Petani Palestina di Tepi Barat Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel saat sedang Memetik Buah Zaitun

Ket. Foto: Petani Palestina Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel ketika sedang Memetik Buah Zaitun
Ket. Foto: Petani Palestina Diserang oleh Pemukim Penjajah Israel ketika sedang Memetik Buah Zaitun Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, petani Palestina yang sedang memetik buah zaitun di sebelah timur kota Qalqilya di Tepi Barat utara diserang oleh pemukim ilegal Yahudi penjajah Israel.

Menurut PRCS atau Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, 2 petani terluka dalam serangan tersebut.

PRCS mencatat bahwa para pemukim bersenjata yang berasal dari pemukiman Havat Gilad menyerang sisi timur Desa Amatin di sebelah timur Qalqilya.

Baca Juga:
Sejumlah Warga Palestina Dilaporkan Diculik oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat

Para pemukim menembakkan peluru tajam ke arah para petani, melukai seorang pria yang berusia 49 tahun di kepala dan seorang pria berusia 45 tahun di paha.

Para petani yang terluka dipindahkan ke RS Khusus Nablus di mana luka-luka mereka digambarkan sebagai ‘sedang’.

Sekitar 250 hektar lahan desa ditanami pohon zaitun di dekat pemukiman Kedumim dan Havat Gilad, yang membahayakan nyawa petani selama musim panen zaitun.

Baca Juga:
109 Orang Tewas dan Lebih dari 40 Hilang dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Lahia Gaza Utara

Semua pemukiman penjajah Israel di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal menurut hukum internasional.

Fakta ini juga ditegaskan kembali oleh Mahkamah Internasional di bulan Juli lalu.

Diperkirakan bahwa petani Palestina di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki belum dapat menggarap 20.000 hektar lahan mereka tahun ini dikarenakan terorisme yang dilakukan oleh para pemukim penjajah Israel.

Baca Juga:
Hizbullah Umumkan Sheikh Naim Qassem Telah Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal yang Baru

Ini berarti bahwa mereka akan memperkirakan akan kehilangan sekitar 15 persen dari panen zaitun tahun ini.

Di sisi lain, Houthi mengumumkan bahwa mereka menargetkan zona industri di pemukiman Ashkelon, penjajah Israel selatan, menggunakan beberapa pesawat tak berawak.

Juru bicara Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan televisi bahwa kelompok tersebut telah melaksanakan operasi militer kualitatif yang menargetkan kawasan industri musuh penjajah Israel di Ashkelon, yang terletak di dekat Jalur Gaza yang diduduki.

Baca Juga:
Hizbullah Umumkan Sheikh Naim Qassem Telah Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal yang Baru

“Operasi itu dilaksanakan dengan menggunakan pesawat tanpa awak yang berhasil mencapai target yang dituju,” ujarnya.

Dia memperingatkan kelompok tersebut akan melanjutkan operasi militernya sebagai balasan atas tindakan musuh Zionis di Jalur Gaza dan Lebanon dan tidak akan berhenti hingga agresi terhadap Jalur Gaza dan Lebanon berakhir serta blokade terhadap Jalur Gaza dicabut. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sejumlah Warga Palestina Dilaporkan Diculik oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat

Pasukan pendudukan penjajah Israel menculik sejumlah warga Palestina di Tepi Barat selama serangan fajar dan juga serangan pagi.

109 Orang Tewas dan Lebih dari 40 Hilang dalam Serangan Penjajah Israel di Beit Lahia Gaza Utara

Serangan penjajah Israel di Beit Lahia yang terletak di Jalur Gaza utara menyebabkan 109 orang meninggal dan lebih dari 40 orang hilang.

Hizbullah Umumkan Sheikh Naim Qassem Telah Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal yang Baru

Sheikh Naim Qassem dilaporkan telah terpilih sebagai sekretaris jenderal Hizbullah yang baru menggantikan Hassan Nasrallah.

Heboh! Anggur Shine Muscat dari China Diduga Mengandung Zat Berbahaya, Ini Fakta Mengejutkan dari Hasil Lab Terbaru

Thailand temukan pestisida berbahaya dalam anggur shine muscat impor. Investigasi negara tetangga pun ikut bergulir.

AS Kerahkan Jet Tempur F-16 ke Timur Tengah di Tengah Meningkatnya Ekspektasi Akan Serangan Penjajah Israel terhadap Iran

Jet tempur F-16 dikerahkan oleh Amerika Serikat ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ekspektasi akan serangan penjajah Israel ke Iran.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;