Serbu Kota Qalqilya Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan Fasilitas Penyimpanan Makanan

Ket. Foto: Fasilitas Penyimpanan Makanan di Qalqilya Tepi Barat Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: Fasilitas Penyimpanan Makanan di Qalqilya Tepi Barat Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menyerbu kota Qalqilya, Tepi Barat, dan menghancurkan fasilitas penyimpanan makanan.

Hal tersebut disampaikan oleh kantor berita Wafa.

“Kendaraan militer penjajah Israel menerobos masuk ke kota itu dan menyerbu beberapa jalan dan area, terutama di lingkungan Kfar Saba, tempat mereka menghancurkan fasilitas penyimpanan makanan yang besar,” kata penduduk setempat.

Baca Juga:
15 Orang Tewas, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Serangan Udara terhadap Sebuah Sekolah di Jabalia Gaza Utara

Tentara penjajah Israel juga menargetkan seorang pandai besi, menyita dan membongkar peralatannya.

Hal ini terjadi setelah Majelis Umum PBB dengan suara bulat mendukung sebuah resolusi minggu lalu yang menyerukan diakhirnya pendudukan penjajah Israel dalam waktu 12 bulan dan menyerukan agar ganti rugi dibayarkan kepada warga Palestina yang terkena dampak pendudukan selama puluhan tahun di tanah mereka.

Bersamaan dengan perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza sejak tanggal 7 Oktober 2023, tentara penjajah Israel telah memperluas operasinya di Tepi Barat, sementara para pemukim telah meningkatkan serangan mereka, yang mengakibatkan kematian 716 warga Palestina, cedera sekitar 5.750 orang, dan penangkapan lebih dari 10.800 orang.

Baca Juga:
Warga Palestina di Gaza Takut Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi saat Fokus Dunia Tertuju ke Lebanon

Hal tersebut menurut sumber resmi Palestina.

Di sisi lain, kelompok advokasi pro penjajah Israel yang terkenal, UK Lawyers for Israel atau UKLFI, yang terkenal karena mengajukan tuntutan hukum yang membingungkan, mencari bantuan dari Tel Aviv untuk melawan ancaman tindakan hukum oleh LSM yang bekerja di wilayah Palestina yang diduduki secara ilegal.

Menurut dokumen pemerintah penjajah Israel yang bocor dan dilihat, CEO UKLFI, Jonathan Turner, dan istrinya, Caroline Turner, yang menjabat sebagai sekretaris dan bendahara organisasi itu, bertemu dengan Marlene Mazel, seorang pejabat senior di Kementerian Kehakiman penjajah Israel pada 2 September 2019.

Baca Juga:
Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 2 Rumah di Lembah Yordan Utara

Tujuan dari pertemuan itu adalah untuk meminta bantuan dalam menemukan atau mevalidasi bukti untuk membantu UKLFI dalam tindakan hukum potensial yang diajukan terhadap mereka oleh 2 LSM, yakni lembaga amal bantuan yang berbasis di Inggris Interpal dan Defence for Children International-Palestine atau DCIP yang berbasis di Tepi Barat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

15 Orang Tewas, Pasukan Penjajah Israel Melakukan Serangan Udara terhadap Sebuah Sekolah di Jabalia Gaza Utara

Serangan udara dilakukan oleh pasukan penjajah Israel terhadap sebuah sekolah di Jabalia yang terletak di Jalur Gaza utara.

Warga Palestina di Gaza Takut Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi saat Fokus Dunia Tertuju ke Lebanon

Warga Palestina di Jalur Gaza sangat takut akan lebih banyak terjadi pembantaian di Jalur Gaza saat perhatian dunia tertuju ke Lebanon.

Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 2 Rumah di Lembah Yordan Utara

2 rumah yang terletak di Lembah Yordan Utara yang diduduki dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Kepala Militer Penjajah Israel Sebut sedang Mempersiapkan Kemungkinan Serangan Darat di Lebanon

Kepala militer penjajah Israel, Herzi Halevi, menyampaikan sedang mempersiapkan kemungkinan serangan darat di Lebanon.

Hamas Meminta Sekjen PBB Segera Mengambil Langkah-langkah untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza

Sekjen PBB diminta oleh Hamas untuk segera mengambil tindakan untuk menghentikan genosida yang terjadi di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;