Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Aktivis Internasional di Qusra Tepi Barat

Ket. Foto: Aktivis Internasional Diserang Pemukim Penjajah Israel di Qusra Tepi Barat
Ket. Foto: Aktivis Internasional Diserang Pemukim Penjajah Israel di Qusra Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 2 aktivis internasional terluka saat pemukim penjajah Israel menyerang mereka di kota Qusra, sebelah selatan Nablus, di wilayah utara Tepi Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 4 September 2024, waktu Palestina.

Juru Bicara Bulan Sabit Merah Palestina, Ahmed Jibril, mengatakan petugas ambulans membawa para aktivis internasional itu ke rumah sakit setelah serangan itu.

Baca Juga:
Seorang Gadis Palestina yang Terbunuh di Jenin Ditembak Mati oleh Penembak Jitu Penjajah Israel saat Melihat ke Luar Jendela Rumah

Korban penyerangan diidentifikasi sebagai seorang pemuda berusia 22 tahun dan juga seorang wanita yang menderita patah tangan akibat serangan itu.

“Para pemukim ilegal menyerang lahan pertanian milik warga Palestina di Qusra, Tepi Barat, dan menyerang penduduk dan juga aktivis solidaritas internasional,” ujarnya.

Perkelahian terjadi antara para pemukim dan penduduk, yang lalu diintervensi oleh tentara penjajah Israel.

Baca Juga:
4 Wartawan Palestina Dilaporkan Terluka oleh Tembakan Tentara Penjajah Israel di Kafr Dan Tepi Barat

Di sisi lain, polisi Jerman telah menembak mati seorang pria dalam baku tembak di dekat Konsulat penjajah Israel dan sebuah museum sejarah Nazi di Munich pada hari Kamis, tanggal 5 September 2024.

Pengumuman itu disampaikan oleh Joachim Herrmann, yang merupakan Menteri Dalam Negeri negara bagian.

Kepada wartawan, dia menyampaikan berkat campur tangan polisi, pelaku berhasil dihentikan.

Baca Juga:
Dengan Dalih Dibangun Tanpa Izin, Tentara Penjajah Israel Menghancurkan 2 Rumah Palestina di Az-Zawiya Tepi Barat

“Pria tersebut mempunyai senjata laras panjang yang ternyata merupakan senapan tua,” kata seorang juru bicara polisi di ibu kota negara bagian Bavaria.

Peristiwa itu terjadi pada peringatan serangan tahun 1972 di Olimpiade Munich, dimana sekelompok warga Palestina menewaskan 11 atlet penjajah Israel.

Motif pelaku penembakan belum diketahui, tetapi Hermann menyampaikan polisi akan mencoba mengklarifikasi apakah kejadian tersebut ada kaitannya dengan peringatan itu.

Baca Juga:
Seorang Tentara Cadangan Penjajah Israel Ditangkap Karena Berusaha Membunuh Seorang Pejalan Kaki Palestina di Tel Aviv

“Konsulat ditutup pada hari Kamis untuk memperingati pembantaian itu,” ucap Kementerian Luar Negeri penjajah Israel.

Kementerian Luar Negeri penjajah Israel juga mengonfirmasi bahwa tidak ada anggota konsulat yang terluka dalam insiden itu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tim Medis Indonesia Dilaporkan Telah Bergabung dengan RS Lapangan UEA di Jalur Gaza

Tim medis Indonesia dikabarkan telah bergabung dengan Rumah Sakit Lapangan Terpadu Uni Emirat Arab di Jalur Gaza.

Tentara Penjajah Israel Lancarkan Serangan Udara terhadap Sekelompok Orang yang Membeli Roti di Dekat Tempat Penampungan Pengungsi

Serangan udara dilancarkan oleh tentara penjajah Israel terhadap sekelompok orang yang membeli roti di dekat tempat penampungan.

Targetkan Daerah Sekitar RS Baptis Al-Ahli di Kota Gaza, Beberapa Warga Palestina Dilaporkan Tewas dan Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel

Beberapa warga Palestina tewas dan terluka dalam serangan udara yang menargetkan daerah sekitar RS Baptis Al-Ahli, Kota Gaza.

Viral di Media Sosial! Aksi Sekelompok Pekerja Migran Indonesia di Jepang Kian Meresahkan, Bentuk Geng dan Bikin Keributan di Tempat Umum

Aksi geng Pemulih Harga Diri di Jepang membuat resah. Tindakan mereka yang mengganggu ketertiban mendadak viral di medsos.

Berpotensi Mengganggu Layanan Dialisis Ginjal untuk Pasien, Tentara Penjajah Israel Memblokir Truk Air untuk Mencapai RS Pemerintah Jenin

Tentara penjajah Israel dilaporkan melakukan pemblokiran terhadap truk air untuk mencapai Rumah Sakit Pemerintah Jenin.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;