1 Orang Tewas, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Mengebom Kompleks RS Syuhada Al Aqsa di Jalur Gaza Tengah

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Mengebom Kompleks RS Syuhada Al Aqsa
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Mengebom Kompleks RS Syuhada Al Aqsa Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer penjajah Israel dilaporkan mengebom kompleks RS Syuhada Al Aqsa di Jalur Gaza tengah.

Serangan itu menyebabkan 1 orang tewas dan melukai 7 orang lainnya, serta menghancurkan lebih dari selusin tenda.

Serangan mematikan tersebut adalah serangan terbaru yang menimpa fasilitas medis itu, yang telah menampung warga Palestina yang mengungsi selama berbulan-bulan dan telah menghadapi kekurangan staf medis, peralatan, dan juga obat-obatan yang parah.

Baca Juga:
Serbu Kota Qalqilya Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan Fasilitas Penyimpanan Makanan

Rumah sakit itu adalah satu-satunya fasilitas yang berfungsi di Jalur Gaza bagian tengah yang merawat ribuan waga Palestina.

Beberapa kali sejak tanggal 7 Oktober 2023, penjajah Israel telah membombardir rumah sakit di Deir el-Balah, yang merupakan salah satu dari sedikit daerah yang masih dianggap aman untuk mereka yang mengungsi beberapa kali dari daerah lain untuk berlindung.

Kerusakan di lokasi kejadian sangat parah dan dia menunjuk ke sebuah kawah akibat serangan itu.

Baca Juga:
15 Orang Tewas, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Serangan Udara terhadap Sebuah Sekolah di Jabalia Gaza Utara

“Pengungsi Palestina telah meninggalkan semua yang mereka miliki di sini, dan semuanya hancur, bahkan kasur, selimut, dan tempat tidur,” ujar salah satu sumber.

Dia menambahkan beberapa komponen senjata penjajah Israel yang digunakan juga ditemukan di lokasi itu dan 1 bagian dengan jelas menunjukkan senjata tersebut diproduksi di Amerika Serikat.

Pasukan penjajah Israel telah berulang kali dan dengan sengaja menargetkan fasilitas medis di daerah Jalur Gaza, tindakan yang digambarkan sebagai kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa.

Baca Juga:
Warga Palestina di Gaza Takut Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi saat Fokus Dunia Tertuju ke Lebanon

“Al Aqsa merupakan tempat-tempat berusaha dilindungi setelah serangan darat besar-besaran penjajah Israel,” katanya.

Dia menambahkan tetapi orang-orang di tempat ini tidak lagi merasa aman karena serangan penjajah Israel yang berulang kali.

Di sisi lain, Mayor Jenderal penjajah Israel purnawirawan, Itzhak Brik, sekali lagi memperingatkan bahwa jika perang gesekan di Jalur Gaza berlanjut selama 1 tahun lagi dan konflik meluas menjadi perang regional, penjajah Israel akan runtuh. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Serbu Kota Qalqilya Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan Fasilitas Penyimpanan Makanan

Pasukan penjajah Israel dilaporkan menyerbu Qalqilya di Tepi Barat dan menghancurkan fasilitas makanan.

15 Orang Tewas, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Serangan Udara terhadap Sebuah Sekolah di Jabalia Gaza Utara

Serangan udara dilakukan oleh pasukan penjajah Israel terhadap sebuah sekolah di Jabalia yang terletak di Jalur Gaza utara.

Warga Palestina di Gaza Takut Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi saat Fokus Dunia Tertuju ke Lebanon

Warga Palestina di Jalur Gaza sangat takut akan lebih banyak terjadi pembantaian di Jalur Gaza saat perhatian dunia tertuju ke Lebanon.

Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 2 Rumah di Lembah Yordan Utara

2 rumah yang terletak di Lembah Yordan Utara yang diduduki dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Kepala Militer Penjajah Israel Sebut sedang Mempersiapkan Kemungkinan Serangan Darat di Lebanon

Kepala militer penjajah Israel, Herzi Halevi, menyampaikan sedang mempersiapkan kemungkinan serangan darat di Lebanon.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;