Pasukan Penjajah Israel Mencegah Misi Diplomat Memasuki Area Masjid Ibrahimi di Hebron

Ket. Foto: Misi Diplomat Dicegah Pasukan Penjajah Israel Memasuki Area Masjid Ibrahimi di Hebron
Ket. Foto: Misi Diplomat Dicegah Pasukan Penjajah Israel Memasuki Area Masjid Ibrahimi di Hebron Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan pendudukan penjajah Israel mencegah diplomat yang diakreditasi oleh negara Palestina atau misi diplomat memasuki area Masjid Ibrahimi di Hebron yang diduduki.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat menyampaikan para diplomat sedang melakukan tur lapangan di Provinsi Hebron dan Kota Tua.

“Penjajah Israel mencegah  pada diplomat memasuki Masjid Ibrahimi dalam upaya mencegah mereka melihat kejahatan Yudaisasi dan pencurian serta perubahan yang dilakukan pendudukan terhadap fitur-fitur masjid,” kata mereka.

Baca Juga:
Rezim Pendudukan Penjajah Israel Mulai Membangun Lift untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa

Kementerian itu menunjukkan dalam kerja sama dan koordinasi dengan Kegubernuran Hebron, pihaknya mengadakan kunjungan lapangan untuk para diplomat yang diakreditasi oleh negara Palestina, yang diikuti oleh 30 duta besar, kepala misi, dan organisasi internasional, untuk memberi tahu mereka tentang realitas kegubernuran itu dan Kota Tua, yang terus-menerus menjadi sasaran pelanggaran oleh pasukan pendudukan dan milisi pemukim ilegal.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, memperingatkan mengenai misinformasi yang disebarkan oleh media pro-penjajah Israel dan menekankan pentingnya memeranginya.

Dalam pidatonya saat menghadiri pertemuan yang diadakan oleh Kelompok Kontak Arab-Islam tentang Gaza di New York kemarin, dia menerangkan misinformasi yang disebarkan oleh media pro-penjajah Israel ‘digunakan untuk memperdalam dan memungkinkan pendudukan’.

Baca Juga:
UNRWA Memperingatkan tentang Dampak Musim Gugur terhadap Pengungsi Jalur Gaza

“Hukum internasional berpihak pada kita. Hari ini, berkat usaha bersama kita dan perlawanan Palestina, Palestina telah memperoleh kursi di Majelis Umum PBB,” ungkapnya.

Dia menyebutkan Kelompok Kontak telah melakukan upaya maksimal sejak bulan November 2024 untuk menghentikan genosida yang dilakukan oleh penjajah Israel dan meningkatkan kesadaran di tingkat internasional mengeni serangan yang sedang berlangsung terhadap warga sipil Palestina.

Di sisi lain, Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional atau IUMS menyerukan kepada dunia Islam untuk segera mengambil tindakan Arab-Islam guna melawan operasi militer penjajah Israel di Gaza dan Lebanon.

Baca Juga:
Seorang Pejabat Tinggi Sebut Tidak Akan Ada Perdamaian selama Palestina Masih di Bawah Pendudukan Penjajah Israel

Dalam sebuah posting di media sosial X, Ali Mohiuddin Al-Qaradaghi, kepala IUMS, mendesak dunia Islam dan Arab untuk mengadakan pertemuan puncak darurat untuk mengatasi agresi Zionis. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Rezim Pendudukan Penjajah Israel Mulai Membangun Lift untuk Memudahkan Akses ke Tembok Barat Tempat Suci Al Aqsa

Rezim pendudukan penjajah Israel mulai membangun lift untuk memudahkan akses untuk pengunjung Yahudi ke Tembok Barat.

UNRWA Memperingatkan tentang Dampak Musim Gugur terhadap Pengungsi Jalur Gaza

UNRWA menyampaikan plastik dan kain tidak cukup untuk melindungi orang-orang dari hujan dan dingin dengan semakin dekatnya musim gugur.

Seorang Pejabat Tinggi Sebut Tidak Akan Ada Perdamaian selama Palestina Masih di Bawah Pendudukan Penjajah Israel

Tidak akan ada perdamaian selama Palestina masih di bawah pendudukan penjajah Israel disampaikan pejabat tinggi Palestina.

DPR AS Telah Meloloskan RUU yang Menyatakan Produk dari Pemukiman Ilegal Sebagai Produk dari Penjajah Israel

RUU yang menyatakan produk dari pemukiman ilegal sebagai produk dari penjajah Israel telah diloloskan oleh DPR Amerika Serikat.

Brigade Al Qassam Dilaporkan Menyerang Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Tentara penjajah Israel diserang oleh Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza bagian selatan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;