Warga Palestina di Gaza Takut Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi saat Fokus Dunia Tertuju ke Lebanon

Ket. Foto: Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi di Jalur Gaza Dikhawatirkan oleh Warga Palestina saat Dunia Berfokus ke Lebanon
Ket. Foto: Lebih Banyak Pembantaian Akan Terjadi di Jalur Gaza Dikhawatirkan oleh Warga Palestina saat Dunia Berfokus ke Lebanon Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Warga Palestina di Jalur Gaza sangat takut bahwa saat dunia berfokus pada serangan gencar penjajah Israel terhadap Lebanon, lebih banyak pembantaian oleh penjajah Israel akan terjadi di Jalur Gaza.

Samir al-Saady, yang merupakan seorang ayah 3 anak berusia 60 tahun yang mengalami banyak pengungsian, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa serangan penjajah Israel terhadap Lebanon akan semakin memperparah kurangnya minat internasional untuk menghentikan perang penjajah Israel yang menghancurkan dan telah berlangsung hampir setahun.

Samir al-Saady menyampaikan dia turut berduka cita atas saudara-saudara di Lebanon.

Baca Juga:
Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 2 Rumah di Lembah Yordan Utara

“Tampaknya Perdana Menteri atau PM penjajah Israel ingin melakukan lebih banyak pembantaian di Lebanon dan Jalur Gaza, Palestina,” katanya.

Dia menambahkan dia khawatir peristiwa terbaru di Lebanon telah mengaburkan kondisi kehidupan yang mengerikan di Jalur Gaza dan upaya untuk menegosiasikan gencatan senjata.

“Peristiwa di Jalur Gaza telah menjadi isu sekunder untuk berbagai media. Kami telah dilupakan sepenuhnya. Tidak ada berita tentang kami di media atau tentang negosiasi gencatan senjata,” ujarnya.

Baca Juga:
Kepala Militer Penjajah Israel Sebut sedang Mempersiapkan Kemungkinan Serangan Darat di Lebanon

Warga Palestina lainnya yang mengungsi, Anan al-Jarousha, menyampaikan pihaknya khawatir penderitaan akan menjadi permanen.

“Dan mereka tidak akan dapat kembali ke rumah mereka lagi saat perang memasuki tahun pertamanya,”ucapnya.

Ayah 7 anak berusia 46 tahun tersebut mengatakan pihaknya berharap dapat kembali ke rumah setelah Hamas mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan penjajah Israel.

Baca Juga:
Hamas Meminta Sekjen PBB Segera Mengambil Langkah-langkah untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza

“Sekarangm saya ragu itu akan segera terjadi,” pungkasnya.

Seorang wanita Palestina yang mengungsi dari kamp pengungsi al-Nuseirat, Shireen Ahmad, menyampaikan dia juga berharap untuk kembali ke Kota Gaza, meskipun rumahnya hancur.

“Selama penjajah Israel menyerang Lebanon, penjajah Israel tidak akan pernah mengizinkan kami untuk kembali ke rumah dan wilayah kami. Kami akan terus menjadi tunawisma untuk waktu yang lama,” ungkapnya.

Baca Juga:
Penjajah Israel Mengembalikan 88 Jenazah Warga Palestina yang Dikirim dalam Kontainer ke Jalur Gaza

Seorang perempuan pengungsi yang tinggal di Deir el-Balah, Dalal al-Haj Ali, mengatakan dengan getir bahwa pihaknya berharap dunia akan mengakhiri perang di Jalur Gaza dan Lebanon.

“Dosa apa yang telah dilakukan anak-anak Palestina dan anak-anak Lebanon, sehingga tidak apa-apa mereka dibunuh oleh bom Amerika yang dilakukan oleh penjajah Israel?” tuturnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 2 Rumah di Lembah Yordan Utara

2 rumah yang terletak di Lembah Yordan Utara yang diduduki dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Kepala Militer Penjajah Israel Sebut sedang Mempersiapkan Kemungkinan Serangan Darat di Lebanon

Kepala militer penjajah Israel, Herzi Halevi, menyampaikan sedang mempersiapkan kemungkinan serangan darat di Lebanon.

Hamas Meminta Sekjen PBB Segera Mengambil Langkah-langkah untuk Menghentikan Genosida di Jalur Gaza

Sekjen PBB diminta oleh Hamas untuk segera mengambil tindakan untuk menghentikan genosida yang terjadi di Jalur Gaza.

Penjajah Israel Mengembalikan 88 Jenazah Warga Palestina yang Dikirim dalam Kontainer ke Jalur Gaza

Sebanyak 88 jenazah warga Palestina dikabarkan dikembalikan oleh penjajah Israel ke Jalur Gaza dalam kontainer.

1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar

Dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar, 1 orang meninggal dan 3 lainnya terluka.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;