Kepala Shin Bet Peringatkan Serangan Pemukim Yahudi dan Menteri Ben-Gvir di Kompleks Masjid Al Aqsa Sebabkan Kerusakan Tak Terlukiskan untuk Penjajah Israel

Ket. Foto: Kepala Shin Bet, Ronen Bar, Memperingatkan Serangan yang Dilakukan Menteri Ben-Gvir dan Pemukim Yahudi di Kompleks Masjid Al Aqsa Menyebabkan Kerusakan yang Tak Terlukiskan untuk Penjajah Israel
Ket. Foto: Kepala Shin Bet, Ronen Bar, Memperingatkan Serangan yang Dilakukan Menteri Ben-Gvir dan Pemukim Yahudi di Kompleks Masjid Al Aqsa Menyebabkan Kerusakan yang Tak Terlukiskan untuk Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Ronen Bar, yang merupakan Kepala Badan Intelijen Domestik penjajah Israel, Shin Bet, mengeluarkan surat kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Surat tersebut memperingatkan bahwa serangan oleh pemukim Yahudi dan Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, di kompleks Masjid Al Aqsa menyebabkan ‘kerusakan yang tak terlukiskan’ untuk penjajah Israel.

Surat itu mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam Ronen Bar sebagai pejabat keamanan terhadap beberapa menteri utama penjajah Israel.

Baca Juga:
Timbulkan Sejumlah Korban Tewas dan Terluka, Pasukan Penjajah Israel Lakukan Beberapa Serangan Militer di Jalur Gaza

Dia menggambarkan kelompok pemukim Yahudi radikal yang dikenal sebagai ‘Hilltop Youths’, yang didukung oleh pemerintah penjajah Israel sebagai kelompok yang ‘telah lama menjadi sarang kekerasan terhadap warga Palestina’.

Ronen Bar menunjukkan bahwa para pemukim ini menjadi berani karena perlakuan yang lunak dan juga ‘rasa dukungan rahasia’ dari polisi dibawah kepemimpinan Ben-Gvir yang berhaluan kanan ekstrem.

Dia menyampaikan hilangnya rasa takut terhadap penahanan administratif karena kondisi yang mereka alami di penjara dan uang yang diberikan kepada mereka saat dibebaskan oleh anggota Knesset, bersama dengan legitimasi dan pujian, di samping delegitimasi pasukan keamanan, berkontribusi terhadap kelanjutan fenomena ini.

Baca Juga:
3 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel terhadap Sebuah Rumah di Kamp Pengungsi Tulkarem Tepi Barat

Bar menekankan solusinya tidak terletak pada Shin Bet, namun memerlukan tindakan dari para pemimpin negara.

“Kerusakan yang dialami penjajah Israel, khususnya sekarang dan sebagian besar pemukim, tidak dapat dijelaskan: delegitimasi global, bahkan di antara sekutu terbesar kita,” tulisnya.

Dia menambahkan menipisnya personel IDF yang telah berjuang keras untuk menjalankan semua misinya dan yang tidak dimaksudkan untuk menangani hal ini; serangan dendam yang memicu front lain dalam perang multi-front yang sedang ‘kita hadapi’.

Baca Juga:
Timbulkan Korban dari Pihak Tentara Penjajah Israel di Gaza Selatan, Brigade Al Qassam Sebut Pejuangnya Berhasil Meledakkan 2 Alat Peledak Rakitan

Bar melanjutkan juga menempatkan lebih banyak pemain dalam siklus teror; jalan yang licin menuju perasaan kurangnya pemerintahan; hambatan lain untuk menciptakan aliansi lokal yang ‘kita’ butuhkan untuk melawan poros Syiah; dan yang terpenting, noda besar pada Yudaisme dan ‘kita’ semua. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Seorang Wanita dan Anaknya, Setidaknya 23 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Baru Penjajah Israel di Jalur Gaza

Setidaknya 23 warga Palestina meninggal, termasuk seorang wanita dan anaknya, dalam serangan baru penjajah Israel di Jalur Gaza.

Kutuk Kekerasan Penjajah Israel, Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Ungkap Hampir 130 Orang Telah Tewas Setiap Hari di Gaza Sejak 7 Oktober 2023

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM menyampaikan rata-rata, sekitar 130 orang meninggal setiap hari di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Dengan Segala Cara, Mahmoud Abbas Sebut AS Menghalangi Keputusan yang Bertujuan untuk Memperoleh Pengakuan Internasional untuk Palestina

Presiden Otoritas Palestina mengatakan AS menghalangi keputusan yang bertujuan untuk mendapatkan pengakuan internasional untuk Palestina.

Berada Dekat Betlehem, Sekelompok Pemukim Yahudi Dilaporkan Membakar Puluhan Pohon Zaitun di Khalil Al-Lawz

Puluhan pohon zaitun di Khalil Al-Lawz, dekat Betlehem, dikabarkan dibakar oleh sekelompok pemukim Yahudi.

Terjadi di Rafah, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati 2 Petugas Pemadam Kebakaran Palestina

2 petugas pemadam kebakaran Palestina dilaporkan ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;