2 Pekerja Bantuan dari Kelompok Bantuan Inggris Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jabalia

Ket. Foto: 2 Pekerja Bantuan dari Oxfam Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara
Ket. Foto: 2 Pekerja Bantuan dari Oxfam Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 2 pekerja bantuan dari kelompok bantuan Inggris, Oxfam, tewas dalam serangan udara penjajah Israel di Jabalia di Jalur Gaza utara.

Dalam sebuah pernyataan, Oxfam mengatakan mereka berduka atas kehilangan tragis mitra kami di Juzoor, Dr. Ahmad Al-Najar dan bidan Laila Jneid, yang tewas akibat serangan udara penjajah Israel di Jabalia.

Dikatakan kedua pekerja itu sedang memberikan perawatan kesehatan yang menyelamatkan nyawa di Jalur Gaza.

Baca Juga:
3 Anak Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

“Menyerang pekerja bantuan adalah kejahatan perang,” ujar mereka yang kembali menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza.

Di sisi lain, penjajah Israel menyebutkan angkatan udaranya menyerang markas besar intelijen Hizbullah di Beirut, Lebanon, pada hari Minggu, tanggal 20 Oktober 2024, serta bengkel bawah tanah untuk produksi senjata.

“Jet tempur kami menewaskan 3 komandan Hizbullah, termasuk Alhaj Abbas Salameh, seorang tokoh senior di komando selatan kelompok tersebut, Radja Abbas Awache, seorang ahli komunikasi, dan Ahmad Ali Hussein, yang dikatakannya bertanggung jawab atas pengembangan senjata strategis,” kata militer penjajah Israel.

Baca Juga:
7 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Menargetkan Sekolah di Jalur Gaza Barat

Tidak jelas apakah ketiganya tewas dalam serangan di kantor pusat atau dalam tindakan terpisah.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri penjajah Israel, Israel Katz, menyatakan dia telah memerintahkan kementeriannya untuk memulai proses hukum terhadap Presiden Prancis, Emmanuel Macron, setelah Paris melarang perusahaan penjajah Israel melakukan partisipasi dalam pameran dagang angkatan laut militer yang akan datang.

Keputusan untuk melarang perusahaan penjajah Israel adalah insiden paling baru dalam rangkaian insiden yang dipicu oleh kekhawatiran pemerintah Macron atas tindakan penjajah Israel dalam perang di Jalur Gaza dan Lebanon.

Baca Juga:
Drone dari Lebanon Dilaporkan Targetkan Kediaman Benjamin Netanyahu di Penjajah Israel

“Saya telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri atau Kemenlu untuk mengambil tindakan hukum dan diplomatik terhadap keputusan Presiden Prancis untuk mencegah perusahaan penjajah Israel memamerkan produk mereka di pameran @SalonEuronaval di Paris bulan depan,” ucap mereka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

3 Anak Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

Tembakan dari tentara penjajah Israel menyebabkan 3 orang anak Palestina terluka di kota Beit Furik, Tepi Barat.

7 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Menargetkan Sekolah di Jalur Gaza Barat

Serangan udara penjajah Israel yang menargetkan sebuah sekolah di Jalur Gaza bagian barat menewaskan 7 orang warga Palestina.

Drone dari Lebanon Dilaporkan Targetkan Kediaman Benjamin Netanyahu di Penjajah Israel

Sebuah drone dari Lebanon diluncurkan menuju kediaman Benjamin Netanyahu yang terletak di Kaisarea, penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Mengepung dan Menembaki RS Indonesia di Beit Lahiya Jalur Gaza

Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Beit Lahiya dikabarkan dikepung dan juga ditembaki oleh pasukan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Memanggil Brigade Cadangan Tambahan untuk Misi Operasional di Wilayah Utara Lebanon

Brigade cadangan tambahan dikabarkan dipanggil oleh tentara penjajah Israel untuk misi operasional di Lebanon sebelah utara.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;