Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Mengepung dan Menembaki RS Indonesia di Beit Lahiya Jalur Gaza

Ket. Foto: RS Indonesia Dikepung dan Ditembaki Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: RS Indonesia Dikepung dan Ditembaki Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pejabat kesehatan Gaza menyampaikan pasukan penjajah Israel mengepung dan juga menembaki Rumah Sakit Indonesia di kota utara Beit Lahiya, Jalur Gaza.

Marwan Sultan, yang merupakan direktur fasilitas tersebut, mengatakan tank-tank penjajah Israel telah mengepung rumah sakit itu, memutus aliran listrik dan menembaki rumah sakit, serta menargetkan lantai dua dan tiga dengan artileri.

Marwan Sultan menyatakan ada risiko serius untuk staf medis dan pasien.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Memanggil Brigade Cadangan Tambahan untuk Misi Operasional di Wilayah Utara Lebanon

“Penjajah Israel telah menyerang lantai atas dan ada lebih dari 40 pasien dan yang terluka selain staf medis,” ujar Kementerian Kesehatan Gaza.

Kemenkes menyebutkan tembakan hebat yang diarahkan ke rumah sakit dan halamannya telah menyebabkan keadaaan panik di antara pasien dan juga staf.

Di sisi lain, Muhannad Hadi, yang merupakan koordinator kemanusiaan PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, menyatakan di RS Indonesia ada 2 pasien yang meninggal dunia akibat padamnya listrik dan kurangnya pasokan.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat Utara

“Sejak kemarin, permintaan mendesak dari PBB untuk mengakses Jalur Gaza utara guna membantu menyelamatkan puluhan orang yang terluka yang terjebak di reruntuhan bangunan belum dipenuhi oleh pasukan penjajah Israel,” katanya.

Dia menambahkan setiap menit sangat berarti dan penundaan ini mengancam jiwa.

“Tim kemanusiaan dan penyelamat harus diizinkan masuk tanpa penundaan untuk menyelamatkan nyawa,” pungkasnya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tembak Mati Seorang Wanita Palestina saat Panen Zaitun di Tepi Barat

Di sisi lain, sedikitnya 73 orang tewas dalam serangan udara penjajah Israel yang menargetkan kompleks perumahan di Beit Lahiya di Jalur Gaza utara.

Laporan menyampaikan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan dan tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka.

Kantor media Gaza juga mengatakan serangan udara tersebut terjadi saat penjajah Israel menghancurkan sistem kesehatan di wilayah utara Jalur Gaza yang saat ini menjadi rumah untuk sekitar 400.000 orang.

Baca Juga:
Penduduk Zanuta Tepi Barat Dilaporkan Kembali ke Desa yang Hancur tetapi Tidak Mempunyai Rumah

“Pasukan penjajah Israel telah mengancam rumah sakit dan menuntut agar para staf media segera dievakuasi dan meninggalkannya,” ungkap mereka.

Mereka menambahkan pendudukan juga mencegah bahan bakar mencapai rumah sakit itu dan pendudukan telah memutus komunikasi dan internet di wilayah itu yang menyebabkan krisis kemanusiaan yang mendalam. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Memanggil Brigade Cadangan Tambahan untuk Misi Operasional di Wilayah Utara Lebanon

Brigade cadangan tambahan dikabarkan dipanggil oleh tentara penjajah Israel untuk misi operasional di Lebanon sebelah utara.

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat Utara

Kendaraan milik warga Palestina di selatan Nablus, Tepi Barat utara, dikabarkan diserang oleh pemukim penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Tembak Mati Seorang Wanita Palestina saat Panen Zaitun di Tepi Barat

Seorang wanita Palestina ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel saaat sedang melakukan panen zaitun di Tepi Barat utara.

Penduduk Zanuta Tepi Barat Dilaporkan Kembali ke Desa yang Hancur tetapi Tidak Mempunyai Rumah

Penduduk Desa Zanuta yang terletak di Tepi Barat kembali ke desa mereka yang hancur tetapi tidak memiliki rumah.

Penjajah Israel Telah Membunuh Seorang Dokter Palestina dan Melukai Beberapa Paramedis di Gaza Utara

Seorang dokter Palestina dibunuh oleh penjajah Israel di Jalur Gaza utara dan beberapa paramedis lainnya juga terluka.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;