Rezim Pendudukan Penjajah Israel Mulai Membangun Lift untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa

Ket. Foto: Lift Mulai Dibangun oleh Penjajah Israel untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa
Ket. Foto: Lift Mulai Dibangun oleh Penjajah Israel untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Rezim pendudukan penjajah Israel telah mulai membangun lift untuk memudahkan akses untuk pengunjung Yahudi ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa di Yerusalem.

Warga Palestina menyebutnya Tembok Buraq dan telah menyuarakan kekhawatiran akses yang lebih mudah akan memudahkan lebih banyak pemukim untuk melakukan penyerbuan yang sekarang sering dilakukan ke kompleks Masjid Al-Aqsa.

Rezim pendudukan penjajah Israel mengklaim lift itu akan membantu orang-orang Yahudi yang cacat dan lanjut usia untuk pergi ke alun-alun di depan Tembok Barat.

Baca Juga:
UNRWA Memperingatkan tentang Dampak Musim Gugur terhadap Pengungsi Jalur Gaza

Kantor Berita Resmi Otoritas Palestina, Wafa, melaporkan otoritas pendudukan telah bekerja selama berbulan-bulan untuk mengubah status quo di area sekitar Masjid Al Aqsa dengan dalih melakukan pemeliharaan atau pekerjaan rutin lainnya.

Kamera pengintai dan juga perangkat sejenis lainnya telah dipasang di titik-titik tinggi yang menghadap ke Tempat Suci Mulia, misalnya, dan bangunan-bangunan di jalan menuju Tembok Buraq telah dihancurkan untuk menampung lebih banyak lagi pengunjung dan pemukim Yahudi.

Yahudisasi Yerusalem yang diduduki telah berlangsung selama bertahun-tahun dan melibatkan para pemukim Yahudi yang bersikeras mereka memiliki hak untuk beribadah di Masjid Al Aqsa.

Baca Juga:
Seorang Pejabat Tinggi Sebut Tidak Akan Ada Perdamaian selama Palestina Masih di Bawah Pendudukan Penjajah Israel

Rencana telah diajukan untuk membagi masjid secara spasial dan temporal agar hal ini dapat terjadi meskipun ada keberatan dari otoritas masjid di bawah kendali Kementerian Wakaf Agama di Hebron.

Pembagian seperti itu telah diberlakukan di Masjid Ibrahim di Hebron, dimana jamaah Muslim Palestina kini mempunyai akses yang terbatas ke masjid tersebut.

Sebuah lift juga telah dipasang disana untuk memudahkan penyerbuan pemukim.

Baca Juga:
DPR AS Telah Meloloskan RUU yang Menyatakan Produk dari Pemukiman Ilegal Sebagai Produk dari Penjajah Israel

“Semua tindakan rezim pendudukan sepenuhnya ditolak dan dikutuk,” kata Adnan Al-Husseini, yang merupakan anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina dan kepala Departemen Urusan Yerusalem.

Dia menambahkan semua yang dilakukan termasuk dalam konteks Yahudisasi kota, penghancuran tampilan budaya dan sejarahnya, perubahan ciri-ciri Arab kota, dan memfasilitasi akses para pemukim ke Masjdi Al Aqsa, seperti yang terjadi di Masjid Ibrahimi di Hebron untuk memfasilitasi serangan para pemukim. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

UNRWA Memperingatkan tentang Dampak Musim Gugur terhadap Pengungsi Jalur Gaza

UNRWA menyampaikan plastik dan kain tidak cukup untuk melindungi orang-orang dari hujan dan dingin dengan semakin dekatnya musim gugur.

Seorang Pejabat Tinggi Sebut Tidak Akan Ada Perdamaian selama Palestina Masih di Bawah Pendudukan Penjajah Israel

Tidak akan ada perdamaian selama Palestina masih di bawah pendudukan penjajah Israel disampaikan pejabat tinggi Palestina.

DPR AS Telah Meloloskan RUU yang Menyatakan Produk dari Pemukiman Ilegal Sebagai Produk dari Penjajah Israel

RUU yang menyatakan produk dari pemukiman ilegal sebagai produk dari penjajah Israel telah diloloskan oleh DPR Amerika Serikat.

Brigade Al Qassam Dilaporkan Menyerang Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Tentara penjajah Israel diserang oleh Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza bagian selatan.

AS Khawatir Menkeu Penjajah Israel Bermaksud Memutuskan Hubungan Bank Palestina dengan Sistem Keuangan Penjajah Israel

AS khawatir Menteri Keuangan penjajah Israel bermaksud memutuskan hubungan bank Palestina dengan sistem keuangan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;