Komisaris UNRWA Peringatkan Penjajah Israel Telah Berhenti Memberikan Visa kepada Staf LSM

Ket. Foto: Komisaris UNRWA Memperingatkan Penjajah Israel Telah Berhenti untuk Memberikan Visa kepada Staf Organisasi Non-Pemerintah Internasional
Ket. Foto: Komisaris UNRWA Memperingatkan Penjajah Israel Telah Berhenti untuk Memberikan Visa kepada Staf Organisasi Non-Pemerintah Internasional Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Komisaris UNRWA, Philippe Lazzarini, memperingatkan penjajah Israel telah berhenti memberikan visa kepada kepala dan staf LSM atau organisasi non-pemerintah internasional.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial X, Philippe Lazzarini menyebutkan organisasi-organisasi kemanusiaan dan media internasional dilarang melakukan pekerjaan mereka dengan benar.

Philippe Lazzarini menambahkan ini harus diakhiri dan pembatasan harus dicabut terhadap organisasi-organisai yang telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang memerlukan dalam kemitraan erat dengan PBB.

Baca Juga:
27 Menteri Penjajah Israel dan Anggota Knesset Menyerukan Netanyahu untuk Mengusir Warga Sipil di Gaza Utara ke Selatan

“Pemerintah penjajah Israel secara bertahap menghentikan representasi dari organisasi kemanusiaan atau mereka yang terlibat dalam pelaporan kekejaman perang ini dan dampaknya terhadap warga sipil,” katanya.

Dia memperingatkan seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan kemanusiaan, lebih banyak pekerja kemanusiaan dibutuhkan, bukan lebih sedikit.

“Yang terjadi sekarang justru sebaliknya,” ucapnya.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Mengumumkan 4 Tentara Lagi Tewas dan 7 Lainnya Terluka selama Pertempuran Darat di Rafah

Dia menyatakan organisasi kemanusiaan dan media internasional terhalang untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

Di bulan Desember 2023, penjajah Israel menyampaikan kepada PBB bahwa mereka tidak akan memperbarui visa untuk Lynn Hastings, yang merupakan Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Wilayah Palestina yang Diduduki.

Pada akhir bulan tersebut, Eli Cohen, yang merupakan Menteri Luar Negeri penjajah Israel, mengumumkan dia menginstruksikan Kementerian Luar Negeri untuk tidak memperpanjang visa salah satu karyawan organisasi itu di penjajah Israel dan menolak permintaan visa karyawan lainnya.

Baca Juga:
Tim Penyelamat Berjuang untuk Menyelamatkan 80 Warga Palestina yang Terjebak di Bawah Reruntuhan di Bureij

Cohen menuduh PBB melegitimasi kejahatan perang dan juga kejahatan terhadap kemanusiaan, menerbitkan fitnah berdarah yang tidak berdasar dan mengabaikan tindakan pemerkosaan yang dilakukan terhadap perempuan penjajah Israel.

Tetapi penjajah Israel secara aktif mencegah staf PBB berbicara kepada para korban dan saksi mata peristiwa 7 Oktober 2024 ke wilayah yang dikuasai oleh penjajah Israel, dengan klaim bahwa wanita penjajah Israel telah diperkosa pada hari tersebut kini dipertanyakan tanpa ada korban yang melapor. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

27 Menteri Penjajah Israel dan Anggota Knesset Menyerukan Netanyahu untuk Mengusir Warga Sipil di Gaza Utara ke Selatan

Sekelompok menteri dan anggota Knesset penjajah Israel menyerukan PM penjajah Israel untuk mengusir warga sipil di Gaza utara.

Tentara Penjajah Israel Mengumumkan 4 Tentara Lagi Tewas dan 7 Lainnya Terluka selama Pertempuran Darat di Rafah

Diumumkan bahwa 4 tentara penjajah Israel dan 7 tentara terluka selama pertempuran darat yang berlangsung di Rafah, Jalur Gaza.

Tim Penyelamat Berjuang untuk Menyelamatkan 80 Warga Palestina yang Terjebak di Bawah Reruntuhan di Bureij

80 orang warga Palestina yang terjebak di bawah reruntuhan di Kamp Pengungsi Bureij sedang berusaha diselamatkan tim penyelamat.

Pengadilan Penjajah Israel Mempertimbangkan Melarang Mahasiswa Palestina Ikut Serta dalam Pemilihan Universitas Haifa

Pelarangan mahasiswa Palestina untuk ikut serta dalam pemilihan Universitas Haifa dipertimbangkan pengadilan penjajah Israel.

Penjajah Israel Berupaya Membuat RUU yang Mengizinkan Polisi Menyelidiki Hasutan Terorisme Tanpa Persetujuan

RUU yang mengizinkan polisi untuk menyelidiki hasutan terorisme tanpa persetujuan diupayakan dibuat oleh penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;