Brigade Al Qassam Dilaporkan Menyerang Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Diserang oleh Brigade Al Qassam di Jalur Gaza Selatan
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Diserang oleh Brigade Al Qassam di Jalur Gaza Selatan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, menyampaikan pasukannya menargetkan 2 rumah dengan pasukan penjajah Israel yang ditempatkan di dalamnya dengan 4 peluru di sebelah timur lingkungan Tannour di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Brigade Al Qassam mengklaim serangan tersebut menyebabkan sejumlah kematian dan cedera yang tidak disebutkan jumlahnya.

Pertempuran sengit antara pasukan penjajah Israel dan pejuang Hamas meningkat dalam seminggu terakhir saat tank dan tentara semakin masuk ke kota selatan.

Baca Juga:
AS Khawatir Menkeu Penjajah Israel Bermaksud Memutuskan Hubungan Bank Palestina dengan Sistem Keuangan Penjajah Israel

Minggu lalu, tentara penjajah Israel mengklaim Brigade Rafah Hamas telah dibubarkan dan 2.000 pejuang tewas.

Sementara itu, Rumah Sakit Syuhada Al Aqsa menerangkan dalam sebuah pernyataan tentang kondisi mengerikan yang dihadapi fasilitas itu.

Dalam pernyataannya, RS Syuhada Al Aqsa mengatakan rumah sakit mungkin akan berhenti beroperasi dalam waktu ‘kurang dari 10 hari’ akibat menipisnya jumlah minyak dan suku cadang generator.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Mengajukan Proposal Baru kepada AS Mengenai Kesepakatan dengan Hamas

“Situasi ini menimbulkan ancaman bencana kemanusiaan yang nyata untuk lebih dari 1 juta penduduk di wilayah tengah Jalur Gaza yang diserang oleh pasukan penjajah Israel,” kata mereka.

Mereka menambahkan rumah sakit telah beroperasi menggunakan generator selama setahun tanpa henti selama perang berlangsung.

RS Syuhada Al Aqsa juga menyebutkan Organisasi Kesehatan Dunia, Palang Merah, dan organisasi internasional lainnya didesak untuk segera dan mendesak menangani kondisi rumah sakit yang memburuk.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mengeluarkan Perintah untuk Menyita Ratusan Dunam Tanah Palestina di Tepi Barat Utara

Di sisi lain, ribuan warga penjajah Israel kembali turun ke jalan di Tel Aviv untuk mendesak kesepakatan gencatan senjata Gaza yang dapat membebaskan puluhan tawanan.

Ayah dari Liri Elbag yang ditawan, Eli Elbag, menyapa putrinya saat demonstrasi.

“Telah setahun sejak terakhir kali aku menciummu, setahun terakhir kali sejak aku tertawa bersamamu. Kami akan terus berjuang untuk membawa semua orang pulang,” ucapnya.

Baca Juga:
Hamas Memperingatkan Intensifikasi Serangan Geng Pemukim di Masjid Al Aqsa Bertujuan untuk Memperluas Kendali

Sementara itu, demonstrasi juga terjadi di Stockholm, Swedia, yang dihadiri oleh ribuan orang yang mendukung warga Palestina.

Para demonstran melambaikan bendera Palestina dan membawa plakat yang bertuliskan pesan ‘Anak-anak dibunuh di Jalur Gaza’, ‘Hentikan Genosida’, dan ‘Palestina Selamanya’. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

AS Khawatir Menkeu Penjajah Israel Bermaksud Memutuskan Hubungan Bank Palestina dengan Sistem Keuangan Penjajah Israel

AS khawatir Menteri Keuangan penjajah Israel bermaksud memutuskan hubungan bank Palestina dengan sistem keuangan penjajah Israel.

Penjajah Israel Dilaporkan Mengajukan Proposal Baru kepada AS Mengenai Kesepakatan dengan Hamas

Proposal baru dikabarkan diajukan penjajah Israel kepada Amerika Serikat mengenai kesepakatan dengan Hamas.

Pasukan Penjajah Israel Mengeluarkan Perintah untuk Menyita Ratusan Dunam Tanah Palestina di Tepi Barat Utara

Perintah untuk menyita ratusan dunam tanah Palestina di Tepi Barat utara dikeluarkan oleh pasukan penjajah Israel.

Hamas Memperingatkan Intensifikasi Serangan Geng Pemukim di Masjid Al Aqsa Bertujuan untuk Memperluas Kendali

Hamas memperingatkan intensifikasi serangan geng pemukim penjajah Israel di Masjid Al Aqsa memiliki tujuan untuk memperluas kendali.

Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Melemparkan 3 Mayat Warga Palestina dari Atap Gedung di Tepi Barat

Tentara penjajah Israel melemparkan tentara penjajah Israel dari atap gedung selama opersai militer di Qabatiya, Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Atasi Krisis Dokter, Bupati Erwin Burase Amankan Kuota Kuliah Kedokteran di UNG

Pemda Parigi Moutong resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo untuk membuka program afirmasi kedokteran bagi putra daerah.

Pembangunan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dimulai, Kementerian PU Nyatakan Lahan Jonokalora Layak

Kementerian PU nyatakan lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong layak teknis. Bupati Erwin Burase instruksikan pembersihan lahan pekan depan.

Jembatan Bambalemo Parigi Moutong Diusulkan Masuk Proyek Prioritas Kementerian PUPR

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mendatangi Kementerian PUPR demi memperjuangkan proyek Jembatan Bambalemo dan jalan strategis daerah.

Hama dan Irigasi Rusak Ancam Petani Parigi Moutong, DPRD Desak Kementan Turun Tangan

Petani Parigi Moutong hadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng dan tikus. DPRD desak Kementan amankan pasokan pestisida.

Bupati Erwin Burase Temui Wamentan Ajukan Modernisasi Pertanian Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menemui Wamentan Sudaryono guna mempercepat modernisasi teknologi pertanian dan irigasi daerah.


See All
; ;