DPR AS Telah Meloloskan RUU yang Menyatakan Produk dari Pemukiman Ilegal Sebagai Produk dari Penjajah Israel

Ket. Foto: DPR Amerika Serikat Telah Meloloskan RUU yang Menyatakan Produk dari Pemukiman Ilegal Sebagai Produk dari Penjajah Israel
Ket. Foto: DPR Amerika Serikat Telah Meloloskan RUU yang Menyatakan Produk dari Pemukiman Ilegal Sebagai Produk dari Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – DPR Amerika Serikat telah meloloskan rancangan undang-undang atau RUU yang menyatakan produk dari pemukiman ilegal penjajah Israel di wilayah Palestina sebagai produk dari penjajah Israel, dalam langkah paling baru yang dapat semakin menyingkirkan warga Palestina dan upaya mereka untuk menentukan nasib sendiri.

UU Pelabelan Anti-BDS disahkan di DPR Kongres AS dengan perolehan suara 231 berbanding 189, meneirma dukungan dari anggota Kongres yang paling pro-penjajah Israel, termasuk 16 Demokrat.

Disponsori oleh anggota Kongres dari Partai Republik Claudia Tenney dari New York, RUU itu adalah kebangkitan kembali kebijakan yang berasal dari pemerintahan mantan presiden AS, Donald Trump.

Baca Juga:
Brigade Al Qassam Dilaporkan Menyerang Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Jika diberlakukan, maka RUU itu akan mewajibkan produk-produk dari Tepi Barat dan Jalur Gaza diberi label secara terpisah, bukan bersama-sama.

Alih-alih ditulis sebagai produk dari Tepi Barat dan Jalur Gaza, produk-produk itu akan diberi label Tepi Barat atau Gaza yang pada dasarnya menghilangkan identitas terpadu antara wilayah Palestina.

Produk-produk dari sebagian besar wilayah Tepi Barat yang diduduki juga akan diberi merek sebagai produk penjajah Israel atau buatan penjajah Israel.

Baca Juga:
AS Khawatir Menkeu Penjajah Israel Bermaksud Memutuskan Hubungan Bank Palestina dengan Sistem Keuangan Penjajah Israel

Langkah itu dipandang sebagai upaya langsung untuk semakin melemahkan upaya Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara mereka.

Sementara pada saat yang sama menegakkan dan menyetujui aneksasi ilegal penjajah Israel yang sedang berlangsung atas wilayah yang diduduki.

Langkah itu juga berupaya untuk mengintensifkan penargetan dan tindakan keras terhadap gerakan BDS atau Boikot, Divestasi, dan Sanksi dalam upaya untuk memaksa individu dan perusahaan agar tidak memboikot produk yang dibuat di penjajah Israel atau pemukiman ilegal.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Mengajukan Proposal Baru kepada AS Mengenai Kesepakatan dengan Hamas

Di sisi lain, Iran mengutuk serangan udara penjajah Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang menewaskan 31 orang dan menyerukan masyarakat internasional untuk mengambil tindakan tegas untuk menghentikan serangan penjajah Israel.

“Serangan itu adalah pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan Lebanon,” ungkap Nasser Kanaani, yang merupakan juru bicara Kementerian Luar Negeri. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Brigade Al Qassam Dilaporkan Menyerang Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Tentara penjajah Israel diserang oleh Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza bagian selatan.

AS Khawatir Menkeu Penjajah Israel Bermaksud Memutuskan Hubungan Bank Palestina dengan Sistem Keuangan Penjajah Israel

AS khawatir Menteri Keuangan penjajah Israel bermaksud memutuskan hubungan bank Palestina dengan sistem keuangan penjajah Israel.

Penjajah Israel Dilaporkan Mengajukan Proposal Baru kepada AS Mengenai Kesepakatan dengan Hamas

Proposal baru dikabarkan diajukan penjajah Israel kepada Amerika Serikat mengenai kesepakatan dengan Hamas.

Pasukan Penjajah Israel Mengeluarkan Perintah untuk Menyita Ratusan Dunam Tanah Palestina di Tepi Barat Utara

Perintah untuk menyita ratusan dunam tanah Palestina di Tepi Barat utara dikeluarkan oleh pasukan penjajah Israel.

Hamas Memperingatkan Intensifikasi Serangan Geng Pemukim di Masjid Al Aqsa Bertujuan untuk Memperluas Kendali

Hamas memperingatkan intensifikasi serangan geng pemukim penjajah Israel di Masjid Al Aqsa memiliki tujuan untuk memperluas kendali.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;