Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 2 Rumah di Lembah Yordan Utara

Ket. Foto: 2 Rumah di Lembah Yordan Utara Dihancurkan oleh Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: 2 Rumah di Lembah Yordan Utara Dihancurkan oleh Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan pendudukan penjajah Israel menghancurkan 2 rumah di daerah Al-Burj dan Al-Aqaba di Lembah Yordan utara yang diduduki.

Menurut sumber setempat, buldozer yang dikawal oleh tentara penjajah Israel merobohkan bangunan perumahan yang terbuat dari blok beton dan panel institusi, bersama dengan tangki air dan panel surya milik Khalil Zawahra dari daerah Al-Burj.

Tentara penjajah Israel juga dilaporkan menghancurkan sebuah rumah yang sedang dibangun yang merupakan milik Hamed Jaber dari Desa Al-Aqaba, sebelah timur Tubas.

Baca Juga:
Kepala Militer Penjajah Israel Sebut sedang Mempersiapkan Kemungkinan Serangan Darat di Lebanon

Menurut PBB OCHA, antara tanggal 7 Oktober 2023 hingga 23 September 2024, otoritas pendudukan penjajah Israel menghancurkan, memusnahkan, menyita, atau memaksa pembongkaran 1.725 bangunan Palestina di Tepi Barat yang menyebabkan lebih dari 4.450 warga Palestina mengungsi, termasuk sekitar 1.875 anak-anak.

Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat jumlah orang yang mengungsi pada periode yang sama sebelum 7 Oktober 2023, dimana sekitar 1.375 warga Palestina mengungsi, termasuk 642 anak-anak.

Penghancuran setelah 7 Oktober 2023 mencakup lebih dari 770 bangunan berpenghuni, lebih dari 365 bangunan pertanian, lebih dari 120 bangunan air, sanitasi dan kebersihan, dan 250 bangunan mata pencaharian.

Baca Juga:
Hamas Meminta Sekjen PBB Segera Mengambil Langkah-langkah untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza

Di sisi lain, Lembaga Pengawas Media, Reporters Without Borders atau RSF mengadakan protes di 10 negara di seluruh dunua untuk memberi penghormatan kepada jurnalis yang terbunuh di Jalur Gaza.

“Tentara penjajah Israel sejak bulan Oktober lalu telah membunuh lebih dari 130 wartawan di Jalur Gaza,” ujar mereka dalam sebuah pernyataan.

Protes itu diadakan di Jerman, Brazil. Spanyol, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Senegal, Swiss, Taiwan dan Tunisia.

Baca Juga:
Penjajah Israel Mengembalikan 88 Jenazah Warga Palestina yang Dikirim dalam Kontainer ke Jalur Gaza

RSF menyatakan dengan kampanye kesadaran global ini, RSF memiliki tujuan untuk mengingatkan masyarakat internasional tentang betapa seriusnya kritis ini: tingkat pembunuhan jurnalis yang mengkhawatirkan ini membahayakan hak atas informasi yang bebas dan independen.

Direktur Jenderal RSF, Thibaut Bruttin, menyebutkan pembantaian jurnalis di Jalur Gaza harus dihentikan.

“Pembunuhan jurnalis di Jalur Gaza oleh militer penjajah Israel, yang menewaskan lebih dari 130 orang dalam waku kurang dari setahun mengancam akan memberlakukan pemblokiran media secara menyeluruh di wilayah kantong yang dikurung tersebut,” ucapnya. (*/Mey)                          

...

Artikel Terkait

wave

Kepala Militer Penjajah Israel Sebut sedang Mempersiapkan Kemungkinan Serangan Darat di Lebanon

Kepala militer penjajah Israel, Herzi Halevi, menyampaikan sedang mempersiapkan kemungkinan serangan darat di Lebanon.

Hamas Meminta Sekjen PBB Segera Mengambil Langkah-langkah untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza

Sekjen PBB diminta oleh Hamas untuk segera mengambil tindakan untuk menghentikan genosida yang terjadi di Jalur Gaza.

Penjajah Israel Mengembalikan 88 Jenazah Warga Palestina yang Dikirim dalam Kontainer ke Jalur Gaza

Sebanyak 88 jenazah warga Palestina dikabarkan dikembalikan oleh penjajah Israel ke Jalur Gaza dalam kontainer.

1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar

Dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar, 1 orang meninggal dan 3 lainnya terluka.

Penjajah Israel Dilaporkan Melarang Adzan Subuh di Masjid Ibrahimi selama 8 Hari Berturut-turut

Adzan subuh dilaporkan dilarang oleh penjajah Israel di Masjid Ibrahimi di Hebron, Palestina, selama 8 hari berturut-turut.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;