3 Warga Palestina Dilaporkan Terluka oleh Tembakan Tentara Penjajah Israel Selama Serangan Militer di Tubas

Ket. Foto: 3 Warga Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Tubas
Ket. Foto: 3 Warga Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Tubas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 3 warga Palestina terluka oleh tembakan tentara penjajah Israel selama serangan militer di Tubas, Tepi Barat, pada hari Minggu, tanggal 29 September 2024, waktu Palestina.

Bulan Sabit Merah mengatakan ketiga warga Palestina tersebut dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka tembak.

Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa salah satu korban luka berada dalam kondisi serius.

Baca Juga:
Otoritas Palestina dan Pendudukan Sepakat Mengerahkan 500 Personel Keamanan di Tepi Barat untuk Membongkar Alat Peledak

“Pasukan penjajah Israel mengepung sebuah rumah di Tubas dan menangkap seorang warga Palestina berusia 21 tahun,” ujar para saksi mata.

Istri dan ibunya juga ditahan selama beberapa jam oleh pasukan penjajah Israel untuk diinterogasi.

Baku tembak dilaporkan terjadi antara pasukan penjajah Israel dan warga Palestina bersenjata selama penyerbuan itu.

Baca Juga:
11 Personel Medis Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara yang Menargetkan Fasilitas Kesehatan di Lebanon

Di sisi lain, media lokal Jerman pada hari Minggu, tanggal 29 September 2024, menyampaikan Jerman akan menolak kewarganegaraan untuk mereka yang membagikan, menyukai, atau mengomentari slogan ‘from the river to the sea’ di media sosial yang dikaitkan dengan dukungan untuk Palestina.

“Individu yang menggunakan, menyukai, atau mengomentari slogan ‘from the river to the sea’ di media sosial tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan Jerman,” kata NDR atau Radio dan Televisi Jerman Utara.

Peraturan baru Kementerian Dalam Negeri Jerman menetapkan bahwa penggunaan slogan ini akan mendiskualifikasi seseorang untuk menjadi warga negara Jerman.

Baca Juga:
Militer Penjajah Israel Klaim Serangan Udara Menewaskan Kepala Infrastruktur Hamas

Semboyan ini berawal pada tahun 1960-an yang menuntut pembebasan penuh Palestina dari Sungai Yordan hingga Laut Tengah.

Keputusan ini menyusul berlakunya undang-undang kewarganegaraan ganda Jerman pada tanggal 27 Juni 2024.

Di sisi lain, di Jalur Gaza, sedikitnya 41.595 orang tewas dan 96.251 orang terluka akibat serangan yang diluncurkan oleh penjajah Israel sejak bulan Oktober 2023.

Baca Juga:
Berbicara di PBB, Netanyahu Sebut Penjajah Israel Akan Terus Menyerang Jalur Gaza dan Lebanon

Sementara itu, sekitar 200 orang ditawan di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otoritas Palestina dan Pendudukan Sepakat Mengerahkan 500 Personel Keamanan di Tepi Barat untuk Membongkar Alat Peledak

Adanya kesepakatan antara pendudukan dan PA untuk mengerahkan 500 personel keamanan di Tepi Barat untuk membongkar alat peledak.

11 Personel Medis Dilaporkan Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara yang Menargetkan Fasilitas Kesehatan di Lebanon

Serangkaian serangan udara penjajah Israel yang menargetkan fasilitas kesehatan menewaskan 11 personel medis.

Militer Penjajah Israel Klaim Serangan Udara Menewaskan Kepala Infrastruktur Hamas

Militer penjajah Israel mengklaim serangan udara mereka mengakibatkan Kepala Infrastruktur Hamas tewas di Suriah selatan.

Berbicara di PBB, Netanyahu Sebut Penjajah Israel Akan Terus Menyerang Jalur Gaza dan Lebanon

Benjamin Netanyahu menyampaikan penjajah Israel akan terus melakukan serangan terhadap Lebanon dan Jalur Gaza.

1 Orang Tewas, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Mengebom Kompleks RS Syuhada Al Aqsa di Jalur Gaza Tengah

Kompleks RS Syuhada Al Aqsa di Jalur Gaza tengah dibom oleh militer penjajah Israel dan menyebabkan 1 orang meninggal.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;