1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar

Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar Menewaskan 1 Orang dan 3 Lainnya Terluka
Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar Menewaskan 1 Orang dan 3 Lainnya Terluka Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menyerbu kamp pengungsi Fawwar yang berada di sebelah selatan Hebron di Tepi Barat yang diduduki dan menyerbu sejumlah lingkungan dan rumah.

Hal tersebut disampaikan oleh kantor berita Palestina, Wafa.

Wafa menyampaikan militer penjajah Israel menembakkan peluru tajam selama bentrokan dengan kelompok perlawanan Palestina dan melukai 4 orang dan menewaskan 1 orang.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Melarang Adzan Subuh di Masjid Ibrahimi selama 8 Hari Berturut-turut

Para pria itu dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Yatta dengan 1 orang yang meninggal karena luka di bagian dada.

Pria lainnya menderita luka sedang dan juga ringan di bagian kaki, bahu, dan juga punggung.

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel dikabarkan menghancurkan semua tenda dan bangunan di desa Badui Palestina Araqeeb di Gurun Negev untuk yang ke-230 kalinya, menggusur penduduk Badui tersebut.

Baca Juga:
Asosiasi Pemukim Penjajah Israel Serukan untuk Memindahkan Warga Palestina di Tepi Barat ke Yordania

Hal tersebut dilaporkan oleh Pusat Informasi Palestina.

“Pasukan polisi penjajah Israel dan karyawan Otoritas Badui, yang bertanggung jawab atas pembongkaran itu, menyerbu desa dan menghancurkan tenda-tenda di daerah itu,” kata sumber setempat.

Akibatnya, puluhan warga Badui, termasuk dengan anak-anak, sekali lagi menjadi tuna wisma dan tidak mempunyai tempat berlindung selama hujan musim gugur.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mencegah Misi Diplomat Memasuki Area Masjid Ibrahimi di Hebron

Desa ini diketahui terakhir kali dihancurkan pada tanggal 29 Agustus 2024.

Desa itu pertama kali diratakan dengan tanah pada bulan Juli 2010 dan setiap kali penduduk Al-Araqeeb membangun kembali tenda dan rumah kecil mereka, pasukan pendudukan penjajah Israel kembali menghancurkannya, terkadang beberapa kali dalam sebulan.

Terletak di Gurun Negev ataua Naqab, desa itu adalah salah satu dari 51 desa Arab yang tidak diakui di daerah itu dan terus menjadi sasaran pembongkaran menjelang rencana untuk menjadikan Negev sebagai wilayah Yahudi dengan membangun rumah untuk komunitas Yahudi yang baru.

Baca Juga:
Rezim Pendudukan Penjajah Israel Mulai Membangun Lift untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa

Buldoser penjajah Israel, yang dikenakan biaya kepada Suku Badui, menghancurkan segalanya, mulai dari pohon hingga tangki air, tetapi penduduk Badui telah berusaha membangunnya kembali setiap saat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Dilaporkan Melarang Adzan Subuh di Masjid Ibrahimi selama 8 Hari Berturut-turut

Adzan subuh dilaporkan dilarang oleh penjajah Israel di Masjid Ibrahimi di Hebron, Palestina, selama 8 hari berturut-turut.

Asosiasi Pemukim Penjajah Israel Serukan untuk Memindahkan Warga Palestina di Tepi Barat ke Yordania

Asosiasi pemukim penjajah Israel telah menyerukan pemindahan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki ke Yordania.

Pasukan Penjajah Israel Mencegah Misi Diplomat Memasuki Area Masjid Ibrahimi di Hebron

Misi diplomat dicegah oleh pasukan penjajah Israel memasuki area Masjid Ibrahimi di Hebron yang diduduki.

Rezim Pendudukan Penjajah Israel Mulai Membangun Lift untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa

Rezim pendudukan penjajah Israel mulai membangun lift untuk memudahkan akses untuk pengunjung Yahudi ke Tembok Barat.

UNRWA Memperingatkan tentang Dampak Musim Gugur terhadap Pengungsi Jalur Gaza

UNRWA menyampaikan plastik dan kain tidak cukup untuk melindungi orang-orang dari hujan dan dingin dengan semakin dekatnya musim gugur.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;