Hamas Meminta Sekjen PBB Segera Mengambil Langkah-langkah untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza

Ket. Foto: Hamas Meminta Sekretaris Jenderal PBB Mengambil Tindakan untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza
Ket. Foto: Hamas Meminta Sekretaris Jenderal PBB Mengambil Tindakan untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Hamas telah meminta Sekretaris Jenderal PBB atau Sekjen PBB, Antonio Guterres, untuk segera mengambil langkah-langkah guna menekan rezim pendudukan penjajah Israel dan para pendukungnya agar menghentikan genosida di Jalur Gaza dan pelanggaran hukum internasional yang mencolok di Tepi Barat dan Yerusalem.

Hamas menyampaikan seruan itu kepada Antonio Guterres menyusul komentarnya tentang pendudukan dan agresi yang sedang berlangsung yang tidak hanya membahayakan Palestina, tetapi juga mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

“Kami menulis surat ini untuk Anda saat Anda membuka sesi reguler ke-79 Majelis Umum PBB dan kami mengonfirmasi apa yang telah Anda nyatakan sebelumnya, yaitu ‘perang di Jalur Gaza mengakibatkan penderitaan manusia yang mengerikan, menghancurkan kehidupan manusia, memecah-belah keluarga, dan membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal, trauma, dan kelaparan’,” kata mereka.

Baca Juga:
Penjajah Israel Mengembalikan 88 Jenazah Warga Palestina yang Dikirim dalam Kontainer ke Jalur Gaza

Hamas menambahkan situasi kemanusiaan di Jalur Gaza telah melampaui tingkat bencana akibat agresi Zionis yang biadab.

“Kami menyerukan kepada Anda untuk mengintensifkan upaya bantuan untuk rakyat kami yang setia di Jalur Gaza dengan membuka titik-titik penyeberangan dan mengarahkan bantuan mendesak dalam bentuk makanan, pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan tempat tinggal,” ujar mereka.

Hamas melanjutkan terutama karena slogan-slogan yang dikumandangkan di Majelis Umum adalah untuk tidak meninggalkan seorang pun dan untuk bekerja sama untuk memajukan perdamaian, pembangunan berkelanjutan, dan martabat manusia untuk generasi sekarang dan juga mendatang.

Baca Juga:
1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar

Hamas mengimbau Guterres dan PBB untuk tidak meninggalkan rakyat Palestina.

Mereka mengatakan lakukan apa yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan perdamaian di Palestina dan kawasan itu.

“Dan ambil tindakan yang dibutuhkan untuk membela hak-hak rakyat Palestina sesuai dengan prinsip dan nilai Piagam PBB dan resolusi PBB sebelumnya,” tutur mereka.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Melarang Adzan Subuh di Masjid Ibrahimi selama 8 Hari Berturut-turut

Hamas menyatakan perang yang mengerikan ini harus diakhiri.

Mereka juga menegaskan pihaknya telah bekerja sama dengan para mediator untuk gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan.

“Hal ini sangat kontras dengan ketidakfleksibelan rezim pendudukan yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu dan para menterinya yang fasis,” ungkap mereka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Mengembalikan 88 Jenazah Warga Palestina yang Dikirim dalam Kontainer ke Jalur Gaza

Sebanyak 88 jenazah warga Palestina dikabarkan dikembalikan oleh penjajah Israel ke Jalur Gaza dalam kontainer.

1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar

Dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar, 1 orang meninggal dan 3 lainnya terluka.

Penjajah Israel Dilaporkan Melarang Adzan Subuh di Masjid Ibrahimi selama 8 Hari Berturut-turut

Adzan subuh dilaporkan dilarang oleh penjajah Israel di Masjid Ibrahimi di Hebron, Palestina, selama 8 hari berturut-turut.

Asosiasi Pemukim Penjajah Israel Serukan untuk Memindahkan Warga Palestina di Tepi Barat ke Yordania

Asosiasi pemukim penjajah Israel telah menyerukan pemindahan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki ke Yordania.

Pasukan Penjajah Israel Mencegah Misi Diplomat Memasuki Area Masjid Ibrahimi di Hebron

Misi diplomat dicegah oleh pasukan penjajah Israel memasuki area Masjid Ibrahimi di Hebron yang diduduki.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;