Penjajah Israel Dilaporkan Mengajukan Proposal Baru kepada AS Mengenai Kesepakatan dengan Hamas

Ket. Foto: Proposal Baru Mengenai Kesepakatan dengan Hamas Diajukan oleh Penjajah Israel
Ket. Foto: Proposal Baru Mengenai Kesepakatan dengan Hamas Diajukan oleh Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pejabat pemerintah penjajah Israel yang bertanggung jawab untuk mengembalikan sanderanya, Gal Hirsch, mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat mengenai kesepakatan dengan Hamas.

Hal tersebut diketahui disampaikan oleh surat kabar penjajah Israel.

Surat kabar penjajah Israel tersebut menyampaikan bahwa menurut usulan itu, semua sandera yang ditawan di Jalur Gaza akan dibebaskan sebagai imbalan atas diakhirinya perang dan pemberian perjalanan yang aman untuk kepala biro politik Hamas, Yahya Sinwar.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mengeluarkan Perintah untuk Menyita Ratusan Dunam Tanah Palestina di Tepi Barat Utara

Disebutkan bahwa usulan itu juga menetapkan keberangkatan anggota keluarga Sinwar dan ribuan anggota Hamas pilihannya ke negara ketiga.

“Setelah para pemimpin Hamas meninggalkan Gaza, sebuah proses yang disepakati akan dimulai untuk membangun kembali Jalur Gaza dan mencatat bahwa Hirsch mengajukan proposal itu dengan sepengetahuan pimpinan politik penjajah Israel setelah adanya kesulitan dalam membuat kemajuan dalam perundingan gencatan senjata saat ini,” kata mereka.

Surat kabar tersebut juga melaporkan bahwa penjajah Israel akan secara resmi mengadopsi rencana itu jika Hamas menunjukkan kesediannya untuk meneruskannya.

Baca Juga:
Hamas Memperingatkan Intensifikasi Serangan Geng Pemukim di Masjid Al Aqsa Bertujuan untuk Memperluas Kendali

Surat kabar itu mengutip sumber yang mengetahui masalah itu yang mengatakan langkah ini memiliki tujuan untuk memecahkan kebuntuan dalam negosisasi saat ini, yang telah menghambat upaya untuk mencapai gencatan senjata dan membangun kembali Jalur Gaza.

Dilaporkan bahwa Hirsch menyampaikan proposal baru itu selama kunjungannya ke Amerika Serikat minggu lalu, dimana dia bertemu dengan mitranya dari Amerika Serikat dan pejabat senior dari Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Di sisi lain, serangan mematikan penjajah Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah meninggalkan dampak yang menghancurkan pada infrastruktur kesehatan, terutama di bagian utara wilayah itu.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Melemparkan 3 Mayat Warga Palestina dari Atap Gedung di Tepi Barat

Setelah 350 hari pemboman yang terus-menerus, bank darah pusat yang berafiliasi dengan RS Al-Shifa hancur, sehingga hampir mustahil untuk memenuhi kebutuhan darah mendesak untuk warga Palestina yang terluka dan sakit.

Penghancuran bank darah Al-Shifa telah menyebabkan kekurangan darah yang parah, mengakibatkan korban yang terluka dan mereka yang mempunyai penyakit kronis menghadapi risiko kematian karena kekurangan darah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Mengeluarkan Perintah untuk Menyita Ratusan Dunam Tanah Palestina di Tepi Barat Utara

Perintah untuk menyita ratusan dunam tanah Palestina di Tepi Barat utara dikeluarkan oleh pasukan penjajah Israel.

Hamas Memperingatkan Intensifikasi Serangan Geng Pemukim di Masjid Al Aqsa Bertujuan untuk Memperluas Kendali

Hamas memperingatkan intensifikasi serangan geng pemukim penjajah Israel di Masjid Al Aqsa memiliki tujuan untuk memperluas kendali.

Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Melemparkan 3 Mayat Warga Palestina dari Atap Gedung di Tepi Barat

Tentara penjajah Israel melemparkan tentara penjajah Israel dari atap gedung selama opersai militer di Qabatiya, Tepi Barat.

Komisaris UNRWA Peringatkan Penjajah Israel Telah Berhenti Memberikan Visa kepada Staf LSM

Peringatan penjajah Israel telah berhenti memberikan visa kepada staf LSM disampaikan oleh Komisaris UNRWA, Philippe Lazzarini.

27 Menteri Penjajah Israel dan Anggota Knesset Menyerukan Netanyahu untuk Mengusir Warga Sipil di Gaza Utara ke Selatan

Sekelompok menteri dan anggota Knesset penjajah Israel menyerukan PM penjajah Israel untuk mengusir warga sipil di Gaza utara.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;