Serbu Sebuah Toko Penukaran Uang di Hebron Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Menyita Hampir 1 Juta Shekel dalam Bentuk Tunai

Ket. Foto: Hampir 1 Juta Shekel Disita Pasukan Penjajah Israel dari Sebuah Toko Penukaran Uang di Hebron Tepi Barat
Ket. Foto: Hampir 1 Juta Shekel Disita Pasukan Penjajah Israel dari Sebuah Toko Penukaran Uang di Hebron Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan pendudukan penjajah Israel menyerbu sebuah toko penukaran uang di Hebron, Tepi Barat dan menyita hampir 1 juta shekel atau 265.000 USD dalam bentuk tunai.

Menurut tentara pendudukan penjajah Israel, uang itu diduga dimaksudkan untuk membiayai perlawanan, komputer dan telepon seluler juga disita.

Pasukan pendudukan penjajah Israel diketahui telah menjarah sejumlah bank dan toko penukaran mata uang selama kampanye pengeboman mereka di Jalur Gaza dan keluarga-keluarga di Tepi Barat yang rumahnya digeledah oleh pasukan penjajah Israel melaporkan barang-barang pribadi mereka dijarah termasuk uang tunai dan emas.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Bom Sekolah yang Dijadikan Tempat Perlindungan di Gaza, Sedikitnya 18 Orang Tewas termasuk 6 Staf UNRWA

Penjajah Israel secara teratur mengklaim dana dan peralatan digunakan untuk mendukung faksi perlawanan tetapi tidak dapat memberikan bukti atas klaim mereka.

Pada hari Rabu, tanggal 11 September 2024, Belgia mengatakan pihaknya mengirim lebih dari 500 tenda ke Jalur Gaza.

“Belgia mengirimkan 511 tenda ke Jalur Gaza, diangkut dengan pesawat Belgium Defence A400M dari bandara militer Melsbroek sebagai bagian dari misi B-FAST untuk mengatasi kebutuhan warga sipil yang mendesak,” kata Kementerian Luar Negeri pada X.

Baca Juga:
Pemukim Yahudi Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Seorang Warga Palestina Lansia setelah Menculiknya selama Beberapa Jam di Tepi Barat

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Kanada, Melanie Joly, mengumumkan Kanada telah menghentikan sekitar 30 izin ekspor senjata ke penjajah Israel, termasuk kesepakatan antara anak perusahaan Kanada dari perusahaan Amerika Serikat dan pemerintah AS.

Joly juga menyampaikan dia telah mulai meninjau ulang kontrak antara pemasok senjata Kanada dan penjajah Israel bersama dengan negara-negara lain.

“Setelah itu, saya menangguhkan sekitar 30 izin yang dimiliki oleh perusahaan Kanada,” ucapnya.

Baca Juga:
Dalam Perjalanannya ke Gaza Utara, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menghentikan Konvoi PBB selama Lebih dari 8 Jam

Dia lebih lanjut menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengizinkan amunisi buatan Kanada yang diproduksi oleh divisi Kanada dari General Dynamics yang berpusat di Amerika Serikat untuk dijual atau ditransfer melalui negara pihak ketiga untuk dijual kembali ke penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Setidaknya 19 Orang Tewas dan Banyak yang Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Zona Aman al-Mawasi di Jalur Gaza Selatan

Dalam serangan penjajah Israel terhadap zona aman al-Mawasi, setidaknya 19 orang dilaporkan tewas dan banyak yang terluka.

Bayi Palestina Dilaporkan Meninggal Karena Ketakutan Setelah Serangan Udara Penjajah Israel

Seorang bayi Palestina bernama Nada Kabaja meninggal karena ketakutan setelah serangan udara di dekat rumahnya.

Pemerintah Daerah Yerusalem Memperingatkan Masjid Al Aqsa dalam Bahaya dan Dunia Harus Campur Tangan Sebelum Terlambat

Peringatan disampaikan oleh Pemda Yerusalem bahwa Masjid Al Aqsa dalam bahaya dan dunia harus campur tangan sebelum terlambat.

Seorang Pemukim Yahudi Bersenjata Dilaporkan Menyerang Anak-Anak Palestina pada Hari Pertama Kembali ke Sekolah

Anak-anak Palestina pada hari pertama mereka kembali ke sekolah diserang oleh seorang pemukim Yahudi yang bersenjata.

Targetkan Sekolah Tempat Penampungan di Kota Gaza Utara, 4 Warga Palestina Tewas dan 20 Lainnya Terluka dalam Serangan Udara Penjajah Israel

4 warga Palestina meninggal dan 20 lainnya terluka dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel di Kota Gaza utara.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;