Setidaknya 19 Orang Tewas dan Banyak yang Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Zona Aman al-Mawasi di Jalur Gaza Selatan

Ket. Foto: 19 Orang Meninggal dan Banyak Warga Palestina yang Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Zona Aman al-Mawasi
Ket. Foto: 19 Orang Meninggal dan Banyak Warga Palestina yang Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Zona Aman al-Mawasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut para pejabat, setidaknya 19 orang meninggal dan banyak yang terluka dalam serangan penjajah Israel terhadap zona aman al-Mawasi di Jalur Gaza selatan.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jenazah para korban yang telah ditemukan sejauh ini telah tiba di rumah sakit setelah serangan rudal terhadap kamp tenda di daerah al-Mawasi, Khan Younis, tempat warga Palestina berlindung, pada hari Selasa pagi, tanggal 10 September 2024.

Serangan penjajah Israel sering kali menghantam daerah-daerah yang sebelumnya menjadi tempat pengungsian warga sipil oleh militernya.

Baca Juga:
Bayi Palestina Dilaporkan Meninggal Karena Ketakutan Setelah Serangan Udara Penjajah Israel

Sebelumnya, pada hari yang sama, Kantor Media Pemerintah di Jalur Gaza serta otoritas pertahanan sipil telah melaporkan bahwa sedikitnya 40 orang meninggal dan lebih dari 60 orang terluka dalam serangan tersebut dan banyak juga yang hilang.

Pernyataan Kementerian Kesehatan seraya melaporkan jumlah korban yang meninggal lebih rendah menyampaikan sejumlah korban masih tertimbun reruntuhan, tertimbun pasir, dan berada di jalanan.

“Ambulans dan petugas pertahanan sipil belum dapat menjangkau dan menyelamatkan mereka,” kata mereka.

Baca Juga:
Pemerintah Daerah Yerusalem Memperingatkan Masjid Al Aqsa dalam Bahaya dan Dunia Harus Campur Tangan Sebelum Terlambat

Kementerian Kesehatan menambahkan mereka juga belum mencapai rumah sakit.

Militer penjajah Israel membantah angka asli yang dilaporkan dan menyatakan bahwa serangan tersebut, yang menurut para saksi melibatkan sedikitnya 4 serangan rudal, menargetkan pusat komando Hamas.

Hamas mencapnya sebagai kebohongan terang-terangan.

Baca Juga:
Seorang Pemukim Yahudi Bersenjata Dilaporkan Menyerang Anak-Anak Palestina pada Hari Pertama Kembali ke Sekolah

Al-Mawasi telah dipenuhi warga Palestina yang tidur di tenda-tenda sejak tentara penjajah Israel menetapkan wilayah pesisir itu sebagai zona aman selama invasi daratnya ke Khan Younis dan Rafah di dekatnya.

“Kami menemukan kawah sedalam 9 meter (30 kaki) di kamp tenda itu,” ucap tim penyelamat yang mencari korban selamat.

Para saksi menggambarkan suasana kacau di daerah itu dengan api menyala sementara pesawat pengintai penjajah Israel berputar-putar di atas kepala.

Baca Juga:
Targetkan Sekolah Tempat Penampungan di Kota Gaza Utara, 4 Warga Palestina Tewas dan 20 Lainnya Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel

Attaf al-Shaar, yang merupakan salah seorang saksi mata, menyampaikan orang-orang itu terkubur di pasir.

“Mereka ditemukan dalam bentuk potongan tubuh,” ungkapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Bersama dengan Keluarganya, Wakil Direktur Pertahanan Sipil Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel

Pasukan penjajah Israel, Kolonel Abu Al-Abd Morsi, membunuh wakil direktur pertahanan sipil di Jalur Gaza bersama keluarganya.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Memutilasi Tubuh Seorang Remaja Palestina Setelah Membunuhnya di Tepi Barat

Tubuh seorang remaja Palestina dimutilasi oleh pasukan penjajah Israel setelah sebelumnya membunuhnya di kota Tubas, Tepi Barat.

Menyebutnya Sebagai Seorang Pembunuh, Sekelompok Warga Penjajah Israel Mengusir Menteri Keamanan Nasional dari Sebuah Pantai di Tel Aviv

Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel diusir oleh sekelompok warga penjajah Israel dari sebuah pantai di Tel Aviv.

Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Melarang Delegasi Menteri Palestina Mengunjungi Jenin Tepi Barat

Delegasi Menteri Palestina dilaporkan dilarang oleh tentara penjajah Israel mengunjungi Jenin, Tepi Barat.

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Aktivis Internasional di Qusra Tepi Barat

Aktivis internasional diserang oleh pemukim penjajah Israel di Qusra, Tepi Barat, dan mengalami luka-luka serta dibawa ke rumah sakit.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;