Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat Utara

Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Menyerang Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat
Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Menyerang Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemukim penjajah Israel kemarin, tanggal 18 Oktober 2024, waktu Palestina, menyerang kendaraan milik penduduk Palestina di Desa Yatma, selatan Nablus, di Tepi Barat utara.

Menurut kantor berita Wafa, para pemukim penjajah Israel berupaya menyerang penumpang sehingga meningkatkan ketegangan di daerah itu.

Meski tidak ada korban luka yang dikonfirmasi, suasana tetap tegang dikarenakan penduduk khawatir akan kekerasan yang lebih lanjut dari para pemukim penjajah Israel.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Tembak Mati Seorang Wanita Palestina saat Panen Zaitun di Tepi Barat

Di sisi lain, pemukim penjajah Israel sebelumnya menyebabkan pemadaman listrik di Desa Yasouf, Tepi Barat, timur Salfit.

“Pemukim dari pemukiman ilegal Tappuah, yang dibangun di tanah milik desa Palestina, merusak fasilitas listrik di pintu masuk timur, mengakibatkan pemadaman listrik di seluruh area,” kata Kepala Dewan Desa Yasouf, Wael Abu Madi.

Dia lebih lanjut mencatat bahwa ini hanyalah satu dari serangkaian serangan pemukim yang sedang berlangsung di Yasouf, yang meliputi serangan terhadap penduduk Palestina, memblokir akses ke tanah mereka, menutup pintu masuk utama desa, dan gangguan listrik yang terjadi berulang kali.

Baca Juga:
Penduduk Zanuta Tepi Barat Dilaporkan Kembali ke Desa yang Hancur tetapi Tidak Mempunyai Rumah

Selain itu, pada hari Jumat, tanggal 18 Oktober 2024, tentara penjajah Israel menutup layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza utara, di tengah kampanye pemboman selama 2 minggu yang bertujuan untuk membasmi dan membersihkan etnis warga Palestina.

Stasiun TV lokal Palestina mengatakan di akun Telegramnya tentara penjajah Israel telah memutus layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza utara.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa serangan artileri dan udara penjajah Israel terus menargetkan berbagai wilayah kamp pengungsi Jabalya di wilayah utara.

Baca Juga:
Penjajah Israel Telah Membunuh Seorang Dokter Palestina dan Melukai Beberapa Paramedis di Gaza Utara

Selama 14 hari berturut-turut, tentara penjajah Israel melanjutkan serangannya di Jalur Gaza utara, menargetkan Jabalya dan kampnya.

Di sisi lain, PBB telah mengumumkan penyelidikan yang luas terhadap keterlibatan entitas swasta dalam kejahatan internasional di wilayah Palestina yang diduduki penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Tembak Mati Seorang Wanita Palestina saat Panen Zaitun di Tepi Barat

Seorang wanita Palestina ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel saaat sedang melakukan panen zaitun di Tepi Barat utara.

Penduduk Zanuta Tepi Barat Dilaporkan Kembali ke Desa yang Hancur tetapi Tidak Mempunyai Rumah

Penduduk Desa Zanuta yang terletak di Tepi Barat kembali ke desa mereka yang hancur tetapi tidak memiliki rumah.

Penjajah Israel Telah Membunuh Seorang Dokter Palestina dan Melukai Beberapa Paramedis di Gaza Utara

Seorang dokter Palestina dibunuh oleh penjajah Israel di Jalur Gaza utara dan beberapa paramedis lainnya juga terluka.

Penjajah Israel Klaim Pasukannya Telah Membunuh Pemimpin Hamas Yahya Sinwar di Jalur Gaza

Penjajah Israel mengklaim telah membunuh Yahya Sinwar, yang merupakan pemimpin Hamas, di Jalur Gaza.

Viral Mobil Terbakar Jalan Sendiri di India Hebohkan Warganet, Melaju Tanpa Sopir Hingga Bikin Penonton Berhamburan

Sebuah video viral yang menampilkan mobil yang sudah terbakar tiba-tiba jalan sendiri hingga membuat orang-orang panik

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;