke Sderot
Ket. Foto: 2 Roket, Dilaporkan Tentara Penjajah Israel, Ditembakkan dari Jalur Gaza ke Sderot Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel menyampaikan 2 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke arah kota selatan Sderot.

Pernyataan tentara penjajah Israel pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2024, mencatat bahwa sebuah roket dicegah oleh pertahanan udara tentara.

Sementara roket yang lainnya mendarat di area terbuka di penjajah Israel.

Baca Juga:
Kepala Shin Bet Peringatkan Serangan Pemukim Yahudi dan Menteri Ben-Gvir di Kompleks Masjid Al Aqsa Sebabkan Kerusakan Tak Terlukiskan untuk Penjajah Israel

Dilaporkan tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.

“Sirine meraung di Sderot dan daerah sekitarnya untuk pertama kalinya dalam 3 minggu karena tembakan roket,” kata harian penjajah Israel.

Sayap bersenjata Jihad Islam, Brigade Al Quds, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menembakkan roket ke arah pemukiman penjajah Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

Baca Juga:
Timbulkan Sejumlah Korban Tewas dan Terluka, Pasukan Penjajah Israel Lakukan Beberapa Serangan Militer di Jalur Gaza

Pada tanggal 3 Agustus 2024, tentara penjajah Israel menyebutkan 3 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke arah penjajah Israel selatan, mengklaim bahwa 1 roket dicegat dan 2 lainnya mengenai area terbuka.

Di sisi lain, seorang mantan tawanan penjajah Israel di Jalur Gaza, Noa Argamani, membantah laporan yang menunjukkan bahwa dia telah dipukuli dan rambutnya dipotong saat dalam tahanan.

Dalam unggahan Instagramnya pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2024, Noa Argamani menyatakan dia tidak dapat mengabaikan apa yang terjadi di media disini dalam 24 jam terakhir, semuanya di luar konteks.

Baca Juga:
3 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel terhadap Sebuah Rumah di Kamp Pengungsi Tulkarem Tepi Barat

“Mereka (Palestina) tidak memukuli saya dan tidak memotong rambut saya,” ujarnya.

Dia melanjutkan dia berada di sebuah gedung (di Jalur Gaza) yang diledakkan oleh Angkatan Udara penjajah Israel.

Dia menyatakan kata-katanya yang sebenarnya adalah sebagai berikut: ‘Akhir pekan ini, setelah penembakan, seperti yang saya katakan, kepala saya terluka dan seluruh tubuh saya terbentur. Saya tegaskan, mereka (Palestina) tidak memukul saya, tapi saya terluka di sekujur tubuh sebab tertimpa bangunan yang runtuh’.

Baca Juga:
Timbulkan Korban dari Pihak Tentara Penjajah Israel di Gaza Selatan, Brigade Al Qassam Sebut Pejuangnya Berhasil Meledakkan 2 Alat Peledak Rakitan

Dia menambahkan, merujuk pada dimulainya permusuhan tahun lalu, sebagai korban 7 Oktober, dia tidak akan membiarkan dirinya menjadi korban media lagi.

Dia menyampaikan media penjajah Israel salah menafsirkan kesaksiannya, mengklaim bahwa dia telah dipukuli dan rambutnya dipotong saat ditawan di Jalur Gaza, (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Seorang Wanita dan Anaknya, Setidaknya 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza

Setidaknya 23 warga Palestina meninggal, termasuk seorang wanita dan anaknya, dalam serangan baru penjajah Israel di Jalur Gaza.

Kutuk Kekerasan Penjajah Israel, Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Ungkap Hampir 130 Orang Telah Tewas Setiap Hari di Gaza Sejak 7 Oktober 2023

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM menyampaikan rata-rata, sekitar 130 orang meninggal setiap hari di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Dengan Segala Cara, Mahmoud Abbas Sebut AS Menghalangi Keputusan yang Bertujuan untuk Memperoleh Pengakuan Internasional untuk Palestina

Presiden Otoritas Palestina mengatakan AS menghalangi keputusan yang bertujuan untuk mendapatkan pengakuan internasional untuk Palestina.

Berada Dekat Betlehem, Sekelompok Pemukim Yahudi Dilaporkan Membakar Puluhan Pohon Zaitun di Khalil Al-Lawz

Puluhan pohon zaitun di Khalil Al-Lawz, dekat Betlehem, dikabarkan dibakar oleh sekelompok pemukim Yahudi.

Terjadi di Rafah, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati 2 Petugas Pemadam Kebakaran Palestina

2 petugas pemadam kebakaran Palestina dilaporkan ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;