Polisi Penjajah Israel Sebut 7 Warga Penjajah Israel Ditangkap karena Menjadi Mata-Mata untuk Iran

Ket. Foto: 7 Warga Penjajah Israel Mata-Mata Iran Ditangkap Polisi Penjajah Israel
Ket. Foto: 7 Warga Penjajah Israel Mata-Mata Iran Ditangkap Polisi Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Polisi penjajah Israel menyatakan mereka telah menangkap jaringan mata-mata 7 warga negara penjajah Israel yang mengumpulkan informasi tentang pangkalan militer dan infrastruktur energi penjajah Israel untuk intelijen Iran.

Dalam sebuah pernyataan, polisi penjajah Israel menyatakan badan keamanan internal dan polisi berhasil membongkar jaringan mata-mata yang melibatkan 7 warga negara penjajah Israel yang beroperasi atas nama intelijen Iran.

Ketujuh warga penjajah Israel itu berasal dari kota Haifa dan wilayah negara tersebut.

Baca Juga:
1.390 Pemukim Ilegal Penjajah Israel Memaksa Masuk ke Kompleks Masjid Al Aqsa untuk Rayakan Sukkot

“Jaringan ini terlibat dalam pengumpulan informasi sensitif mengenai pangkalan (militer penjajah Israel) dan infrastruktur energi,” ujar mereka.

Polisi menambahkan investigasi penjajah Israel telah mengungkapkan kelompok itu menjalankan beberapa misi di bawah arahan 2 agen Iran yang dikenal sebagai ‘Alkhan dan Orkhan’ selama 2 tahun.

Menurut polisi, anggota jaringan itu menyadari intelijen yang mereka berikan membahayakan keamanan nasional dan juga memiliki potensi membantu serangan rudal musuh.

Baca Juga:
2 Pekerja Bantuan dari Kelompok Bantuan Inggris Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jabalia

Mereka menyebutkan jaringan itu melakukan misi pengintaian ekstensif di pangkalan-pangkalan tentara penjajah Israel di seluruh negeri dengan fokus pada instalasi angkatan udara dan laut, pelabuhan, lokasi sistem Iron Dome, dan infrastruktur energi seperti pembangkit listrik Hadera.

Polisi melanjutkan kelompok itu menerima ratusan ribu dolar untuk pekerjaan itu, sering kali melalui pembayaran mata uang kripto.

Polisi menyebutkan pekerjaan itu sering kali melibatkan pemotretan dan juga pendokumentasian situs-situs yang strategis dan data yang dikumpulkan diserahkan kepada agen Iran.

Baca Juga:
3 Anak Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

Seorang pejabat dari badan keamanan internal penjajah Israel menyatakan penyelidikan itu menghasilkan penyitaan sejumlah besar materi yang dikumpulkan oleh anggota jaringan untuk agen Iran.

“Ini termasuk dengan foto dan video sejumlah pangkalan IDF di seluruh penjajah Israel, pelabuhan, dan infrastruktur energi,” ungkapnya.

Dia mengatakan dikaji bahwa kegiatan-kegiatan itu telah menimbulkan kerugian keamanan negara.

Baca Juga:
7 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Menargetkan Sekolah di Jalur Gaza Barat

Pengumuman pada hari Senin, tanggal 21 Oktober 2024, waktu setempat tersebut muncul hanya beberapa minggu setelah polisi penjajah Israel menyampaikan mereka telah menangkap seorang warga penjajah Israel atas dugaan direkrut oleh Iran untuk merencanakan pembunuhan sejumlah pejabat tinggi termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (*/Mey)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

1.390 Pemukim Ilegal Penjajah Israel Memaksa Masuk ke Kompleks Masjid Al Aqsa untuk Rayakan Sukkot

Sebanyak 1.390 pemukim penjajah Israel memaksa masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa untuk merayakan hari raya Yahudi Sukkot.

2 Pekerja Bantuan dari Kelompok Bantuan Inggris Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jabalia

Serangan udara penjajah Israel di Jabalia, Jalur Gaza, menyebabkan 2 pekerja bantuan dari kelompok bantuan Inggris Oxfam tewas.

3 Anak Palestina Terluka Akibat Tembakan Tentara Penjajah Israel di Beit Furik Tepi Barat

Tembakan dari tentara penjajah Israel menyebabkan 3 orang anak Palestina terluka di kota Beit Furik, Tepi Barat.

7 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Menargetkan Sekolah di Jalur Gaza Barat

Serangan udara penjajah Israel yang menargetkan sebuah sekolah di Jalur Gaza bagian barat menewaskan 7 orang warga Palestina.

Drone dari Lebanon Dilaporkan Targetkan Kediaman Benjamin Netanyahu di Penjajah Israel

Sebuah drone dari Lebanon diluncurkan menuju kediaman Benjamin Netanyahu yang terletak di Kaisarea, penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;